PADURESO, Kebumen24.com — Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau pembangunan relokasi Puskesmas Padureso, Senin (14/9/2026). Relokasi dilakukan untuk menghindari risiko pergeseran tanah yang mengancam bangunan puskesmas lama sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lilis memastikan pembangunan fasilitas kesehatan baru itu berjalan sesuai target dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Bupati Lilis juga meminta agar pembangunan puskesmas mengutamakan penggunaan bahan bangunan dari produk lokal Kebumen. Hal tersebut dinilai penting untuk mendukung pelaku usaha dan produk lokal daerah.
“Pembangunan puskesmas harus sesuai target, rampung sepenuhnya 11 Desember 2026. Dan tidak kalah penting, bahan-bahan yang digunakan, misalnya genteng dan batu bata, berasal dari produk lokal Kebumen,” ujar Bupati Lilis saat meninjau pembangunan relokasi Puskesmas Padureso, Senin (14/9/2026).
Proyek relokasi Puskesmas Padureso memiliki nilai sekitar Rp7,1 hingga Rp7,4 miliar. Gedung baru dibangun dua lantai di kawasan Desa Wisata Sendangdalem.
Fasilitas yang disiapkan antara lain Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, ruang rawat inap, layanan ultrasonografi (USG), laboratorium, serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Relokasi Puskesmas Padureso menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen memperkuat infrastruktur kesehatan sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kebumen–Wonosobo.
Dengan adanya fasilitas baru tersebut, pelayanan kesehatan di Kecamatan Padureso diharapkan semakin memadai dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














