KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, harga sembako dan sejumlah komoditas sayuran di Pasar Tumenggungan Kebumen cenderung stabil. Meski demikian, beberapa komoditas seperti daging ayam, daging sapi, cabai rawit, dan wortel mengalami kenaikan harga, sementara tomat, timun, dan bawang merah justru mengalami penurunan.
Salah satu pedagang sayur di Pasar Tumenggungan Kebumen, Arinal Khusna, mengatakan kondisi musim kemarau membuat pasokan sayuran tetap terjaga. Cuaca yang kering membuat sayuran tidak mudah busuk sehingga stok di pasaran stabil dan harga relatif terkendali.
“Harga sayuran di musim kemarau cukup stabil karena sayuran tidak mudah busuk dan stok juga stabil,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, harga kol atau kubis masih bertahan di angka Rp7.000 per kilogram. Sementara tomat turun dari Rp10.000 menjadi Rp5.000 per kilogram dan timun turun dari Rp15.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.
Di sisi lain, wortel mengalami kenaikan tipis dari Rp15.000 menjadi Rp16.000 per kilogram. Cabai rawit naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting tetap stabil di harga Rp35.000 per kilogram dan cabai hijau bertahan di Rp20.000 per kilogram.
Untuk kelompok bumbu dapur, bawang merah super turun dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Adapun bawang putih kating masih stabil di harga Rp38.000 per kilogram.
Harga bahan pokok lainnya juga relatif tidak mengalami perubahan. Telur ayam masih dijual Rp27.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan dua liter bertahan di kisaran Rp38.000.
Kenaikan cukup mencolok justru terjadi pada komoditas daging. Harga daging ayam naik dari sekitar Rp30.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi super meningkat dari Rp140.000 menjadi Rp150.000 per kilogram.
Meski mendekati perayaan HUT RI, Arinal menyebut permintaan masyarakat masih tergolong normal. Ia memperkirakan peningkatan pembelian baru akan terjadi pada 15 hingga 16 Agustus menjelang malam tirakatan dan berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan.
“Kalau sekarang permintaan masih normal. Biasanya mulai ramai tanggal 15 sampai 16 Agustus menjelang malam tirakatan dan perayaan Agustusan. Meski begitu, penjualan bulan ini cukup ramai dibanding biasanya karena banyak masyarakat yang sedang menggelar hajatan,” pungkasnya. (K24/Ilham/Agam)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















