Pendidikan

Pelatihan Jurnalistik MAN 2 Kebumen Resmi Ditutup: Siswa Didorong Melek Bahasa dan Berpikir Kritis

479
×

Pelatihan Jurnalistik MAN 2 Kebumen Resmi Ditutup: Siswa Didorong Melek Bahasa dan Berpikir Kritis

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bahasa jurnalistik memiliki peran vital dalam menjaga kredibilitas media dan penyampaian informasi publik. Bahasa jurnalistik harus sederhana, akurat, dan mudah dipahami.

Hal itu ditegaskan pimpinan media Kebumen24.com, M. Tohri, saat menjadi narasumber pada Pelatihan Jurnalistik dan Public Speaking di MAN 2 Kebumen, Kamis (9/10/2025). Penutupan ditandai dengan penyerahan piagam dan sertifikat kepada peserta.

“Bahasa jurnalistik bukan hanya soal merangkai kata, tetapi juga menjaga kredibilitas media dalam menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tohri juga mengingatkan pentingnya logika dan pilihan diksi dalam penulisan berita agar informasi tersampaikan jelas tanpa bias. Ia berpesan, seorang jurnalis harus rajin membaca, menulis, dan menganalisis teks agar kemampuan bahasanya terus terasah.

Sementara itu, Wartawan Jawa Pos Radar Jogja, M. Hafied Abbul Aziz, memberikan materi dasar-dasar jurnalistik. Ia menekankan bahwa menulis adalah seni sekaligus keterampilan fundamental.

“Menulis bukan sekadar menuangkan kata, tetapi cermin dari cara seseorang berpikir,” jelasnya.

Hafied juga memaparkan pentingnya 5W+1H, teknik wawancara, serta penyusunan berita dengan piramida terbalik. Menurutnya, wartawan dituntut memiliki ketelitian, akurasi, dan naluri berita yang tajam.

“Keingintahuan adalah senjata utama wartawan. Dari sanalah lahir kreativitas, semangat, dan ketekunan,” pesannya.

 

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Oktober 2025, diikuti sekitar 50 siswa-siswi pilihan dari berbagai kelas. Dengan tema “Bentuk Jurnalis Madrasah dan Public Speaker Handal: Kreatif, Percaya Diri, Melek Digital”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda madrasah untuk mengasah keterampilan menulis dan berbicara.

Kepala MAN 2 Kebumen, Drs. H. Akhmad Taukhid, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan di era digital, baik dalam menulis maupun berbicara di depan publik,” ujarnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.