KEBUMEN, Kebumen24.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen. Dua mahasiswa Prodi PAI, Tsabita Hasna Hanifah dan Akhmad Nurfauzan, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Konten Instagram Tingkat Nasional bertema “Masa Depan Gemilang Melalui Ananda Bersinar” yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BBN) Kabupaten Cilacap.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IAINU Kebumen mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat nasional. Keduanya yang juga aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Media Komunikasi (UKM MEKO) IAINU Kebumen berhasil memikat dewan juri melalui karya konten yang edukatif, kreatif, inspiratif, serta relevan dengan tema yang diusung dalam kompetisi.
Melalui kemampuan literasi digital yang baik, kreativitas dalam penyampaian pesan, serta semangat kolaborasi yang tinggi, Tsabita dan Akhmad mampu menghadirkan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi masyarakat.
Ketua Program Studi PAI IAINU Kebumen, Dr. Siti Fatimah, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih kedua mahasiswanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari perpaduan antara kerja keras, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian mahasiswa untuk tampil dan berkompetisi di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Tsabita Hasna Hanifah dan Akhmad Nurfauzan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi PAI memiliki potensi besar untuk berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengembangan literasi digital dan produksi konten kreatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Prestasi ini sejalan dengan visi Prodi PAI yang unggul, rujukan, dan berdaya saing global,” ujarnya dalam rilisnya, Kamis 25 Juni 2026.
Lebih lanjut, Dr. Siti Fatimah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi diri dan berani mengambil peluang dalam berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
Menurutnya, di era digital saat ini calon pendidik dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi yang efektif dan inovatif.
“Era digital menuntut calon guru untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itu, kami terus mendorong mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, dan menjadikan setiap prestasi sebagai motivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” tambahnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















