Kebumen24.com

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam operasi Zebra Candi 2019 yang dilaksanakan dua pekan terhitung sejak 23 Oktober hingga 5 November 2019, sedikitnya Polres Kebumen telah menindak 4.341 Kasus Pelanggaran.

Jumlah tersebut terdiri dari 3469 pelanggar yang di berikan tindakan Tilang, dan 872 pelanggar yang hanya di berikan Teguran.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan bahwa pelanggaran tersebut masih di dominasi oleh para pelajar. Selama pelaksanaan Operasi Zebra 2019 berlangsung, sedikitnya ada 1.375 dilakukan oleh para pelajar.
“Dengan tingginya pelajar yang melanggar, Kami Polres Kebumen menghimbau kepada para orang tua agar mengarahkan putra putrinya tidak menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah,”ungkap Kapolres saat Konfrensi Pers, Kamis 7 November 2019, di Mapolres kebumen.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Muh Rikha Zulkarnain menambahkan, bahwa selain melakukan penindakan, selama Operasi Zebra Candi 2019, Satlantas Polres Kebumen telah melakukan pembinaan dan penyuluhan secara tatap muka langsung.
Selain itu, bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar memahami arti pentingnya Tertib Berlalu Lintas. pihaknya juga telah mensosialisasikan tentang Operasi Zebra melalui berbagai media, seperti Radio, Koran dan media sosial.
“Operasi Zebra Bukan hanya penindakan, namun, Operasi Zebra ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas, agar terwujud kelancaran, keamanan dan keselamatan Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Kebumen.” Tandas Kasat Lantas AKP Muh Rikha Zulkarnain didampingi KRI Iptu Manggala. ( K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com -Seorang pelajar SMK di Kebumen berininisial DA (16), terpaksa ditangkap polisi lantaran diduga telah mengancam dan menyebarkan foto Vulgar bagian intim siswi sekolah Menengah Pertama (SMP) di media sosial.

Dalam aksinya, tersangka berinisial DA ini mengirim pesan WhatsApp (WA) dan mengaku sebagai Guru di sekolah para korban.
“Untuk tersangka masih di bawah umur. Korbannya lebih dari lima siswi yang juga masih di bawah umur,” kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat Konferensi Pers di Mapolres Kebumen, Kamis 7 November 2019.
Kapolres menjelaskan, Bahwa antara tersangka dan korban sebelumnya sudah saling mengenal. Namun, saat beraksi, tersangka bermodus mengirimkan pesan melalui WA dan mengaku sebagai Guru IPA para korban.
Dalam pesan WA tersebut, tersangka juga mengaku disuruh oleh temannya yang berprofesi seorang dokter untuk meminta foto bagian intim para korban sebagai bahan penelitian penyakit kanker payudara dan kanker serviks.
Hingga akhirnya, Para korban percaya dan kemudian mengirimkan foto bagian tubuh yang diinginkan tersangka. Bahkan, ada Korban lain yang diancam fotonya akan disebar lagi jika tidak menuruti keinginan tersangka.
‘’Tujuannya ya untuk memuaskan pelaku sendiri. Namun oleh pelaku kemudian foto korban juga disebar melalui grup WA dan medsos sehingga para korban akhirnya tahu. Kemudian Korban melapor kepada petugas dan akhirnya tersangka berhasil kami amankan,” jelas Kapolres.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, selain menahan tersangka pihaknya mengamankan barang bukti berupa smartphone, simcard, memory card micro SD dam handphone.
“Akibat perbuatannya,Tersangka dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau dan Pasal 29 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi. Ancamannya pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 miliar,”tandas Kapolres.
Kepada petugas Tersangka DA mengaku menyesal atas perbuatannya. Dia mengaku hanya iseng melakukan hal tersebut. Dia tidak menyangka apa yang dilakukan membawanya ke dalam jeruji besi.(K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Salah satu Program Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan disambut gembira oleh warga masyarkat Kebumen. SIM yang telah jadi, langsung diantar ke rumah warga “Door to door” oleh personel Bhabinkamtibmas.

