EkonomiSENI BUDAYAWisata

Potensi Desa Candirenggo, Goa Langse hingga Curug Gemawang yang Eksotis

523
×

Potensi Desa Candirenggo, Goa Langse hingga Curug Gemawang yang Eksotis

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, menyimpan kekayaan alam yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Bentang alam yang memadukan dataran rendah dan pegunungan menjadikan desa ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Salah satu potensi yang mulai dikembangkan adalah Goa Langse, yang berada di Dusun Teba. Lokasinya sekitar 3 kilometer dari pusat desa atau kurang lebih 7 kilometer dari pusat Kecamatan Ayah. Saat ini, pengelolaan Goa Langse berada di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Candirenggo.

Dalam tahap pengembangan, akses menuju Goa Langse terus diperbaiki guna memudahkan pengunjung. Ke depan, kawasan ini direncanakan akan terintegrasi dengan objek wisata Curug Gemawang, sehingga menciptakan kawasan wisata alam yang saling terhubung.

Tak hanya Goa Langse, pesona lain yang dimiliki Desa Candirenggo adalah Curug Gemawang yang terletak di Dukuh Karanggondang. Air terjun ini menjadi “mutiara tersembunyi” di kawasan pegunungan Duren Renteng, wilayah Karst Gombong Selatan.

Keindahan alam Curug Gemawang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Namun, kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan potensi wisata mulai tumbuh. Berbagai upaya dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik lokasi tersebut.

Salah satu langkah nyata adalah pembangunan jembatan bambu sebagai akses utama menuju lokasi air terjun. Selain itu, masyarakat juga membangun berbagai fasilitas pendukung, seperti gazebo dan rumah pohon.

Tercatat, sudah lima fasilitas yang dibangun. Gazebo pertama berada di dekat jembatan sebagai tempat istirahat awal, dengan desain unik menggunakan kayu hidup sebagai tiang dan atap dari daun kelapa (klari). Selanjutnya, terdapat rumah pohon yang dibangun di atas pohon waru dan rumpun bambu, menawarkan pemandangan aliran sungai dari ketinggian.

Fasilitas lain yang menarik adalah gazebo saka tunggal yang hanya menggunakan satu tiang kayu dengan atap dari daun pakis. Tak kalah menarik, terdapat gazebo yang dibangun di atas lereng atau jurang dengan konstruksi kokoh, yang menjadi spot favorit untuk berswafoto dengan latar belakang air terjun.

Sementara itu, gazebo kelima terletak tepat di depan Curug Gemawang, memberikan pengalaman beristirahat dengan panorama alam yang menyejukkan. Ke depan, masyarakat berencana menambah spot-spot baru guna memperindah kawasan wisata tersebut.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta semangat gotong royong masyarakat, Desa Candirenggo diyakini mampu berkembang menjadi destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Kebumen.

Sumber: https://candirenggo.kec-ayah.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/6/73

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.