KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabupaten Kebumen kembali bersiap menjadi magnet bagi para pecinta olahraga lari lintas alam. Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah dipastikan ambil bagian dalam ajang Kebumen Geopark Trail Run 2026 yang akan digelar pada 28 Juni 2026 mendatang.
Mengusung tema “Run Beyond Limits, Explore the Beauty. Kebumen UNESCO Global Geopark”, event tahunan ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi destinasi wisata dan penggerak ekonomi masyarakat lokal.
Informasi tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Kebumen Geopark Trail Run 2026 yang berlangsung di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen, Senin (15/6/2026). Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, memaparkan kesiapan penyelenggaraan event yang telah menjadi agenda unggulan daerah tersebut.
Menurut Frans, Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong sektor pariwisata melalui berbagai event berskala besar yang dirancang untuk periode 2025 hingga 2027. Berbagai kegiatan tersebut terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan.
“Alhamdulillah dengan adanya event-event yang kami selenggarakan, kunjungan wisatawan di Kabupaten Kebumen mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujarnya.
Frans menjelaskan, Geopark Trail Run telah rutin diselenggarakan sejak tahun 2022 dan terus mengalami perkembangan dari sisi penyelenggaraan maupun jumlah peserta. Tahun ini panitia membuka empat kategori lomba, yaitu 50 kilometer (50K), 30 kilometer (30K), 17 kilometer (17K), dan 7 kilometer (7K).
Dari total 1.500 peserta yang terdaftar, sebanyak 200 pelari mengikuti kategori 50K, 300 peserta kategori 30K, 600 peserta kategori 17K, dan 400 peserta kategori 7K. Sekitar 400 peserta berasal dari Kabupaten Kebumen, sementara sisanya datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, Geopark Trail Run menjadi media efektif untuk memperkenalkan pesona alam Kebumen kepada para peserta. Bahkan, event ini telah menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan masuk dalam kalender event nasional.
“Kami berharap melalui event ini para peserta dapat mengenal lebih dekat keindahan alam Kebumen. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” kata Frans.
Para pelari akan diajak menikmati berbagai lanskap khas Kebumen, mulai dari kawasan perkampungan, hutan, hingga pesisir selatan yang eksotis. Khusus peserta kategori 50K, rute akan melintasi delapan desa di wilayah Kecamatan Ayah dan Buayan serta melewati 13 destinasi wisata unggulan.
Sejumlah destinasi yang akan dilalui antara lain Pantai Karangbolong, Sagara View, Bukit Jerit, Pantai Watu Bale, Pantai Surumanis, Pantai Menganti, Pantai Sawangan, Pantai Pedalen, Pantai Lampon, Curug Reses, Gua Petruk, Pitris Ocean View, dan Pantai Logending.
Untuk menunjang kenyamanan peserta, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari BIB dan Timing Chip System, jersey eksklusif, medali finisher, dokumentasi kegiatan, makanan pascalomba, layanan medis, asuransi, tiket masuk objek wisata, hingga sertifikat elektronik.
Menariknya, seluruh peserta juga akan disuguhi kuliner khas Kebumen, salah satunya sate Ambal yang telah menjadi ikon daerah.
“Tiket masuk wisata dan asuransi sudah kami tanggung. Selain itu para pelari juga akan menikmati makanan khas Kebumen,” ungkap Frans.
Sementara itu, medali finisher tahun ini hadir dengan desain unik yang terinspirasi dari ikon genteng Sokka berbentuk kodok, sebagai upaya memperkuat identitas lokal dalam setiap penyelenggaraan event.
Frans menegaskan, panitia terus melakukan evaluasi dan perbaikan sejak penyelenggaraan pertama pada tahun 2022 agar kualitas event semakin meningkat dari tahun ke tahun.
“Kami terus belajar dari pengalaman penyelenggaraan sebelumnya agar event ini dapat berjalan semakin baik dan memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta,” jelasnya.
Guna memastikan keamanan dan kelancaran lomba, panitia telah menyiapkan sekitar 300 personel yang akan bertugas di berbagai titik jalur. Selain itu, sistem pemantauan berbasis timing chip, penanda arah, serta umbul-umbul petunjuk juga dipasang untuk membantu peserta selama perlombaan berlangsung.
“Insyaallah tahun ini kami lebih siap. Total ada sekitar 300 personel panitia yang akan mendukung kelancaran pelaksanaan Geopark Trail Run 2026,” pungkasnya.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















