Kebumen24.com


Foto kegiatan  jumpa pers di gedung Prescenter kompleks Setda Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemkab Kebumen kembali menerima alokasi pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pada tahun 2019 ini, Pemkab mendapatkan alokasi 530 formasi CPNS. Formasi terdiri dari pendidik, tenaga kesehatan maupun tenaga teknis. Formasi  ini lebih sedikit dibandingkan usulan CPNS yang diajukan sebelumnya sebanyak 555 formasi.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kebumen Asep Nurdiana, Senin 28 Oktober 2019 Kemarin, pada kegiatan  jumpa pers di gedung Prescenter kompleks Setda Kebumen.
Asep menjelaskan, penentuan formasi yang diterima Kebumen dilaksanakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Namun demikian, Asep belum dapat memastikan kapan waktu pendaftaran seleksi dimulai. Mengingat hingga saat ini, laman pendaftaran di sscnbkn.go.id belum dibuka.  
“Pemkab hanya sebatas membantu, seleksi ini seluruhnya dilaksanakan Panselnas,” jelasnya.
Adanya penambahan formasi kali ini masih sangat jauh dibandingkan kekosongan PNS di Kebumen. Kebutuhan PNS di lingkungan Pemkab Kebumen sebanyak 19.972 orang namun saat ini baru tersedia sebanyak 11.526 orang dengan kekurangan 8.446 PNS.
“Persyaratan CPNS dapat dilihat di sscnbkn.go.id. Nanti kami juga akan membuka desk CPNS di kantor BKPPD,” imbuh asep.
Asep menjelaskan, bahwa seleksi CPNS berjalan secara fair tanpa adanya Korupsi, Kolusi maupun Nepotisme. Dirinya pun mengimbau masyarakat yang akan mendaftar untuk mempersiapkan diri dengan baik dan jangan mempercayai ketika ada orang yang mengaku sebagai calo.
Adapun rincian formasi CPNS Kebumen yaitu, guru kelas 294, guru PAI 54, guru Penjaskes 36, guru bahasa Indonesia 3, guru bahasa Inggris 1, guru bimbingan konseling 9, guru PPKN 4, guru seni budaya 3. Selanjutnya apoteker 20, bidan ahli 12, dokter gigi 5, dokter spesialis 5, dokter umum 12, epidemiolog kesehatan 5, nutrisionis ahli 1. Kemudian, pelaksana asisten apoteker 1, penyuluh kesmas 7, perawat ahli 5, perawat gigi 2, perawat terampil 26, perekam medis 1, sanitarian ahli 2, dan tenaga teknis 22.
Jumpa pers sendiri dipimpin Kabag Humas Setda Kebumen Budhi Suwanto dengan narasumber Kepala BKPPD Asep Nurdiana. Adapun jumpa pers diikuti belasan awak media dari media cetak, online, elektronik maupun televisi. ( L/T )


Sumber Foto Humas Pemkab Kebumen

KLIRONG, Kebumen24.com – Ribuan  warga memadati halaman Masjid Baituttaqwa Wal Ulum Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen Minggu malam 27 Oktober 2019. Mereka tanpak antusias mengikuti kegiatan Tanggulangin Bersholawat yang digelar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.
Kegiatan Sholawat ini menghadirkan Habib Hasan Luthfi Al Atas bersama Habib Rizal Al Atas, Dan Tausyah dipimpin oleh KH. Chalwani Nawawi dari Berjan Purworejo. Turut  hadir dalam kesempatan tesebut Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH, para ulama. serta Forkopimcam Klirong.
Sumber Foto Humas Pemkab Kebumen
Dalam sambutannya  Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud meneladani karakter dan ahlak yag dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Wabup berharap peringatan kelahiran nabi Muhammad SAW tersebut akan membawa Masyarakat ke arah yang Positif dan semakin Agamis, berahlak mulia, serta semakin aktif mendukung pembangunan. 
“ Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus dapat mendorong upaya memajukan Umat dan Daerah. Agar tidak tertinggal dalam berbagai bidang. antara lain kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta sulit untuk bersatu”  pungkas Wabup Arif. ( AIM/TOH)


BUAYAN, Kebumen24.com – Apa jadinya jika permainan sepakbola yang biasa dimainkan oleh kaum pria, namun dimainkan oleh kaum perempuan. Pasti bakal menjadi pertandingan unik dan menegangkan. Perempuan yang syarat dengan sifat lemah, lembut, gemulai, bisa berlari menggiring bola dan memasukkannya ke gawang lawan.

