KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 17 orang Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Kebumen dipastikan menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. Penundaan ini disebabkan oleh kondisi kesehatan serta adanya jamaah yang meninggal dunia.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kebumen, Suwaibatul Aslamiyah, menyampaikan bahwa total jamaah haji asal Kebumen yang siap berangkat tahun ini mencapai 1.743 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 855 jamaah laki-laki dan 888 jamaah perempuan.
“Untuk jamaah termuda atas nama Candra Solakhul Rijal usia 18 tahun, sedangkan jamaah tertua Ratmi Kasbani berusia 91 tahun,” jelasnya, Rabu (22/4).
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 17 calon jamaah yang menunda keberangkatan karena faktor kesehatan dan meninggal dunia. Kekosongan kuota tersebut akan diisi oleh jamaah cadangan yang telah melakukan pelunasan biaya haji.
“Yang mundur dari Kebumen, penggantinya belum tentu dari Kebumen karena diambil dari daftar cadangan yang sudah siap,” ungkapnya.
Lebih lanjut, jamaah haji asal Kebumen akan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 hingga 16. Seluruh jamaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Yogyakarta.
Rencananya, prosesi pelepasan jamaah akan dilaksanakan di Pendopo Kabumian Kabupaten Kebumen sebelum keberangkatan menuju embarkasi.
Pada penyelenggaraan haji tahun ini, terdapat sedikit perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Para jamaah akan terlebih dahulu diinapkan di Hotel Ibis-Novotel sebelum diberangkatkan melalui Bandara Internasional Yogyakarta menuju Arab Saudi.
Adapun jadwal masuk embarkasi dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Mei 2026. Sementara itu, jadwal penerbangan menuju Tanah Suci akan dimulai pada 7 hingga 12 Mei 2026.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kebumen mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Kami mengingatkan jamaah untuk selalu menjaga kesehatan dan tidak lupa membawa obat-obatan pribadi, karena banyak jamaah yang rutin mengonsumsi obat dengan pendampingan,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















