KEBUMEN, Kebumen24.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen membekali mahasiswa semester 7 dengan berbagai keterampilan sebagai persiapan menghadapi Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Pembekalan yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Oktober 2026, tersebut tidak hanya membahas kompetensi di bidang keuangan, tetapi juga profesionalitas penampilan dan pelayanan.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor IAINU Kebumen Dr. Benny Kurniawan, Dekan FEBI IAINU Kebumen Abdul Waid, jajaran dosen FEBI, serta para kepala program studi (Kaprodi) di lingkungan FEBI.
Pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, di antaranya Direktur Utama PT BPR BKK Kebumen Dr. Sudiharto, S.H., M.H., Transaction Banking Retail Supervisor Bank Syariah Indonesia (BSI) Purwokerto Andrian Wibisono, serta Kaprodi Perbankan Syariah FEBI IAINU Kebumen Nur Iman Hakim Al-Faqih, M.E.K.
Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai kondisi dan kebutuhan dunia industri keuangan, mulai dari pelayanan perbankan hingga pelaksanaan kegiatan di sektor pasar modal, termasuk pengalaman yang berkaitan dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Phintraco Sekuritas Yogyakarta.
Pembekalan tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu menerapkannya di lapangan. Mahasiswa juga didorong untuk lebih siap beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami etika dan pelayanan profesional.
Tidak hanya kompetensi teknis, FEBI IAINU Kebumen juga memberikan perhatian pada aspek personal branding dan grooming profesional. Materi ini disampaikan oleh perwakilan Wardah dan Kahf Paragon Kosmetik yang memberikan pembekalan mengenai cara berpenampilan yang rapi, menarik, dan sesuai dengan lingkungan kerja.
Penampilan dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan pelayanan, khususnya ketika mahasiswa berhadapan langsung dengan nasabah atau masyarakat selama menjalani KKL. Sikap, komunikasi, dan penampilan yang baik diharapkan dapat membuat mahasiswa lebih percaya diri sekaligus memberikan kesan positif bagi instansi tempat mereka melaksanakan KKL.
Dekan FEBI IAINU Kebumen, Abdul Waid, mengatakan pembekalan KKL menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa benar-benar siap menghadapi dunia kerja.
“Kegiatan KKL bukan sekadar memindahkan ruang kelas ke dunia kerja, melainkan ujian pembuktian kompetensi secara nyata. Saya sangat mengapresiasi agenda pembekalan dua hari ini karena materi yang disajikan menyentuh inti dari kebutuhan industri,” kata Abdul Waid.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan dalam menganalisis data maupun memahami produk perbankan. Mereka juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi dan memberikan pelayanan dengan baik.
“Penampilan yang profesional dan sikap yang baik adalah pintu gerbang pertama untuk memenangkan kepercayaan nasabah,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor IAINU Kebumen Dr. Benny Kurniawan mengapresiasi langkah FEBI yang memadukan pembekalan dari praktisi perbankan, pakar ekonomi, hingga profesional di bidang grooming.
Menurutnya, mahasiswa yang mengikuti KKL membawa nama baik kampus sehingga harus mampu menunjukkan kompetensi, sikap, dan penampilan yang baik selama berada di lingkungan kerja.
“Mahasiswa yang berangkat KKL adalah etalase sekaligus duta dari IAINU Kebumen. Jika mereka menunjukkan kompetensi yang andal, berakhlak baik, serta berpenampilan profesional, maka nama baik institusi ini akan semakin kuat dan dipercaya oleh dunia usaha maupun masyarakat luas,” ujar Dr. Benny.
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa FEBI IAINU Kebumen diharapkan dapat menjalani KKL dengan lebih percaya diri dan profesional. Selain memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi instansi tempat mereka melaksanakan KKL sebagai bekal memasuki dunia kerja setelah lulus. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