Seperti  pada Turnamen sepakbola putri “Kapolsek Buayan Cup 2019” yang selenggarakan Polres Kebumen baru baru ini. Pertandingan putaran ke tiga yang digelar rutin setiap tahunnya ini menjadi yang paling ditunggu oleh warga sekitar Buayan.
Seluruh pemain mulai dari Kiper, Striker, Bek, semuanya adalah perempuan. Permainannya menggiring bola, menggocek, hingga menendang bola sama dengan pemain pria.
Pertandingan ini pun profesional, pihak panitia melibatkan langsung PSSI Kebumen untuk mengawasi dan menjadi wasit dalam pertandingan yang digelar mulai tanggal 12 sampai dengan 27 Oktober 2019 di Lapangan Krida Taruna Desa Rangkah Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen.
Pertandingan ini mungkin menjadi satu-satunya pertandingan perempuan yang digelar secara proporsional di wilayah Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Buayan AKP Aryo Winarto, pertandingan diikuti oleh 9 kesebelasan tim putri sepakbola.
“Inti dari pertandingan ini adalah hiburan masyarakat. Melalui pertandingan ini, kita sisipka pesan Kamtibmas kepada masyarakat,” jelas AKP Aryo Winarto, Minggu (27/10) sore.
Pada kesempatan pertandingan final yang digelar hari ini, tim kesebelasan PS. Putri Desa Jladri berhasil membawa pulang juara pertama Piala Bergilir Kapolsek Buayan atas pertandingannya melawan kesebelasan PS. Putri Desa Geblug dengan skor 4-2.
Selanjutnya juara pemain terbaik diraih Ketrin, pemain PS. Putri Desa Watukelir Kecamatan Ayah.
Para pemenang mendapat piala dan yang uang pembinaan dari Kapolsek Buayan.
“Semoga tahun depan kita bisa menyelenggarakan lagi pertandingan sepakbola putri ini. Dari pertandingan ini, kami berharap memunculkan pemain-pemain terbaik sepakbola putri di Kebumen,” kata AKP Aryo.( win/* )


Prosesi Pelantikan Pengurus MWC – NU Oleh Wakil Rois Syuriyah PCNU Kebumen K.H Ali Mu’in M.pd

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com – Ribuan warga Nahdliyin dan santri, menghadiri acara pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Karangsambung, masa khidmat 2019 -2024. Para pengurus baru dilantik oleh Wakil Rois Syuriyah PCNU Kebumen  K,H Ali Mu’in M.pd, Minggu 27 Oktober 2019, di halaman Masjid Nurul Iman Desa Karangsambung.
Kegiatan sekaligus dalam rangka memepringati Hari Santri Nasional 2019 ini, dimeriahkan dengan menggelar pengajian Akbar yang di isi oleh penceramah KH Abbas bin Fuad Hasyim dari Buntet Cirebon.
Kegiatan turut dihadiri wakil bupati kebumen Arif Sugiyanto, Forkopimcam Karangsambung, para tokoh NU serta Muslimat dan Fatayat NU Se- Kecematan Karangsambung.
Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bersama KH Abbas bin Fuad Hasyim Dan Para Pengurus MWC NU Yang Baru Di Lantik.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan ucapan Selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, dengan harapan dapat melaksanakan tugas dan mengemban amanah dalam melaksanakan pengabdian  di tengah-tengah masyarakat.
Wabup Arif juga berpesan supaya pengurus NU dapat berkhidmat kepada masyarakat untuk mengawal Akidah Ahlussunnah wal jamaah serta turut mewujudkan umat beragama yang kondusif, berperilaku santun dan berakhlakul mulia.
“sebagai organisasi jam’iyyah NU agar melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa sesuai akidah ahlussunnah wal jamaah” ungkap Wabup Arif.
Sementara itu, Ketua Panitia KH. Jauton Toha yag sekaligus KetuaTanfidyah Karangsambung mengatakan, Kegiatan pelantikan ini, merupakan tindak lanjut dari kegiatan konfrensi MWC NU yang digelar pada 13 Oktober 2019 lalu.
“ Dengan dilantiknya kepengurusan yang baru pihaknya berharap, NU karambung kedepan menjadi lebih baik dan maju” pungkasnya.( mam/Thr)


