Pemerintahan

Sambut Tim Penilai Adipura, Bupati Lilis Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Inovasi Pengelolaan Sampah

732
×

Sambut Tim Penilai Adipura, Bupati Lilis Tegaskan Komitmen Lingkungan dan Inovasi Pengelolaan Sampah

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menyambut kedatangan Tim Penilai Adipura dan Penegakan Hukum (Gakkum) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, dalam rangka pelaksanaan penilaian program Adipura tahun 2025. Audiensi dan pertemuan berlangsung di ruang kerja Bupati Kebumen, Rabu, 5 November 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan bahwa kedatangan tim ini menandai dimulainya proses penilaian Adipura, yang diharapkan dapat kembali diraih oleh Kebumen setelah sebelumnya pernah memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.

“Tahun kemarin kita pernah menerimanya, dan saat ini kami berharap bisa mempertahankannya,” ujar Asep Nurdiana.

Ia menyebutkan, sejumlah titik lokasi menjadi fokus penilaian tim, dengan bobot nilai terbesar berada di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Meski demikian, Asep tidak menampik bahwa kondisi TPA di Kebumen saat ini masih berstatus open dumping atau sistem penumpukan sampah terbuka, yang berpotensi menimbulkan pencemaran, terutama terhadap udara.

Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani, Kebumen mulai melangkah menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan melalui program controlled/sanitary landfill.

“Melalui APBD Perubahan tahun ini dan APBD Murni 2026, kami mendapat kebijakan dari Bupati terkait covering menggunakan geomembran untuk menutup TPA,” jelas Asep.

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang untuk memanfaatkan gas metana hasil timbunan sampah menjadi biogas, yang tidak hanya mengurangi emisi tetapi juga memberi manfaat energi bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Penilai Adipura dan menegaskan komitmen Pemkab Kebumen terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Dalam suasana hangat sembari makan siang bersama, Bupati berharap Kebumen dapat kembali mengukir prestasi dengan meraih Piala Adipura.

“Semoga bisa kembali meraih Piala Adipura ya, Pak, Bu,” tutur Bupati dengan penuh optimisme.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah, Bupati memastikan bahwa perbaikan infrastruktur pengelolaan sampah, khususnya di TPA, terus berjalan.

“Saat kunjungan Menteri Lingkungan Hidup pun sudah ada proses pengurukan TPA, meski masih tipis, karena anggaran di daerah terbatas,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati Lilis juga menyoroti dua langkah strategis yang menjadi nilai tambah dalam penilaian Adipura, yakni pembangunan Pabrik Refuse Derived Fuel (RDF) dan penerbitan Surat Edaran kepada desa terkait pengelolaan sampah.

Pabrik RDF ini menjadi inovasi penting dalam upaya pengolahan sampah menjadi bahan bakar pengganti batu bara, bekerja sama dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI). Saat ini, pengiriman RDF masih berasal dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di depan Stadion Chandradimuka Kebumen.

Rencana ke depan, pabrik RDF akan dibangun di Kretek, Rowokele, dengan proses pemilahan sampah awal di TPA Semali. Sementara RDF yang bersumber dari TPA Kaligending ditargetkan mulai beroperasi pada semester dua tahun depan. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah secara signifikan di Kabupaten Kebumen.

Selain itu, Surat Edaran Dana Desa yang diterbitkan Bupati berisi imbauan kepada seluruh pemerintah desa agar mengalokasikan sebagian anggaran Dana Desa (DD) untuk program pengelolaan sampah di tingkat lokal.

“Ini menjadi nilai tambah dari kebijakan Bupati. Bahasa kami adalah disarankan. Saya yakin teman-teman kepala desa bisa mendukung program kebijakan Bupati,” ungkap Asep Nurdiana.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.