Pendidikan

Tak Lagi Kotor dan Miskin! Ini Cara UMNU Kebumen Cetak Petani Modern Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal

172
×

Tak Lagi Kotor dan Miskin! Ini Cara UMNU Kebumen Cetak Petani Modern Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMNU Kebumen, Umi Barokah, , S.P., M.P.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdampak di bidang pertanian dan peternakan modern.

Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMNU Kebumen, Umi Barokah, , S.P., M.P.  yang menegaskan fakultas yang dipimpinnya saat ini membawahi dua program studi, yakni Agroteknologi dan Peternakan.

“Program studi Agroteknologi mempelajari berbagai aspek budidaya tanaman, mulai dari tanaman pangan, hortikultura hingga perkebunan dari hulu sampai hilir. Sedangkan program studi Peternakan fokus pada pengelolaan ternak dari budidaya hingga pemasaran hasil,” jelasnya kepada media, Jumat 24 April 2026.

Menurutnya, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMNU Kebumen mengusung visi menjadi fakultas unggul, berkarakter, berdampak, dan berdaya saing global dalam pengembangan pertanian dan peternakan berkelanjutan, khususnya di wilayah Jawa Selatan (Jasela) pada tahun 2029.

Dalam implementasinya, fakultas mengedepankan pendidikan berbasis proyek (project based learning) yang memadukan praktik lapangan dengan pemanfaatan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga langsung terjun dalam kegiatan budidaya pertanian dan peternakan modern.

“Kami ingin mengubah stigma bahwa pertanian itu kotor, miskin, dan tidak menjanjikan. Justru dengan teknologi dan inovasi, sektor ini bisa menjadi sumber kesejahteraan,” tegas Umi.

Selain itu, pendidikan karakter juga menjadi fokus utama dengan penerapan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam kehidupan akademik mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kelas.

Dari sisi luaran, alumni Fakultas Pertanian dan Peternakan UMNU Kebumen telah menunjukkan kiprah nyata. Sejumlah lulusan sukses menjadi pengusaha di bidang pertanian dengan komoditas seperti cabai, melon, hingga jambu kristal. Bahkan, beberapa di antaranya telah menjangkau pasar luar daerah.

Sementara itu, lulusan program studi Peternakan juga banyak yang terjun sebagai pelaku usaha, mulai dari budidaya kambing, domba, hingga ayam petelur. Tak hanya itu, ada pula alumni yang berkontribusi dalam program nasional melalui keterlibatan di Badan Pangan Nasional.

Dalam mendukung ketahanan pangan, fakultas juga aktif melakukan riset berbasis potensi lokal. Beberapa hasil penelitian di antaranya pengembangan varietas padi unggul seperti BK Situbondo dan Nutri Zinc, serta kajian komoditas khas Kebumen seperti kelapa genjah entok dan sapi PO Kebumen.

Tak hanya fokus pada riset, kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga terus digencarkan, terutama dalam pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan agar memiliki nilai tambah serta meningkatkan produktivitas petani.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, membantu petani agar lebih sejahtera melalui inovasi dan pendampingan,” imbuhnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMNU Kebumen juga menjalin kerja sama internasional, di antaranya dengan Korea Selatan dalam bidang teknologi smart farming, serta Taiwan untuk program magang industri mahasiswa. Selain itu, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga telah dilaksanakan hingga ke Malaysia.

Umi mengajak generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK dan petani milenial di Kebumen, untuk tidak ragu memilih sektor pertanian dan peternakan sebagai masa depan.

“Pertanian itu bukan kotor, bukan miskin, tapi menjanjikan, berbasis teknologi, dan bisa membawa kesejahteraan. Mari bersama-sama kita bangun pertanian Indonesia,” pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.