ADIMULYO, Kebumen24.com – Salukman (30), seorang pemuda di Dukuh Kaum Rt 02 Rw 02 Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo Kebumen sukses mengeluti usaha ternak entok hias. Bahkan untuk pemasaran sudah merambah luar daerah seperti Tasikmalaya hingga Jakarta.
Salukman mengatakan mulai merintis usaha ini awalnya hanya memelihara entok biasa pemberian dari orang tuanya pada tahun 2018 lalu. Namun setelah melihat diberbagai media di internet, dirinya mulai tertarik untuk mencoba memelihara entok jenis hias. Entok peliharananya pun sering mendapatkan predikat juara dalam berbagai kontes entok di berbagai daerah, baik kategori bobot maupun hias.
“Awalnya mekihara entok dari orang tua, akhirnya, daripada saya memberi pakan yang sama, saya beralih ke entok yang lebih mahal yaitu entok hias dan entok jumbo,’’ kata Salukman, Minggu 09 April 2023.
Disisi lain ia mengaku juga hobi beternak entok. Saat ini ada ratusan entok berbagai jenis ia pelihara di pekarangan rumahnya. Mulai dari jenis Jumbo, Milenial, Silver, Bondol, Batik, Ripple, Jali Brown, Rambon dan metalik.
Sedangkan untuk setiap harinya, dirinya mengeluarkan 7-10 kg pakan hasil olahan sendiri. Dalam sebulan setidaknya habis biaya sekitar 700-800 ribu rupiah.
“Sehari itu untuk pakan 7 sampai 10 kiloragam, kalo sebulan bisa habis sekitar 750 sampai 800 ribu”, jelas Salukman
Hasil ia memperolah dari menjual anakan entok yang baru menetas. Dimana untuk jenis jumbo dijual dengan harga 30 ribu rupiah per ekor, dan jenis hias 40-60 ribu per ekor.
‘’Yang paling murah adalah jenis superan yaitu hasil dari pejantan jumbo dan betina lokal. Tak hanya di Kebumen, dirinya juga menjual anakan entok hingga berbagai kota lain seperti Tasikmalaya dan Jakarta,’’imbuhnya.(k24/AR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















