Pendidikan

Guru Piket Jadi Garda Terdepan Jaga Ketertiban dan Kelancaran KBM di SMK Muhammadiyah

×

Guru Piket Jadi Garda Terdepan Jaga Ketertiban dan Kelancaran KBM di SMK Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kelancaran proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan sekolah tidak hanya bergantung pada guru yang mengajar di dalam kelas. Di balik berlangsungnya aktivitas pembelajaran yang tertib, terdapat peran guru piket yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga kedisiplinan dan memastikan berbagai aktivitas sekolah tetap berjalan kondusif.

Hal tersebut disampaikan Desi, salah satu guru piket SMK Muhammadiyah, saat diwawancarai tim Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Rabu (16/9/2026).

Desi menjelaskan, tugas guru piket cukup beragam. Selain mencatat kehadiran guru dan karyawan, guru piket juga bertugas memastikan kelas tetap mendapatkan pelayanan pembelajaran ketika ada pengajar yang berhalangan hadir.

“Yang utama adalah mengabsen keberangkatan Bapak/Ibu guru maupun karyawan. Jika ada pengajar yang tidak hadir, kami menanyakan tugasnya lalu menyampaikannya ke kelas-kelas,” jelas Desi.

Guru piket juga menjadi bagian dari pelayanan administrasi bagi siswa yang membutuhkan izin selama jam sekolah, termasuk siswa yang sakit atau memiliki kepentingan tertentu sehingga harus meninggalkan lingkungan sekolah.

Untuk memastikan pengawasan berlangsung sepanjang hari, jadwal guru piket dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung mulai pukul 06.30 WIB hingga 12.00 WIB, sebelum waktu istirahat. Selanjutnya, sesi kedua dimulai pukul 12.30 WIB hingga berakhirnya kegiatan belajar mengajar, sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam menjalankan tugas, guru piket umumnya berada di meja resepsionis atau area depan ruang Tata Usaha (TU). Meski demikian, pelaksanaan tugas tetap menyesuaikan dengan kondisi dan jadwal mengajar masing-masing guru.

Sementara itu, untuk siswa yang datang terlambat, penanganannya dilakukan melalui tim Bimbingan dan Konseling (BK). Mekanisme tersebut bertujuan agar proses pembinaan dan pemberian konsekuensi terhadap pelanggaran kedisiplinan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Dengan demikian, guru piket dapat tetap menjalankan tugas mengajar, sementara penanganan siswa terlambat dilakukan secara khusus oleh guru BK.

Keberadaan guru piket menjadi bagian penting dalam menjaga ritme aktivitas sekolah. Melalui koordinasi antara guru piket, guru mata pelajaran, tenaga kependidikan, dan tim BK, berbagai kendala yang muncul selama kegiatan belajar mengajar dapat segera ditangani sehingga suasana pembelajaran tetap tertib dan kondusif.

Peran tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kedisiplinan dan kelancaran KBM merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.