Para Warga mengaku senang dengan adanya program Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Bagi SIM atau Surat Izin Mengemudi. Terutama yang bertempat tinggal jauh dari Kantor Sat Lantas Polres Kebumen. Mereka sangat terbantu dengan program kreatif Kapolres Kebumen tersebut.
Salah satu warga Adalah Danur Bagus Prayogo (18), warga Desa Pringtutul Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen, yang menerima langsung SIM dari Bhabinkamtibmas desa setempat Bripka Zuhrie, Kamis 7 November 2019.
Ia bahkan terkejut saat polisi datang ke rumahnya, saat mengantarkan SIM C nya yang telah jadi. sebagai karyawan toko sangat terbantu sekali dengan program itu. Saat polisi datang, ia tengah mengangkat Galon air mineral di tempat kerjanya.
“Ya merasa senang. Jarak ke Kebumen lumayan jauh. Saya sangat terbantu. Saya tetap bisa bekerja seperti biasa,” katanya kepada Bripka Zuhrie.
Menurut Bagus, Jika ditempuh menggunakan kendaraan bermotor, perjalanan dari rumahnya ke kantor Sat Lantas Polres Kebumen, biasa ia tempuh 45 menit atau satu jam jika macet. Dengan adanya polisi datang langsung kepadanya, ia tak perlu lagi pergi ke Kebumen.
Sementara itu, AKBP Rudy Cahya Kurniawan Sebelumnya menjelaskan, bahwa Polres Kebumen membagikan 1500 SIM yang telah tercetak oleh Sat Lantas Polres Kebumen. SIM tersebut dibagikan langsung melalui Bhabinkamtibmas ke seluruh penjuru Kebumen.
Dikatakan AKBP Rudy, bagi SIM yang dilakukan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memunculkan kedekatan warga dengan Polres Kebumen.
“Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas akan mendapat masukan ataupun keluhan langsung dari masyarkat dan selanjutnya dipecahkan. Harapannya masyarkat akan merasa terayomi dengan kegiatan ini,” ungkap AKBP Rudy.
SIM yang dibagikan adalah Smart SIM atau SIM terbaru (SIM Pintar) dari Korlantas Polri. SIM Pintar juga bisa berfungsi sebagai uang elektronik dengan pengisian maksimal Rp 2 juta yang dapat digunakan untuk membayar parkir, tol dan juga berbelanja.(K24/THR/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam Rangka memperingati Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 Hijriah, Polres Kebumen menggelar kegiatan Do’a Bersama, dan sekaligus pemberian santunan kepada puluhan anak yatim piatu.

Dalam Kegiatan tersebut, Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, memimpin langsung Acara Do’a Bersama, dan sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan berupa santunan kepada yatim piatu. Kegiatan berlangusng penuh khidmat, di Lapangan Tenis polres kebumen, Kamis 7 November 2019.
Selain sebagai wujud Kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, Kegiatan tersebut juga bertujuan Sebagai rasa syukur, atas terleselenggarnya Pilkades serentak di Kebumen, yang berjalan lancar, aman dan kondusif.
“Kita semua wajib bersyukur dan Kami juga berterimakasih kepada seluruh anggota Polres Kebumen dan seluruh masyarakat Kebumen yang sudah menjaga kondusifitas, sehingga rangkaian kegiatan pilkades di wilayah Kebumen terlaksana dengan lancar, aman dan kondusif,” Kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, pada acara tersebut.
Adapun Tema Pada acara ini yaitu ‘Dengan meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, kita wujudkan Polri yang Promoter, Berprestasi, dan Inovatif, dan Tauziyah diisi oleh KH Fauzan. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pengamanan Pemilu tahun 2019 dinyatakan selesai. Operasi Mantap Brata Candi tahun 2018 ditutup Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan dengan melepaskan pita biru tanda operasi.

