KEBUMEN, Kebumen24.com — Bupati Kebumen Lilis Nuryani memantau langsung progres perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur di Kabupaten Kebumen, Senin (14/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lilis memantau lima titik infrastruktur, baik yang telah rampung maupun yang masih dalam tahap pelaksanaan dan persiapan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mengawal pembangunan infrastruktur agar terus berjalan.
Salah satu yang ditinjau yakni ruas Jalan Stadion–Gemeksekti, khususnya di sekitar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen. Ruas jalan beton sepanjang 3,23 kilometer tersebut direncanakan mendapat penanganan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
Penanganan akan dilakukan dengan perkerasan beton di kawasan Gemeksekti. Sementara ruas awal dari Perempatan Stadion hingga SMA Negeri 2 Kebumen akan menggunakan aspal.
Bupati Lilis juga meninjau ruas Jalan Kabekelan–Lembupurwo hingga kawasan Pasar Bonorowo sepanjang 11,7 kilometer yang telah rampung 100 persen. Sebelumnya, ruas dari pertigaan barat Jembatan Bogowati hingga Pasar Bonorowo kerap dilaporkan sebagai salah satu titik yang rawan kecelakaan.
Setelah dilakukan perbaikan, kondisi jalan kini lebih memadai. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kebumen Joni Hermawan, angka kecelakaan di ruas tersebut juga mengalami penurunan.
“Alhamdulillah laporan ditindaklanjuti dan perbaikan rampung, angka kecelakaan menurun,” ujar Joni saat mendampingi Bupati Lilis, Senin (14/9/2026).
Selain itu, Bupati Lilis memantau progres pembangunan Jalan Wilis Kebumen yang saat ini memasuki tahap persiapan kontrak dan telah sampai pada penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ).
Peninjauan juga dilakukan terhadap rencana pembangunan Jembatan Luk Ulo Ronggowarsito yang berada di seberang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pejagoan. Tahap perencanaan pembangunan jembatan tersebut saat ini berjalan lebih cepat dari target.
Jembatan yang berdiri sejak 1995 itu merupakan salah satu jalur utama yang mendukung mobilitas masyarakat.
Bupati Lilis menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara utuh, mulai dari pemetaan kebutuhan, pelaksanaan pembangunan hingga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas mereka. Karena itu, kami terus memantau langsung progres di lapangan,” ujar Bupati Lilis.
Bupati Lilis juga mengajak masyarakat untuk terus melaporkan apabila masih terdapat infrastruktur yang belum memadai atau menghambat aktivitas. Laporan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari pemetaan kebutuhan dan penentuan prioritas pembangunan di Kabupaten Kebumen. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















