BantuanPOLRES kebumen

Hari Jadi Propam Polri ke-24, Warga Alian Dapat 20 Ribu Liter Air di Tengah Kekeringan

×

Hari Jadi Propam Polri ke-24, Warga Alian Dapat 20 Ribu Liter Air di Tengah Kekeringan

Sebarkan artikel ini

ALIAN, Kebumen24.com — Warga di sejumlah wilayah Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, yang terdampak kekeringan mendapat bantuan air bersih. Sebanyak empat tangki atau total 20 ribu liter air bersih disalurkan Bidpropam Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres Kebumen, Rabu (23/9/2026).

Bantuan tersebut disalurkan dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24. Penyaluran dilakukan mulai pukul 09.00 WIB dan dipusatkan di Dukuh Jogonayan, Desa Surotrunan, serta Dukuh Karangdadi, Desa Bojongsari, Kecamatan Alian.

Musim kemarau panjang membuat warga di wilayah tersebut kesulitan mendapatkan air bersih. Sejumlah sumber air mengering sehingga kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi melalui bantuan air tangki.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga di tengah musim kemarau.

“Semoga bantuan air bersih dari kepolisian ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air akibat musim kemarau,” kata AKBP Putu.

Di Dukuh Jogonayan, air langsung ditampung ke tempat penampungan warga dan jeriken yang telah disiapkan. Penyaluran kemudian dilanjutkan ke Dukuh Karangdadi, Desa Bojongsari.

Kepala Dusun Jogonayan, Nursalim, mengatakan kekeringan yang terjadi tahun ini cukup parah. Menurutnya, persoalan kekurangan air bersih bukan hal baru bagi warga setempat.

“Terima kasih atas bantuan air bersih dari Bidpropam. Kekeringan kali ini cukup parah,” kata Nursalim.

Nursalim mengatakan sebelumnya warga hanya memperoleh jatah dua tangki air bersih dalam sepekan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena keterbatasan pasokan.

Warga, kata dia, telah meminta tambahan bantuan. Namun, kuota distribusi air bersih di tingkat kabupaten juga terbatas, yakni sekitar 100 tangki.

“Kalau sebelumnya dalam seminggu kami hanya mendapat dua tangki dari BPBD karena keterbatasan. Kami sudah meminta tambahan, tetapi kuotanya juga terbatas,” ujarnya.

Warga juga pernah berupaya mengatasi persoalan tersebut secara mandiri dengan melakukan pengeboran sumber air hingga kedalaman sekitar 100 meter. Namun, upaya tersebut tidak berhasil mendapatkan sumber air yang diharapkan.

“Masalah ini sudah puluhan tahun setiap musim kemarau. Kami pernah swadaya dengan masyarakat melakukan pengeboran, tetapi gagal. Kedalamannya sampai sekitar 100 meter,” kata Nursalim.

Selain dari BPBD dan kepolisian, sejumlah pihak lain juga telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga untuk memenuhi kebutuhan selama musim kemarau.

Penyaluran bantuan tersebut melibatkan personel Bidpropam Polda Jawa Tengah, Sipropam Polres Kebumen, personel Propam Polsek jajaran, serta Polsek Alian. (K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.