Pendidikan

Perpustakaan SMK Muhammadiyah Kutowinangun Jadi Ruang Literasi dan Belajar Siswa

×

Perpustakaan SMK Muhammadiyah Kutowinangun Jadi Ruang Literasi dan Belajar Siswa

Sebarkan artikel ini

KUTOWINANGUN, Kebumen24.com  – Perpustakaan SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terus dimanfaatkan sebagai salah satu pusat literasi sekaligus sarana pendukung kegiatan belajar siswa.

Keberadaan perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk menambah wawasan, mencari informasi, serta mengembangkan kebiasaan literasi di lingkungan sekolah.

Hal tersebut disampaikan Aya, salah satu narasumber dari SMK Muhammadiyah Kutowinangun, saat diwawancarai tim siswa dalam rangka tugas Pelatihan Jurnalistik, Rabu (16/9/2026).

Perpustakaan tersebut berada di lokasi yang cukup strategis, yakni di samping ruang kantor guru lama. Di dalamnya tersedia berbagai koleksi bacaan, mulai dari buku pelajaran, buku paket, hingga buku cerita dan novel.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, perpustakaan juga dilengkapi meja dan kursi sebagai area membaca. Ruangan yang menggunakan pendingin udara membuat siswa lebih nyaman ketika membaca maupun mengerjakan tugas.

Aya mengatakan, perpustakaan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun karyawan.

“Perpustakaan penting untuk membantu siswa memperoleh pengetahuan, menambah informasi, serta menjadi sarana rekreasi edukatif di sela kegiatan belajar,” ujar Aya.

Menurutnya, siswa biasanya memanfaatkan waktu istirahat maupun pergantian jam pelajaran untuk berkunjung ke perpustakaan. Selain membaca, siswa juga dapat memanfaatkan koleksi buku sebagai sumber referensi untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Untuk menjaga ketertiban, setiap siswa yang berkunjung diharuskan mengikuti aturan yang berlaku. Pengunjung perlu masuk dengan tertib, mengisi daftar kunjungan, serta melaporkan proses peminjaman buku kepada petugas perpustakaan.

Upaya meningkatkan minat baca juga terus dilakukan melalui penyediaan koleksi yang beragam, penciptaan suasana perpustakaan yang nyaman dan kondusif, serta pelaksanaan kegiatan literasi secara berkala.

Keberadaan perpustakaan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi mampu menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk membaca, berpikir kritis, mencari informasi, dan mengembangkan pengetahuan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.