Pendidikan

Pelatihan Jurnalistik MTsN 2 Kebumen, Siswa Dibekali Literasi Digital hingga Teknik Menulis Berita

×

Pelatihan Jurnalistik MTsN 2 Kebumen, Siswa Dibekali Literasi Digital hingga Teknik Menulis Berita

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — MTs Negeri 2 Kebumen menggelar pelatihan jurnalistik bagi siswa selama dua hari, Senin-Selasa (21-22/9/2026), di aula madrasah. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi digital sekaligus memahami dasar-dasar jurnalistik.

Pelatihan menghadirkan Pimpinan Redaksi Kebumen24.com M. Tohri sebagai narasumber. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi literasi digital, jejak digital, cyberbullying, etika bermedia sosial, serta pentingnya menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing”.

Siswa juga dibekali pemahaman mengenai literasi Artificial Intelligence (AI) dan pembuatan konten. Materi tersebut diberikan agar siswa lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu menghasilkan konten yang positif dan bermanfaat.

Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan materi dasar jurnalistik, mulai dari teknik peliputan dan wawancara hingga cara menulis berita. Siswa diperkenalkan dengan unsur 5W+1H, struktur berita, akurasi informasi, serta prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Kepala MTsN 2 Kebumen Muhdir, M.Pd.I., mengatakan pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan penting karena publikasi saat ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Publikasi sekarang merupakan suatu keharusan. Publikasi itu diolah melalui kegiatan yang namanya jurnalistik,” kata Muhdir saat membuka kegiatan.

Ia menyampaikan, terdapat pesan dari Kementerian Agama terkait penguatan publikasi capaian dan kinerja berdampak melalui berita-berita madrasah. Karena itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengimplementasikan arahan tersebut di lingkungan madrasah.

Menurutnya, pemberitaan dan penyebaran informasi kinerja perlu dimaksimalkan dengan mengedepankan informasi yang edukatif, positif, dan berdampak bagi masyarakat.

Informasi kinerja juga harus berbasis data serta dikemas dalam konten publikasi yang menarik dan kekinian. Substansi publikasi harus menghindari klaim yang tidak didukung bukti atau data.

“Selain itu, sangat dianjurkan untuk menonjolkan testimoni penerima manfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyebaran informasi dapat dilakukan melalui saluran internal, seperti website dan media sosial madrasah, maupun saluran eksternal melalui media mainstream.

“Maka momentum ini sangat penting untuk kita optimalkan agar surat edaran dari Kementerian Agama bisa diimplementasikan selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Muhdir berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mendukung kemajuan madrasah.

“Melalui kegiatan ini saya berharap kepada seluruh peserta bisa memanfaatkan dengan baik agar MTsN 2 Kebumen semakin maju, bermutu, berprestasi, berinovasi, dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.