Kapolsek Sempor Iptu Sugito Sedang Membagikan Bingkisan Sembako Kepada Salah Satu Tukang Becak

SEMPOR, Kebumen24.com – Polsek Sempor membagikan sembako kepada para tukang becak yang biasa mangkal di perempatan “Sangkal Putung” Desa Selokerto, Kecamatan Sempor. Pembagian sembako dipimpin langsung oleh Kapolsek Sempor Iptu Sugito bersama personelnya.
Sembako diangkut menggunakan mobil patroli selanjutnya dibagikan satu-satu kepada tukang becak yang tengah menunggu penumpang. Terlihat para tukang becak sumringah menerima bantuan dari polisi.
Bahkan, terdengar celetukan dari para tukang becak “peminat becak tidak seramai jaman dulu. Banyak warga memilih dijemput atau diantar anggota keluarganya, ketimbang menggunakan becak”.
Kapolsek Sempor Iptu Sugito Mengatakan, sembako yang dibagikan merupakan uluran tangan para personel Polsek Sempor. Meski nilainya tidak sebarapa, namun ini bagian dari wujud kepedulian kepada tukang becak.

“Semoga bantuan kami dapat meringankan beban para tukang becak. Mudah-mudahan kegiatan semacam ini, akan kami terus tingkatkan,” Pungkas Iptu Sugito di sela kegiatan, Minggu 27 Oktober 2019.( *)

PADURESO, Kebumen24.com – Program TMMD Reguler  meliputi kegiatan baik fisik maupun Non fisik, Kegiatan ini juga sebagai upaya untuk membangun persatuan semangat kegotong royongan antara pemerintah dengan masyarakat.

Hal itu di sampaikan Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto SE MM selaku Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD, saat melakukan kunjungan ke lokasi TMMD Reguler ke-106 di Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, kabupaten Kebumen, Selasa  22 oktober 2019 lalu.
Kedatangan Aspers Kasad didampingi Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Zamroni, Kasiter Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Hari Santoso, Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz. Tampak Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Rudi Cahya Kurniawan serta sejumlah pejabat di Pemkab Kebumen dan komunitas Sedulur Kebumen.
Setiba di Desa Rahayu, Mayjen TNI Heri Wiranto bersama rombongan disambut dengan pengalungan untaian bunga, drumband anak-anak SDN Rahayu, SMP N 1 Padureso dan tokoh masyarakat desa setempat. Dalam kesempatan itu dilakukan tatap muka dengan masyarakat di Desa Rahayu dilanjutkan penyerahan secara simbolis bantuan sembako, bahan kontak perlengkapan olahraga dan bantuan air bersih.
Jenderal bintang dua itu juga meninjau kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan masyarakat di lapangan Desa Rahayu, meninjau Posko TMMD Reguler ke-106 dan pembangunan rehab Masjid Baiturohman sekaligus menyerahkan bantuan berupa semen dan keramik.
Menurutnya, sejumlah bantuan yang telah diterima masyarakat melalui Program TMMD Reguler ini  bisa benar benar bermamfaat untuk  meningkatkan kesejahteraan  mereka” Pungkas Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto disela sela kegiatan kunjungannya.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 2200 Siswa TK, RA, KB Muslimat NU Se- Kebumen, mengikutI Kegiatan Gebyar Manasik Haji di Alun-alun Kebumen, Sabtu 26 Oktober 2019. Dengan didampingi para Guru dan Orang Tua mereka, para peserta begitu antusias mengikuti acara tersebut.

