KLIRONG, Kebumen24.com – Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen secara resmi dilepas untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Pelepasan ditandai dengan serah terima secara simbolis dari DPL kepada Kepala Desa, menandai dimulainya masa pengabdian, di Balai Desa Jogosimo Senin, 28 Juli 2025.
Hadir Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Agus Nur Sholeh, M.Pd, Kepala Desa Jogosimo, Muhtasimudin, S.Pd beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota kelompok KKN. Di akhir acara, dilakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi awal dari rangkaian kegiatan KKN di Desa Jogosimo.(
Selama sekitar 40 hari ke depan, para mahasiswa akan menjalankan sejumlah program dengan fokus pada tiga aspek utama, pendampingan objek wisata, penguatan masjid, dan pengembangan UMKM.
Beberapa program unggulan yang akan dijalankan di antaranya pembuatan Google Sites dan konten media sosial untuk branding wisata Kaliratu, program “Clean Mosque dan Green Mosque”, serta pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM lokal.
Ketua kelompok KKN, Nabil Kholili, yang menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa bukan semata-mata untuk mengajari masyarakat, melainkan untuk belajar bersama masyarakat
“Bila mahasiswa yang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi merasa dirinya lebih tinggi dan gengsi melebur ke masyarakat desa, lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali,” ujar Nabil.
Dosen Pembimbing Lapangan, Agus Nur Sholeh, M.Pd, berharap agar mahasiswa mampu berkontribusi aktif dan membawa dampak positif selama berada di desa.
“Kami percaya bahwa mahasiswa dapat menjadi bagian penting dari solusi di masyarakat. Melalui KKN ini, diharapkan ada sinergi antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas sosial yang ada di desa,” ungkap Agus.
Sementara itu, Kepala Desa Jogosimo, Muhtasimudin, S.Pd, menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN. Ia menaruh harapan besar atas sinergi mahasiswa dengan warga dalam upaya pemberdayaan desa.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa berbaur dengan warga dan menjadi bagian dari keluarga besar Jogosimo. Silakan manfaatkan potensi desa, seperti konservasi penyu Kaliratu dan kegiatan pemberdayaan lainnya,” tuturnya. (K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