Rangkaian panjang pengamanan Pemilu dari tahun 2019 secara garis besar dinyatakan sukses. Kapolres Kebumen mengungkapkan, suksesnya penyelenggaraan Pemilu di tahun 2018 sampai dengan 2019 ada peran aktif dari masyarkat yang ikut menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing.
“Kami ucapkan terimakasih kepada masyarkat, stakeholder terkait yang ikut membantu kami (TNI dan Polri) untuk ikut mensukseskan jalannya Pemilu,” jelas AKBP Rudy Cahya Kurniawan di sela Apel Konsolidasi Berakhirnya Operasi Mantap Brata Candi 2018, Rabu (6/11/2019).
Lanjut AKBP Rudy, Apel Konsolidasi yang dilaksanakan pada hari ini merupakan  bagian dari proses manajerial ataupun evaluasi seluruh kegiatan.
Bahkan, beberapa jam lalu, Polres Kebumen telah selesai melakukan pengamanan Pilkades tahap tiga Kabupaten Kebumen.
“Pengamanan yang baru kami laksanakan, Pilkades serentak ini, semua berjalan dengan aman. Hingga sampai saat ini, situasi kondusif,” kata AKBP Rudy.
Selanjutnya dengan berakhirnya rangkaian Pemilu, AKBP Rudy mengimbau kepada seluruh masyarkat untuk kembali bergandengan tangan.
“Dalam Pemilu, perbedaan itu biasa. Pemilu sudah selesai, mari kita berpelukan, kita songsong Kabupaten Kebumen yang lebih baik,” tandasnya.(K24/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan dan pelanggaran personel bagi pemegang senjata api (senpi), Biddokes Polda Jateng melaksanakan Tes Kesehatan Jiwa (Keswa) kepada personel Polres Kebumen, Rabu, (06/11).