Dalam kegiatan ini alun-alun pun disulap panitia layaknya tempat Suci seperti Miniatur Ka’bah hingga tempat lempar Jumroh. Semua anak-anak laki-laki tidak satupun terlihat memakai baju. Mereka hanya memakai sehelai kain putih yang dililitkan pada badan dan bahu saja. Begitu pula anak perempuan seluruhnya memakai pakaian putih dan kerudung yang juga berwarna putih.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdik Kebumen Amirudin yang sekaligus membuka kegiatan Manasik. Selain itu, kegiatan juga dihadiri  ketua yayasan pendidikan Muslimat NU kebumen Nasiroh, perwakilan Kemenag Kebumen, serta tamu undangan lainya.
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan  kebumen Amirudin, dalam sambutan tertulis Bupati Kebumen menyampaikan harapnya, melalui kegiatan dapat menjadi media sarana pembelajaran penting kepada anak anak usia dini, agar menjadi bekal untuk  pemahaman Ketaqwaan  kelak dewasa nanti.
‘ Saya mengapresiasi kegiatan ini, kegiatan  merupakan cara yang baik dalam mencerdaskan Anak Bangsa” Ungkap Bupati melalui sambutan tertulis yang dibacakan Amirudin.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kebumen Hj. Nasiroh mengatakan, Gebyar Manasik Haji yang bertajuk ”Mencerdaskan Anak Bangsa Yang Beriman Dan Bertaqwa” dilaksanakan untuk memberikan pembelajaran terhadap anak usia dini tentang tata cara melaksanakan kegiatan ibadah haji yang benar.
Dalam kegiatan ini para peserta manasik dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah sekolah yang ikut kegiatan tersebut. Setiap kelompok dipanggil untuk melakukan Tawaf dengan cara mengelilingi Kabah, lempar jumroh dan lain sebagainya.
“ Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dua tahun sekali, namun kali ini setahun sekali karna jumlah pesertanya semakin banyak” Kata Nasiroh.
Nasiroh juga menambahkan, bahwa kegiatan ini dilakukan  juga sebagai  Syiar Islam dalam mengembangkan Rukun Islam.
“ Melalui kegiatan ini di harapkan, dapat menjadi pendidikan karakter yang efektif mulai dari kecil, sehingga bisa menjadi pondasi saat menuju Dewasa nanti” Pungkas Nasiroh (THR)

SRUWENG, Kebumen24.com – Ribuan warga begitu antusias mengikuti kegiatan Nurul Falah bersholawat dalam rangka Hari Santri Nasional bersama Mafia Sholawat Kebumen, di halaman pondok pesantren Nurul Falah Jabres Kecamatan Sruweng.

Kegiatan yang berlanbsung Sabtu malam 26 Oktober 2019 ini, dihadiri Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Forkopimcam, Pengasuh PonPes Nurrul Falah Saiful Munir dan sejumlah tokoh Ulama.
Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam sambutanya menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri kepada seluruh santri yang hadir. kepada seluruh santri Wabup juga meminta, agar memperteguh peran santri dalam persatuan dan kesatuan.
Selain itu, para santri juga di minta agar cerdas memanfaatkan media sosial sebagai sarana yang konstruktif membangun daerah, juga dalam menyaring kebenaran segala informasi sebelum disebarluaskan.
“ jangan sampai santri turut serta dalam menyebarluaskan info hoaks” Tandas Arif.
Di akhir sambutanya,  Wabup arif mengajak kepada paara santri, untuk meningkatkan kompetensi diri, dengan terus belajar dan belajar serta berkarya nyata bagi pembangunan Daerah.( THR)

GOMBONG, Kebumen24.com – Sebanyak 300 judoka dari 20 kabupaten/kota di Jawa Tengah tampil dalam Kejurprov Judo Jateng 2019 di GOR Soesilo Soedarman Gombong, Kebumen, Sabtu-Minggu 26-27 Oktober 2019. Kejurprov Jateng tersebut dibuka oleh Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora, Herman Chaniago, Sabtu 26 Oktober 2019.

