SEMARANG, Kebumen24.com – Yayasan Bina Cinta Keluarga (BCK) terus memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan dan penjajakan kerja sama antara Yayasan Bina Cinta Keluarga dan PT Phapros Tbk Semarang yang berlangsung di Kantor PT Phapros Semarang, Rabu (23/9/2026).
Pada kesempatan tersebut, Yayasan BCK menerima dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Phapros berupa vitamin yang diperuntukkan bagi keluarga di desa. Dukungan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih luas, khususnya di bidang kesehatan keluarga.
Dalam pertemuan PT Phapros Tbk diwakili Manager TJSL, Asyera Dewi Barita. Sementara Yayasan BCK diwakili Humas Yayasan, Ilham Sahreza, S.H.
Founder Yayasan Bina Cinta Keluarga, Prof. Dr. Azam Syukur Rahmatullah, menyambut baik dukungan sekaligus peluang kerja sama yang dibuka oleh PT Phapros.
Menurut Prof. Azam, keterlibatan dunia usaha dapat membantu memperluas jangkauan program sosial yang dikembangkan yayasan, terutama program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga dan masyarakat.
“Saya selaku Founder Yayasan Bina Cinta Keluarga menyambut baik keterlibatan dan penguatan daya dukung serta kerja sama dengan PT Phapros Semarang. Kami berharap sinergi ini tidak hanya berhenti pada dukungan CSR, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam berbagai program untuk penguatan kesehatan dan ketahanan keluarga,” ujar Prof. Azam.
Ia menjelaskan, Yayasan BCK memiliki sejumlah program yang berpotensi dikolaborasikan dengan PT Phapros. Program tersebut meliputi kesehatan keluarga, kesehatan mental, parenting, pemberdayaan masyarakat, hingga pendampingan keluarga.
Sementara itu, Manager TJSL PT Phapros Tbk, Asyera Dewi Barita, menyampaikan keterbukaan pihaknya terhadap berbagai peluang kolaborasi dengan Yayasan BCK.
“Kami melihat ada ruang yang cukup luas untuk dikolaborasikan bersama Yayasan Bina Cinta Keluarga. Tidak hanya dalam bentuk dukungan CSR, tetapi juga melalui berbagai kegiatan edukasi dan program kesehatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Asyera.
Pembahasan kerja sama juga mencakup peluang kolaborasi di bidang kesehatan mental keluarga, edukasi kesehatan, serta kegiatan promotif dan preventif yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Humas Yayasan BCK, Ilham Sahreza, S.H., turut memaparkan sejumlah program yang sedang dan akan dikembangkan yayasan.
Salah satunya adalah program pendampingan keluarga pasca perceraian.
Program tersebut ditujukan untuk membantu individu dan keluarga menghadapi berbagai persoalan psikologis, sosial, dan keluarga setelah perceraian.
Yayasan BCK juga menyampaikan rencana penyelenggaraan seminar keluarga dan kesehatan di Hotel Mexolie Kebumen. PT Phapros menyatakan terbuka untuk membahas bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, termasuk peluang menghadirkan tenaga profesional di bidang kesehatan.
Selain itu, kedua pihak membahas peluang pengembangan kerja sama secara lebih formal melalui Memorandum of Understanding (MoU). Jika terealisasi, MoU tersebut diharapkan menjadi payung bagi berbagai program kolaboratif antara PT Phapros dan Yayasan BCK.
Prof. Azam menegaskan bahwa kemitraan dengan dunia usaha menjadi bagian dari strategi yayasan untuk memperluas manfaat program kepada masyarakat.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang benar-benar memiliki daya dukung terhadap masyarakat. Ketika kekuatan lembaga sosial seperti Yayasan Bina Cinta Keluarga bertemu dengan dukungan dunia usaha seperti PT Phapros, insyaallah akan semakin banyak keluarga yang dapat mendapatkan manfaat,” tutur Prof. Azam.
Ke depan, kolaborasi kedua pihak diharapkan dapat mencakup edukasi kesehatan keluarga, kesehatan mental, parenting, pendampingan keluarga pasca perceraian, seminar kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga program kesehatan keluarga berbasis desa.
Dukungan CSR berupa vitamin dari PT Phapros menjadi langkah awal dalam proses penjajakan kemitraan kedua pihak. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang untuk memperkuat kesehatan, ketahanan, dan kesejahteraan keluarga di Indonesia. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