Sebanyak 64 personel Polri dari masing-masing fungsi operasional Polres Kebumen dan Polsek mengikuti Tes Kesehatan Jiwa yang dipimpin Katim II Biddokes PoldaJateng  AKBP dr. Khusnan Marzuki, MM di Gedung Tribrata Polres Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, Sesuai dengan peraturan bahwa anggota kepolisian harus melalui enam tes sebelum diperbolehkan memiliki senjata api dinas. Selain itu, pemilik senjata api juga harus menjalani psikotes secara berkala.
“Anggota Polres Kebumen yang dibekali sarana senjata api harus menjalani pemeriksaan psikologis dan kesehatan jiwa setiap enam bulan sekali,” ujar Kapolres.
“Setiap periode dilakukan pemeriksaan pesikologis dan kesehatan jiwa. Selain itu juga diperiksa senjatanya, pelurunya, dan orangnya,” imbuhnya.
Menurutnya, anggota Polri dilengkapi senjata sebagai langkah yang benar mengingat ancaman tugas saat ini. Apalagi yang mempunyai aktivitas lebih banyak di lapangan.
Kapolres menyebutkan enam langkah yang harus dilalui, sekaligus hal yang menjadi pertimbangan Polri kepada pemegang senjata api.
Pertama, Polri akan melihat kepentingan petugas yang memegang senjata api tersebut.
Kedua, mereka harus mengantongi rekomendasi dari pimpinannya yang menjelaskan seseorang layak atau tidak memegang senjata api.
Ketiga, seorang anggota harus lulus ujian psikotes. Keempat, anggota tersebut juga harus lulus tes kesehatan fisik dan jiwa.
Kelima, anggota tersebut harus lulus tes menembak, dan terakhir, apabila anggota tersebut lolos semua ujian, maka akan dilihat rekam jejaknya atau track record.
 “Kita lihat track record-nya jika yang bersangkutan lulus semua tahap tetapi track record-nya buruk misalnya berperilaku buruk atau tempramental mudah emosi maka tidak boleh memegang senjata api,” Jelas Kapolres Kebumen.(K24/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, bersama Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, melaksanankan kegiatan Monitoring pelaksanaan Pilkades serentak di lima Kecamatan, yakni pejagoan, sruweng, karanganyar, sempor dan kewarasan.
Turut hadir mendampingi pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kebumen Sarimun, Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono. Kepala Satpol PP Kebumen R Agung Pambudi, Kepala Disdukcapil Kebumen Maskhemi, serta sejumlah pejabat lainnya.
Disela sela kegiatan Monitoring yang dilaksanakan senin 5 November 2019, Wabup Arif mengatakan, bahwa Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Kebumen berlangsung di 54 Desa. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan Pilkades berjalan aman dan kondusif.
“Semua desa yang menyelenggarakan Pilkades telah berjalan lancar dan kondusif, dan antuasias warga cukup tinggi untuk menggunakan Hak pilihnya.”ujar Wabup Arif.
Pihaknya berharap, Semua kepala desa yang terpilih diminta untuk dapat merangkul kembali semua lawanya, agar bersama-sama membangun desanya. Termasuk menyatukan kembali warga yang berbeda pilihan.
“Siapapun yang terpilih, tentunya hasil pilihan masyarakat, diharapkan bisa menjadi pemimpin Desa yang Adil, Jujur dan Amanah, serta bisa merangkul semua Elemen Masyarakat” ungkap Wabup Arif.
Kepada calon Kades yang tidak terpilih, Wabup menghimbau agar tetap menjaga kekompakan dan keguyub rukunan, bersama sama mendukung siapapun Kades yang terpilih. Hal itu bertujuan, agar  pembangunan Desa berlajan lancar, Maju dan berkembang.
‘’Saat ini, desa menjadi ujung tombak dan mempunyai anggaran sendiri serta merencanakan kegiatan sendiri, untuk memajukan Desanya.untuk itu, dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan dalam membangunya,”pungkas Wabup Arif.
Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, sedikitnya Polres Kebumen menerjunkan 320 personel untuk mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
“ Polres Kebumen menerjunkan 320 personel, dan “dibackup” oleh Brimob Kutoarjo, Dalmas Resor Purworejo, Dalmas Resor Cilacap dan Dalmas Resor Banyumas,” terang Kapolres.
Kapolres memastikan, pelaksanaan Pilkades di 54 Desa berjalan lancar, aman dan kondusif.
“ Kami berharap, kepada seluruh Elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga situasi yang kondusif, agar proses Pilkades dapat berjalan lancar hingga sampai selesai,” tandas Kapolres
Sementara itu,mengawali kegiatan monitoring dilakukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Pejagoan, Kecamatan PeJagoan.
Setelah itu, kemudian dilanjutkan ke Desa Jabres dan Pengempon di Kecamatan Sruweng. Selanjutnya Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar, kemudian Desa Selokerto Kecamatan Sempor, dan terakhir Desa Ori Kecamatan Kewarasan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati beserta rombongan, terlihat sempat berkomunikasi dengan beberapa warga, sekaligus menyemangati Nya, untuk menggunakan Hak Pilihnya dengan baik dan benar. (K24/THR)

SEMPOR, Kebumen24.com – Diduga karna Gas LPG bocor, Rumah milik Suwarsih (47) warga Dusun Tegal Kotak Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen nyaris ludes dilalap sijago merah. Beruntung tidak ada korban Jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran tersebut terjadi pada hari Senin, 04 November 2019, Sekitar pukul 17.00 wib. Beemula saat Wiwit (30) anak dari suwarsih hendak memasang gas pada kompor. Namun, Gas tersebut mengalami kebocoran, sedangkan posisi korban yang berada di dekat kompor yang sedang menyala, sehingga api langsung menyambar dan mengenai tubuh.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kapolsek Sempor Iptu Sugito mengatakan, kebakaran tersebut murni karena kebocoran gas dan kelalaian korban.
“Penyebabnya karena gas bocor dan kelalaian korban dalam memasang gas didekat kompor yang masih menyala, sehingga api menyambar,” ujar Kapolres.
Untuk memadamkan kobaran api, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Gombong didatangkan ke lokasi kejadian. Namun, dengan sigap dari warga sekitar tempat tinggal dan di bantu petugas damkar api segera dapat di padamkan.
Atas kejadian tersebut Kerugian materiil lebih kurang 5 juta rupiah dan Korban mengalami luka bakar di bagian muka, kaki, tangan dan rambut.
Untuk saat ini korban sudah dilarikan  ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan pengobatan.(K24/WIN)

