KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), digelar apel gelar pasukan satgas penanganan Karhutla 2023. Apel dilaksanakan di Objek Wisata Bukit Pentulu Indah, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, Kamis 24 Agustus 2023.
Apel ini menyusul wilayah Jawa Tengah memasuki musim kemarau yang berpotensi terjadinya karhutla sehingga semua wajib waspada.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin saat kegiatan mengungkapkan, apel gelar ini sebagai pengecekan kesiapan baik kekuatan maupun kelengkapan semua pihak, termasuk stakeholder terkait sebagai langkah awal. Peserta apel terdiri dari kompi gabungan Polres Kebumen, Kodim 0709 Kebumen, Satpol PP, Damkar, Polhut, BPBD, Tagana, PMI, SENKOM, dan RAPI, siap menjadi garda terdepan penanggulangan karhutla di wilayah Kebumen.
“Kondisi cuaca dan iklim di wilayah Jateng khususnya Kebumen terdapat penurunan curah hujan di bawah normal yang menyebabkan peningkatan suhu di daratan. Sehingga situasi ini berpotensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” jelas AKBP Burhanuddin didampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Kapolres mengajak dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat di Kabupaten kebumen untuk bersama-sama menjaga lingkungan alam, dengan tidak membuat api sembarang di sekitar hutan, ataupun membuka lahan di hutan dengan cara dibakar.
Dikatakan, pembakaran hutan dengan disengaja berdasarkan Undang-undang Kehutanan merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana serta denda.
Pelaku pembakaran hutan dapat dijerat dengan Undang-undang Kehutanan Pasal 78 Ayat 3 UU 41 Tahun 1999 dengan pidana penjara maksimal 15 tahun dan atau denda maksimal Rp. 5 miliar.
“Ini harus dipatuhi bersama demi kebaikan bersama. Kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama. Selanjutnya bagi warga yang melanggar tentunya ada sanksi hukumannya,” tuturnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















