Pendidikan

TECHNOFEST 2026 PPGI Jadi Magnet Talenta Digital, Puluhan Pelajar Kebumen Antusias Belajar IoT hingga Pengembangan Website

83
×

TECHNOFEST 2026 PPGI Jadi Magnet Talenta Digital, Puluhan Pelajar Kebumen Antusias Belajar IoT hingga Pengembangan Website

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Semangat generasi muda Kabupaten Kebumen untuk menguasai teknologi digital terlihat begitu tinggi dalam gelaran Technofest 2026 yang diselenggarakan Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Piksi Ganesha Indonesia (PPGI), Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus kolaborasi bagi puluhan pelajar SMA dan SMK untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi berbasis Internet of Things (IoT), sistem otomasi, hingga pengembangan website.

Technofest 2026 tidak hanya menghadirkan pameran karya teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui seminar, demonstrasi inovasi, serta pelatihan praktik yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan digital sesuai kebutuhan dunia industri di era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0.

Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menumbuhkan minat generasi muda terhadap teknologi terapan sekaligus memperkenalkan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kompetensi.

“Technofest bukan sekadar ajang memamerkan hasil karya mahasiswa, tetapi menjadi ruang belajar interaktif agar pelajar dapat mengenal, mencoba, dan memahami langsung teknologi yang kini berkembang pesat di berbagai sektor,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan talkshow teknologi yang menghadirkan Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Elektromedis Universitas PGRI Yogyakarta, Danang Widyawarman, S.ST., M.Sc. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital, Internet of Things (IoT), serta sistem otomasi menjadi bekal penting bagi lulusan sekolah maupun perguruan tinggi vokasi untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menurut Danang, transformasi digital telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, mulai dari industri manufaktur hingga layanan kesehatan. Oleh karena itu, generasi muda dituntut memiliki kemampuan praktis, berpikir kreatif, serta mampu berkolaborasi menciptakan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Setelah sesi seminar, para peserta diajak mengunjungi Diseminasi Hasil Karya Mahasiswa Teknik Elektronika yang menampilkan beragam inovasi berbasis teknologi. Berbagai karya yang dipamerkan antara lain sistem presensi berbasis RFID, Smart Lamp dengan sensor otomatis, Smart kWh untuk pemantauan konsumsi listrik secara real-time, hingga maket Smart Home yang mampu mengendalikan pencahayaan, sistem keamanan, dan perangkat elektronik secara terintegrasi.

Pameran tersebut mendapat sambutan hangat dari para pelajar. Mereka tidak hanya menyaksikan demonstrasi alat, tetapi juga berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai proses perancangan, pemrograman, hingga implementasi teknologi yang digunakan.

Melalui interaksi tersebut, para peserta memperoleh gambaran nyata mengenai proses pembelajaran di Program Studi Teknik Elektronika yang menitikberatkan pada pengembangan teknologi terapan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Keseruan berlanjut melalui Workshop Pembuatan Website Sederhana. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan dengan dasar-dasar pengembangan website, mulai dari struktur halaman, desain antarmuka, hingga praktik membuat website sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai media informasi maupun portofolio digital.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah Pelatihan Internet of Things (IoT). Para siswa belajar mengenal mikrokontroler, sensor, dan komunikasi data antarperangkat sebelum mempraktikkan pembuatan sistem sederhana yang mampu membaca data sensor serta mengendalikan perangkat elektronik secara otomatis.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Banyak siswa aktif bertanya dan berdiskusi mengenai penerapan teknologi IoT di berbagai bidang, seperti rumah pintar, industri, pertanian, hingga sistem monitoring berbasis digital.

Technofest 2026 diikuti puluhan pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Kebumen. Tingginya partisipasi peserta mencerminkan semakin besarnya minat generasi muda terhadap bidang elektronika, teknologi digital, dan inovasi yang kini menjadi kebutuhan di berbagai sektor.

Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan keterampilan praktis, inovatif, serta selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Melalui penyelenggaraan Technofest 2026, Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Piksi Ganesha Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, serta siap menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Ke depan, Technofest diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan lebih banyak talenta muda di bidang elektronika, Internet of Things, dan teknologi digital, sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan berbasis inovasi di Kabupaten Kebumen. (K24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.