Pendidikan

Edukasi Mitigasi Tsunami Sejak Dini, PMI Kebumen Ajak Siswa SD Tanam Mangrove di Pantai Gajah

77
×

Edukasi Mitigasi Tsunami Sejak Dini, PMI Kebumen Ajak Siswa SD Tanam Mangrove di Pantai Gajah

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya menanamkan kesadaran mitigasi bencana sejak dini terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen melalui Relawan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat). Kali ini, kegiatan edukatif dipadukan dengan aksi nyata berupa penanaman pohon bakau bersama puluhan siswa SD Negeri 2 Waluyorejo, Kecamatan Puring.

Kegiatan diikuti sebanyak 75 siswa dan guru, di pesisir Pantai Gajah, Senin (27/4/2026).. Sebelum turun langsung menanam, para peserta terlebih dahulu mendapatkan edukasi seputar mitigasi bencana, manfaat ekosistem mangrove, hingga teknik penanaman yang benar. Kegiatan juga dikemas menarik melalui sesi outbound sehingga suasana belajar terasa menyenangkan.

Sebanyak 30 bibit pohon bakau ditanam dalam kegiatan tersebut, dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti ajir dan tali pengikat. Edukasi disampaikan oleh fasilitator PMI Kebumen, Intan dan Dariman, yang berhasil membangun antusiasme para siswa sepanjang kegiatan.

Relawan SIBAT PMI Kebumen, Dariman, menegaskan pentingnya edukasi mitigasi bencana bagi generasi muda, terutama mengingat wilayah Kebumen yang berada di kawasan pesisir selatan rawan terhadap potensi tsunami.

“Kebumen memiliki garis Pantai Selatan yang cukup luas dan salah satu ancaman utamanya adalah tsunami. Maka dari itu, mitigasi bencana bisa dimulai dari hal sederhana seperti penanaman pohon bakau bersama siswa,” jelas Dariman.

Ia juga menambahkan bahwa pohon bakau memiliki peran penting dalam meredam dampak gelombang laut. Struktur akar yang kuat dan menjalar mampu menjadi benteng alami dalam menghadapi terjangan ombak besar.

“Karakteristik akar bakau yang kokoh dan menjalar panjang ke dalam tanah membuatnya mampu menghambat kekuatan ombak laut, sehingga sangat efektif sebagai upaya mitigasi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Waluyorejo, Kristiana Andayani, S.Pd.SD, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung yang berharga bagi siswa.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kegiatan ini. Anak-anak mendapatkan edukasi luar biasa sekaligus praktik langsung menanam pohon bakau di Pantai Gajah. Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi mereka,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap bencana dapat tumbuh sejak usia dini, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mitigasi bencana berbasis lingkungan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.