KEBUMEN, Kebumen24.com,- Puluhan kader dari 23 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-P Kebumen mendesak Ketua Ketua DPC PDI-P Kebumen Saiful Hadi dicopot atau mundur dari jabatannya. Desakan ini ditandai dengan membubuhkan tanda tangan diatas selembar kain putih.
Tak hanya itu, mereka juga menyegel ruang kerja Saiful Hadi. Aksi ini berlangsung di Kantor DPC PDI-P jalan sarbini Kebumen Senin, 28 Maret 2022.
“Hari ini kita melakukan tanda tangan bersama 23 PAC. Ini sebagai tanda mosi tidak percaya terhadap ketua partai. Surat mosi tidak percaya tersebut sudah kita berikan langsung ke DPP kemarin,” jelas Ketua PAC Puring Suratman.
Tuntutan para kader tersebut merupakan, buntut dari kekecewaan terhadap ketua yang diduga melakukan hal-hal yang dianggap melanggar aturan partai dan melanggar perbuatan melawan hukum.

Ada 14 poin yang dilampirkan dalam surat mosi tidak percaya yang dikirimkan ke DPP. Diantaranya poin utama dalam tuntutan para kader ini adalah terkait dengan sisa dana Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020 yang tidak transparan. Selain itu juga terkait dengan dana Bansos.
Salah satu Anggota PAC Petanahan Saiful Ulum orasinya menyampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Saiful Hadi sudah tidak layak lagi memimpin DPC PDI Perjuangan Kebumen. Ini disebabkan karena Saiful Hadi tidak pernah menampung dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan kader.
“Hari ini kami menuntut kepada partai setidaknya Saiful Hadi dinonaktifkan sebagai ketua partai. PDI Perjuangan Kebumen bisa jalan meski tanpa seorang Saiful Hadi sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen,” tegas Ulum. k24/imam)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















