KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengukuhkan kontingen Kabupaten Kebumen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Dalam ajang yang berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya tersebut, Pemkab Kebumen menyiapkan bonus Rp35 juta bagi atlet peraih medali emas kategori perorangan.
Pengukuhan kontingen berlangsung di Pendopo Kabumian, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kebumen sekaligus Ketua Kontingen, Zubair Syamsu, melaporkan bahwa kontingen Kebumen terdiri dari 255 personel, meliputi 176 atlet, 43 ofisial, dan 36 panitia pelaksana.
Seluruh anggota kontingen telah mendapatkan fasilitas pendukung, mulai dari akomodasi, logistik, perlengkapan berupa tas, jersey, dan pakaian training, hingga pendampingan tim medis selama kejuaraan berlangsung.
Pada PORPROV Jateng XVII 2026, atlet Kebumen akan bertanding di 25 cabang olahraga, di antaranya atletik, akuatik, bulutangkis, bola basket, futsal, pencak silat, tinju, karate, wushu, dan sejumlah cabang lainnya. Pertandingan akan digelar di berbagai arena di Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kota Salatiga.
Zubair mengatakan, kontingen Kebumen menargetkan peningkatan peringkat dibandingkan PORPROV sebelumnya yang berada di posisi ke-28. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai berkat kerja keras, kedisiplinan, dan loyalitas para atlet hasil pembinaan cabang olahraga lokal.
“Di saat daerah lain berlomba-lomba membeli atlet, Kebumen tetap konsisten membina atlet sendiri dari jenjang muda. Bahkan, beberapa atlet kita sempat dilirik daerah lain seperti Grobogan, Demak, dan Surakarta. Namun, yang di sini memilih loyal membela Kebumen. Kehormatan dan kecintaan pada daerah inilah yang patut kita beri apresiasi setinggi-tingginya,” tegas Zubair.
Bonus Emas Perorangan Rp35 Juta
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para atlet, Pemkab bersama KONI Kabupaten Kebumen menaikkan nilai tali asih atau bonus pembinaan bagi atlet berprestasi secara signifikan dibandingkan PORPROV sebelumnya. Jika sebelumnya bonus medali emas sebesar Rp7,5 juta, kini atlet peraih emas kategori perorangan akan mendapatkan Rp35 juta.
Sementara itu, atlet peraih medali emas kategori beregu disiapkan bonus sebesar Rp40 juta. Pemkab dan KONI juga telah menyiapkan alokasi apresiasi bagi pelatih dan ofisial yang turut berperan dalam mendukung pencapaian prestasi atlet.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para atlet, pelatih, dan pengurus KONI yang telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut.
“Ibu tahu latihan yang kalian jalani sangat melelahkan dan menguras waktu bersama keluarga. Sekarang saatnya menikmati pertandingan ini. Bertandinglah dengan hati gembira, percaya pada proses latihan, dan tetap tenang. Apa pun hasilnya, jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menjadi lebih baik,” ujar Lilis.
Bupati juga berpesan kepada para pelatih dan ofisial agar menjaga suasana tetap kondusif serta memberikan pendampingan positif kepada atlet. Menurutnya, kondisi psikologis atlet perlu dijaga agar mereka dapat bertanding dengan tenang, baik saat meraih kemenangan maupun menghadapi kekalahan.
Selain mempersiapkan kontingen untuk PORPROV 2026, Pemkab Kebumen juga mulai bersiap menyambut penunjukan Kabupaten Kebumen sebagai tuan rumah PORPROV Jawa Tengah 2030. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah memulai proses renovasi dan alih fungsi Stadion Chandradimuka menjadi kawasan pusat olahraga terpadu atau sport center.
Dengan persiapan tersebut, Kebumen tidak hanya menargetkan peningkatan prestasi pada PORPROV 2026, tetapi juga berupaya memperkuat pembinaan atlet dan fasilitas olahraga untuk menyongsong penyelenggaraan PORPROV 2030. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