PONCOWARNO, Kebumen24.com – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, menghadiri kegiatan soka Bersholawat, dalam rangka rutinan Mahage Regional Poncowarno, dan sekaligus memperingati Acara Maulid Nabi Muhamad SAW 1441 Hijriyah, Minggu malam 3 November 2019.

Pada kegiatan yang digelar di halaman Masjid Raudlotut Mutaqqin dukuh kedungjati, Desa Soka Poncowarno ini, turut dihadiri Forkopimcam Poncowarno, Ketua Pembina Sholawat Poncowanro Kyai Fahrodin, Anggota Gruop Mahage, para Ulama, serta ribuan jamaah dan warga setempat.
Dalam kemapatan tersebut, Ketua Pembina  Sholawat Poncowanro, Fahrodin mengatakan, kegiatan Sekaligus dalam rangka Memperingati Maulid Nabi ini, bertujuan untuk menjalin talisliaturahmi antar warga, dan sekaligus mangajak para generasi muda untuk mencintai Sholawat.
‘’ Sholawat bagian dari Wujud Cinta Nabi, dengan Sholawat berarti kita Menauladani Nya,”ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dalam sambutanya menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini  dapat memupuk rasa kecintaan terhadap baginda nabi muhammad dan sekaligus menanamkan rasa persatuan dan kesatuan umat.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menhimbau kepada Masyarakat, untuk saling menjaga kekompakan dan persatuan, serta menjaga situasi yang kondusifitas. Terlebih  menjelang  pelaksanaan  pilkades yang akan berlangsung hari ini 5 november2019.
‘’Mari jaga situasi yang kondusif dilingkungan masing masing, agar pelaksanaan Pilkdes tahab tiga ini, berjalan lancar, aman dan kondusif” pungkas Wabup.(K24/THR)

KEBUMEN. Kebumen24.com – Ribuan botol minuman keras “Miras” dimusnahkan Polres Kebumen setelah pelaksanaan Apel Gelar dan Pergeseran Pasukan pengamanan Pilkades tahap tiga Kabupaten Kebumen.
Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, ribuan botol Miras yang dimusnahkan adalah hasil sitaan dalam kegiatan kepolisan yang ditingkatkan selama beberapa bulan terakhir.
Miras-miras itu selanjutnya dimusnahkan secara simbolis dengan dibanting ke dalam drum yang telah diberi batu.
“Kita menggelar kegiatan cipta kondisi menjelang Pilkades. Hal ini agar masyarakat merasa aman tidak ada pesta Miras menjelang Pilkades,” kata AKBP Rudy saat acara pemusnahan Miras di halaman Mapolres Kebumen,  Sabtu 2 November 2019.
Terlihat dalam pemusnahan Dandim 0709 Kebumen Letnan Kolonel (Letkol) Inf Zamril Philiang, ketua DPR Kebumen serta Forkopimda ikut memusnahkan Miras secara simbolis.
Seperti diketahui bersama, Miras sering dikaitkan dengan pangkal kerusuhan. Rata-rata orang yang mengkonsumsinya akan berbuat hal negatif karena efeknya yang memabukkan.
Sehingga dengan dilakukannya operasi kepolisan yang ditingkatkan dengan sasaran Miras, diharapkan pelaksanaan Pilkades akan berjalan meriah tidak ada kerusuhan. (K24/WIN)