Pendidikan

Gelar Wisuda ke-30, IAINU Kebumen Lepas 345 Sarjana dan Magister

×

Gelar Wisuda ke-30, IAINU Kebumen Lepas 345 Sarjana dan Magister

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen mewisuda sebanyak 345 mahasiswa dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-30 Tahun 2026. Prosesi wisuda berlangsung di Mexolie Hotel Kebumen, Sabtu (31/10/2026).

Sebanyak 345 wisudawan tersebut berasal dari sembilan program studi, yakni S1 Pendidikan Agama Islam, S1 Manajemen Pendidikan Islam, S2 Magister Manajemen Pendidikan Islam, S1 Ekonomi Syariah, S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam, S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, S1 Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), S1 Perbankan Syariah, serta S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

Dalam sambutannya, Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan akademiknya. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi keberkahan dan kebahagiaan bagi para lulusan beserta keluarga.

Menurutnya, wisuda ke-30 menjadi momentum istimewa sekaligus bukti keberlanjutan pengabdian IAINU Kebumen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“IAINU Kebumen tumbuh dari tradisi keilmuan pesantren, semangat pengabdian Nahdlatul Ulama, dan cita-cita menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, IAINU Kebumen tidak hanya ingin melahirkan lulusan yang memiliki gelar akademik, tetapi juga pribadi yang berilmu, berakhlak, berintegritas, dan mempunyai kepedulian sosial.

Karena itu, kampus terus berupaya merawat tradisi keilmuan Islam, memperkuat karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta membuka diri terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Benny juga memaparkan sejumlah perkembangan institusi. Saat ini, IAINU Kebumen memiliki 10 program studi yang terdiri atas delapan program sarjana dan dua program pascasarjana. Pada 2025, kampus tersebut juga telah membuka program studi baru, yakni Magister Hukum Keluarga Islam.

Di bidang penelitian, IAINU Kebumen berhasil masuk dalam 10 besar perguruan tinggi terbaik di Jawa Tengah. Selain itu, pengembangan jejaring kerja sama internasional terus dilakukan melalui kolaborasi akademik dengan berbagai institusi dan perguruan tinggi di sejumlah negara, seperti Malaysia, Thailand, Uzbekistan, hingga Hong Kong.

Di tengah tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, kecerdasan buatan hingga persaingan global, IAINU Kebumen juga menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan.

Salah satu agenda besar yang tengah dicita-citakan adalah transformasi dari institut menjadi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Kebumen. Ke depan, kampus juga berencana mengembangkan pendidikan hingga jenjang doktoral.

“Tentu cita-cita ini membutuhkan persiapan yang matang dan dukungan dari semua pihak. Kita ingin IAINU Kebumen semakin kuat dalam kelembagaan, unggul dalam keilmuan, kokoh dalam tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta memiliki daya saing nasional maupun internasional,” jelasnya.

Kepada para wisudawan, Benny mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.

Ia menyampaikan tiga pesan penting kepada para lulusan. Pertama, menjaga integritas dan akhlak dengan menjadi pribadi yang jujur, amanah, serta bertanggung jawab. Menurutnya, ilmu yang tinggi harus berjalan seiring dengan akhlak yang mulia.

Kedua, terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Para lulusan diminta tidak berhenti belajar setelah wisuda, terus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan kapasitas diri, serta menjadi generasi kreatif yang mampu menciptakan peluang.

Ketiga, menjadi sarjana dan magister yang bermartabat dengan mengamalkan ilmu di tengah masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjadi guru yang menginspirasi, pemimpin yang berintegritas, pengusaha yang jujur, pendakwah yang mencerahkan, serta profesional yang memberikan manfaat bagi sesama.

Dalam wisuda ke-30 tersebut, IAINU Kebumen juga memberikan penghargaan kepada sembilan mahasiswa berprestasi dari masing-masing program studi.

Mereka adalah Taufiq Hidayaturrohman dari S2 Magister Manajemen Pendidikan Islam, Ahmad Suhadi dari S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Listiana dari S1 Pendidikan Agama Islam, Ummi Khoirun Nisa dari S1 Manajemen Pendidikan Islam, dan Intan Rizqi Utami dari S1 Ekonomi Syariah.

Selanjutnya, Silfi Muhimatun Nisa dari S1 Perbankan Syariah, Meliana Harni Puspita dari S1 Hukum Keluarga Islam, Mazidaturrofi’ah dari S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Eva Dia Puspita dari S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Wisuda ke-30 ini menjadi penanda keberhasilan 345 lulusan dalam menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus awal bagi mereka untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah kehidupan masyarakat. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.