PERISTIWA

Ikuti Google Maps, Motor Wisatawan Asal Depok Terjun ke Jurang 15 Meter di Purworejo, Satu Tewas

1843
×

Ikuti Google Maps, Motor Wisatawan Asal Depok Terjun ke Jurang 15 Meter di Purworejo, Satu Tewas

Sebarkan artikel ini
FOTO ILUSTRASI AI

PURWOREJO, Kebumen24.com — Perjalanan liburan satu keluarga asal Depok, Jawa Barat, berakhir tragis di Purworejo. Sebuah motor matic Honda PCX bernomor polisi AA 3040 TL yang mereka tumpangi terjun ke jurang sedalam 15 meter di Desa Tlogoguo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Minggu (13/7/2025) malam.

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, satu orang tewas di lokasi, sementara tiga korban lainnya selamat namun mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Syifa Fauziah (34), yang merupakan istri pengendara. Sementara sang suami, Eko Suryanto, bersama dua anak mereka, Fako Alvaro dan Eksi Isvara, selamat meski mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Diduga kecelakaan terjadi karena rem blong saat melaju di turunan curam kawasan Tuksongo, Kaligesing. Motor kehilangan kendali dan terjun ke jurang yang berbatasan dengan tebing sungai, di area yang terkenal dengan tikungan tajam dan medan ekstrem.

Ketua Sinergi Ambulans Purworejo sekaligus Staf PMI, Yuli Haryono, menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kami mendapat telepon dari warga yang melaporkan adanya kecelakaan tunggal. PMI langsung mengirim ambulans. Saat tiba, dua korban sudah berada di dasar jurang, sedangkan dua anak-anak berada di atas,” jelas Yuli, Senin (14/7/2025).

Salah satu anak dilaporkan mengalami hematoma di bagian belakang kepala, sedangkan anak lainnya dalam kondisi relatif stabil. Sementara Eko mengalami patah tulang di kedua lengan dan kaki kanan. Korban meninggal ditemukan dalam kondisi sudah ditutupi kain oleh warga setempat.

Semua korban berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 30—45 menit meski medan sangat curam dan gelap. Seluruh korban kemudian dibawa ke IGD RSUD Tjitrowardojo Purworejo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Evakuasi melibatkan PMI Purworejo, relawan ambulans Desa Plipir, ambulans Masjid Baitul Karim Desa Brenggong, warga, dan pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan para korban selamat, keluarga ini baru saja pulang berlibur dari Yogyakarta dan hendak menuju Kutoarjo. Karena tidak familiar dengan medan, mereka menggunakan aplikasi navigasi Google Maps yang mengarahkan melalui jalur Kaligesing — kawasan yang dikenal curam dan rawan kecelakaan.

“Jalur ini memang cukup ekstrem dan sering membuat pengendara yang tidak hafal jalan mengalami kesulitan,” tambah Yuli.

Kini, keluarga korban masih menjalani perawatan intensif, sementara jenazah Syifa sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.