EkonomiPemerintahan

Selama Gelaran KIE, Bupati Sebut Investasi Masuk Sudah Melebihi Target

1597
×

Selama Gelaran KIE, Bupati Sebut Investasi Masuk Sudah Melebihi Target

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Adanya gelaran Kebumen International Expo, ternyata berefek pada tumbuhnya kepercayaan dunia investasi di Kabupaten Kebumen. Dengan begitu, sebentar lagi bisa dipastikan Kebumen akan menInggalkan statusnya sebagai Kabupaten termiskin di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto, usai membuka Training TKDN, di Trio Azana Style Hotel Kebumen, Selasa, 28 Juni 2022. Ia mengaku optimis investasi yang masuk ke Kabupaten Kebumen bakal melebihi target.

Ini terbukti dari selama gelaran KIE berlangsung, dimana Investasi bakal masuk hingga mencapai setengah triliun rupiah atau lima kali lipat dari target sebelumnya. Untuk itu ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat Kebumen.

Dengan Investasi ini akan membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya lebih kurang 1000 hingga 2000 orang. Diharapkan Kebumen kembali bangkit dari keterpurukan ekonomi khususnya usai pandemi covid 19.

” Alhamdulillah dari Kebumen International Expo ke 4 hari ini, target kita untuk investasi Rp 100 milyar malah mencapat setengah trilun. Insya Allah di hari Kamis nanti kita akan tanda tangan. Ada dua sektro sebenarnya, tapi dari satu sektor saja sudah mencapai 35 juta USD atau sekitar Rp 400 miluar lebih,” Ucapnya.

Menurut bupati, kepercayaan investor yang akan masuk ke Kebumen ini tumbuh berkat adanya gelaran KIE. Disini terlihat semuanya bersatu padu mensukseskan KIE, dan masyarakat pun yakin bisa tumbuh dan berkembang. Dengan begitu timbul trust yang luar biasa bagi para pengusaha yang akan berinvestasi di Kebumen

” Inilah ketika expo kalo memang betul betul ada mereka melihat betul sehingga ada kepercayaan trust untuk kabupaten Kebumen. Ini belum kita hitung dengan yang lain, ada yang sedang berjalan,” Jelasnya.

Investor ini juga telah melakukan pelatihan bagi masyarakat Kebumen, agar memperoleh Sumber Daya Manusia yang terampil. Saat ini hanya tinggal komitmen, antara pengusaha dan pemerintah. Sedangkan untuk pabriknya, rencananya akan didirikan di Kecamatan Gombong.

” Pertama dia sudah melakukan pelatihan, saya yakin karena mereka kalo investasi besar kalo SDM nya kita tidak terampil sesuai yang diharapkan juga tidak akan bisa berjalan. Untuk saat ini mereka sudah menurunkan alat dan pelatihan. Pabrik tersebut Insya Allah didirikan di daerah Gombong,” Terangnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, salah satu yang membuat ketertarikan investor terhadap Kabupaten Kebumen adalah kemudahan dalam perijinan. Dimana, semua sistemnya kini menggunakan Teknologi informasi dan cukup ditandai tangani kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

‘’ Jadi kini, investasi yang masuk ke Kabupaten Kebumen tidak lagi menunggu tanda tangan Bupati. Bupati cukup berfikir makro, ini Kebumen mau saya bawa kemana supaya lebih cepat maju. Bahkan ada salah satu perusahaan dari Kabupaten Luar yang sudah mintlip mintlip untuk pindah ke Kabupaten Kebumen,’’imbuhnya.

Adanya kemudahan itu, menjadikan arah pembangunan dan investasi di Kabupaten semakin jelas. Dengan begitu masyarakatnya bisa sejahtera dan mandiri.

Disisi lain Bupati juga menjelaskan alasan kenapa siswa sekolah dan warga diminta menghadiri Gelaran KIE. ini dimaksud agar warga serta anak anak bisa mengetahui dan merasa memiliki bahwa KIE milik bersama.

” Sempat ada yang nanya, pk Bupati kenapa siswa sekolah diminta menghadiri KIE, ini supaya mereka mengetahui dan merasa memiliki. ada ekonomi, budaya seni dan kreatifitas semua kita tampilkan,’tandasnya.(k24/imam).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.