Hadir dalam ksempatan ini Wakil Bupati Kebumen juga Ketua Umum Pengkab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah Sinoeng Nugroho, Kepala Disporawisata Kebumen Azam Fatoni, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kejuprov kali ini mempertandingkan 56 kelas. Sejumlah kelas yang dipertandingkan diantaranya kelompok umur 4-6, 6-9, 9-14 hingga 14-19 tahun putra putri. Adapun berat badan mulai -25 kg hingga -100 kg.
Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, Kejuaraan Provinsi Judo itu sebagai wujud komitmen untuk membangkitkan Judo di Kebumen yang sempat seperti mati suri. Sehingga nantinya judo di Kebumen akan bangkit dengan adanya turnamen-turnamen yang terselenggara.
“Saat ini atlet judo Kebumen sudah menunjukkan prestasinya seperti mendapat medali emas di provinsi dan Piala Kartika,” ujarnya seraya menargetkan Kebumen dapat menjadi juara umum pada Kejurprov tersebut.
Arif juga menyampaikan terima kasih semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Utamanya Kementerian BUMN yang telah memberikan dukungan kegiatan tersebut.
Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kemenpora, Herman Chaniago mengapresiasi terselenggaranya Kejurprov Judo di Kebumen. Tujuannya dalam rangka membangun olahraga yang menjadi kebanggaan di dunia internasional.
“Saya berharap dari kegiatan ini akan muncul atlet Judo yang bisa membawa nama harum Indonesia di kancah internasional,” tandasnya.(THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Keberadaan santri di Indonesia sudah tidak lagi diragukan dalam sumbangsih kepada negara. Selain keilmuan agama, para santri juga menjadi benteng negara dalam memerangi radikalisme, anarkisme dan terorisme.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, mengungkapkan santri harus turut serta menjaga keutuhan NKRI. Selain ancaman radikalisme, santri juga harus menjadi pelopor dalam penangkal hoaks atau berita bohong. Pasalnya, hoaks dapat menjadi permasalahan serius bagi kesatuan bangsa.
Jangan sampai santri turut menyebarkan hoaks,” katanya, Jumat (25/10) saat sosialisasi Polisi Sedulure Kyai dan Santri (Poskitri) di sela-sela Pesantren Expo.
Menurut AKBP Rudy, ketika santri mendapatkan informasi yang masih diragukan kebenarannya jangan disebarluaskan. Dimana, perlu melakukan verifikasi informasi kepada pihak yang berwenang terlebih dahulu. 
Perlu dicari kebenarannya dari segi sumber maupun kebenaran informasi itu,” jelasnya.
Disisi lain, Kapolres Rudy juga mengharapkan para santri dapat berperan dalam proses pembangunan. Peran tersebut dapat dilakukan melalui penyampaian aspirasi yang positif sesuai dengan kapasitasnya. Rudy juga mengajak para santri yang berminat untuk bergabung bersama Polri dengan mendaftarkan pada penerimaan anggota polisi.
Sementara itu, Ketua Rabithah Ma’had Islamiah (RMI) Kebumen Fachrudin An Nawawi, menegaskan diberlakukannya UU Pesantren menjadi bukti pesantren tidak dipandang sebelah mata. Dirinya pun mengakui, para santri akan ikut serta menangkal hoaks maupun memerangi radikalisme. Para santri pun berada di belakang TNI dan Polri yang menjadi garda terdepan menangkal radikalisme.
Dengan bekal yang dimiliki santri dari pesantren, menjadi modal ikut berperan dalam pembangunan maupun menangkal hoaks baik di dunia nyata ataupun media sosial,” jelasnya.(K24/THR)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.