Jurnalis WargaJurnalis WargaPendidikanTeknologi

Pengertian Jurnalisme Warga dan 5 Aktivitasnya

2207
×

Pengertian Jurnalisme Warga dan 5 Aktivitasnya

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi Jurnalis Warga

KEBUMEN, Kebumen24.com – Jurnalisme warga dalam bahasa Inggris disebut citizen journalism. Dalam jenis jurnalisme ini, praktik pencarian berita dilakukan oleh warga.

Dilansir dari Kompas.com, Senin 1 Juli 2024, Warga yang dimaksud dalam citizen journalism adalah mereka yang bukan jurnalis profesional. Jadi, jurnalisme warga bisa dilakukan oleh warga biasa tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan jurnalistik atau kewartawanan.

Melansir dari situs Encyclopaedia Britannica, jurnalisme warga adalah kegiatan atau praktik jurnalisme, dilakukan oleh orang-orang yang bukan jurnalis profesional.

Praktik jurnalisme yang dimaksud meliputi kegiatan pencarian, pengumpulan, dan penyusunan fakta menjadi informasi atau berita, dengan gaya penulisan dan penyampaiannya sendiri.

Berbeda dengan praktik jurnalisme lainnya, media yang digunakan dalam jurnalisme warga biasanya berupa web, blog, atau media sosial yang sengaja dirancang oleh individu atau kelompok.

Dikutip dari buku Public Service (Tinjauan Teoretis dan Isu-isu Strategis Pelayanan Publik) (2018) karya M. Chazienul Ulum, citizen journalism melibatkan warga dalam mengabarkan atau melaporkan suatu peristiwa.

Informasi yang disampaikan dalam jurnalisme warga lebih berfokus pada konten yang berkaitan dengan isu kepentingan publik (public interest issue). Artinya konten yang dibuat adalah konten yang penting untuk disampaikan serta memiliki daya tarik publik.

Bentuk aktivitas jurnalisme warga

Jurnalisme warga bisa dikategorikan dalam jurnalisme publik. Karena tidak terikat dengan profesi tertentu, sehingga menghadirkan independensi, reliabilitas, akurasi, serta relevansi informasi.

Dalam buku Journalism Today (2019) karya Andi Fachruddin, menurut Barlow, ada lima bentuk aktivitas jurnalisme warga (citizen journalism), yakni:

  1. Adanya partisipasi audiens, berupa penulisan dan pengunggahan tanggapan yang dilampirkan untuk mengomentari berita, blog pribadi, foto, atau video yang diambil dari kamera gadget, atau berita lokal yang ditulis pengguna komunitas.
  2. Berita independen dan informasinya ditulis dalam situs web. Jurnalisme warga menghasilkan informasi atau berita yang sifatnya independen, yang kemudian ditulis dalam situs web.
  3. Partisipasi di berita situs, berupa komentar pembaca atas sebuah berita yang diunggah atau disiarkan media tertentu.
  4. Tulisan ringan, seperti dalam milis, dan email. Bentuk jurnalisme warga ini berarti berita atau informasi yang disampaikan merupakan tulisan ringan.
  5. Situs pemancar pribadi, artinya menggunakan video situs pemancar dalam menyebarkan informasi.

Demikian penjelasan Pengertian Jurnalisme Warga. Semoga Bermamfaat.


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.