KesehatanPemerintahan

Luncurkan Layanan Cathlab, RSUD dr. Soedirman Kebumen Siap Tangani Pasien Sakit Jantung Lebih Cepat

×

Luncurkan Layanan Cathlab, RSUD dr. Soedirman Kebumen Siap Tangani Pasien Sakit Jantung Lebih Cepat

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – RSUD dr. Soedirman Kebumen resmi meluncurkan layanan baru Catheterization Laboratory (Cathlab) untuk memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat proses diagnosis maupun tindakan intervensi sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan ke luar daerah.

Launching layanan tersebut berlangsung di Auditorium dr. Soedirman Lantai II RSUD dr. Soedirman Kebumen, Jumat, 6 November 2026. Layanan ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan jantung yang lebih komprehensif, cepat, dan dekat dengan masyarakat.

Plt. Direktur RSUD dr. Soedirman Kebumen, dr. Nurdianasari Dewi, Sp.OG., menjelaskan bahwa alat Cathlab tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan yang telah diterima sejak awal 2025. Namun, pembukaan layanan membutuhkan berbagai persiapan, terutama kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana, dan prasarana pendukung.

Menurutnya, salah satu persiapan penting adalah meningkatkan kompetensi dokter spesialis melalui pendidikan lanjutan agar memiliki kemampuan yang memadai di bidang kardiovaskular. Setelah melalui berbagai tahapan persiapan, layanan Cathlab akhirnya dapat mulai dibuka pada November 2026.

“Harapannya, Cathlab ini bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan diagnosis maupun intervensi penyakit jantung. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Kebumen bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, jumlah pasien penyakit jantung di Kabupaten Kebumen terbilang tinggi. Berdasarkan data kunjungan rumah sakit, pasien jantung menjadi salah satu kelompok pasien terbanyak, dengan rata-rata sekitar 80 hingga 90 pasien yang dilayani di klinik.

Tingginya angka tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya pengembangan fasilitas pelayanan jantung. Terlebih, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi sehingga diperlukan layanan yang lebih komprehensif.

Pihak rumah sakit juga telah mengajukan dan berkoordinasi dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kebumen agar layanan Cathlab dapat masuk dalam skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan demikian, ke depan pasien umum maupun peserta JKN diharapkan dapat mengakses layanan tersebut secara optimal.

Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyampaikan bahwa kehadiran Cathlab menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kebumen. Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan kerap disebut sebagai pembunuh senyap.

“Sebetulnya alat ini multifungsi. Tidak hanya untuk pelayanan kardiovaskular, tetapi juga bisa digunakan untuk penanganan penyakit saraf hingga stroke. Namun, untuk saat ini layanan yang dibuka di RSUD dr. Soedirman Kebumen baru untuk pelayanan jantung dan saraf,” ungkapnya.

Zaeni berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta yang telah menjadi rumah sakit pendamping dalam proses persiapan hingga terwujudnya layanan Cathlab di Kebumen.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama pihak rumah sakit akan terus mendorong peningkatan kapasitas SDM, tidak hanya dokter spesialis, tetapi juga tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya agar pelayanan dapat berjalan semakin optimal.

Perwakilan Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta, Dewi Sasmita, menjelaskan bahwa pengembangan layanan Cathlab di RSUD dr. Soedirman Kebumen merupakan bagian dari program jejaring pelayanan kardiovaskular. Program ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga pasien tidak harus selalu datang ke rumah sakit pusat untuk mendapatkan penanganan.

“Melalui program jejaring ini, pelayanan kardiovaskular diharapkan bisa langsung didapatkan masyarakat lebih dekat. Jadi, masyarakat tidak harus jauh-jauh ke luar daerah karena rumah sakit daerah juga bisa memberikan pelayanan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, RSUD dr. Soedirman Kebumen saat ini telah memiliki dokter spesialis jantung yang kompeten untuk melakukan tindakan intervensi. Namun, kesiapan tersebut harus didukung tenaga kesehatan lainnya, terutama perawat yang mendampingi dokter dalam tindakan diagnosis maupun intervensi.

Dalam pelaksanaannya, program jejaring dilakukan melalui beberapa tahapan. Pada tahap awal, rumah sakit pengampu akan memberikan pendampingan secara penuh, baik oleh dokter maupun perawat. Selanjutnya, dilakukan penilaian terhadap kemampuan tim rumah sakit daerah hingga nantinya mampu memberikan pelayanan secara mandiri.

Evaluasi juga akan dilakukan oleh tim rumah sakit pengampu nasional untuk melihat perkembangan dan kesiapan RSUD dr. Soedirman Kebumen. Penilaian tersebut menjadi dasar dalam menentukan tahapan pendampingan berikutnya hingga rumah sakit mampu melakukan tindakan diagnostik maupun tindakan nonbedah untuk penyakit kardiovaskular secara mandiri.

Dengan diluncurkannya layanan Cathlab ini, RSUD dr. Soedirman Kebumen diharapkan semakin siap memberikan pelayanan penanganan penyakit jantung yang lebih cepat, komprehensif, dan mudah dijangkau masyarakat tanpa harus berobat ke luar daerah. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.