PERISTIWA

Tenggelam Saat Mandi di Sungai Luk Ulo Kebumen, Pelajar Ditemukan Meninggal Dunia

109
×

Tenggelam Saat Mandi di Sungai Luk Ulo Kebumen, Pelajar Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi korban oleh tim SAR setelah ditemukan sekitar 30 meter dari titik awal tenggelam di bawah Jembatan Renville.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Luk Ulo, tepatnya di bawah Jembatan Renville, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Minggu (26/4/2026) pagi. Seorang pelajar asal Kabupaten Cilacap dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi bersama teman-temannya.

Korban diketahui bernama Ganindra Caesar Putra (16), yang tengah menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren ternama di Kebumen. Insiden terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat korban bersama empat rekannya mandi di sungai.

Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, menjelaskan korban diduga tidak mampu mengendalikan diri saat arus sungai cukup deras. Akibatnya, korban terseret dan sempat hilang dari penglihatan teman-temannya.

“Korban mandi bersama empat temannya, namun satu orang diduga tenggelam dan sempat hilang,” ujar Heri dalam keterangan resminya.

Mendapat laporan kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kebumen, Basarnas Unit Siaga SAR (USS) Kebumen, Polsek Kota Kebumen, PMI, serta unsur TNI langsung bergerak cepat melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Setelah dilakukan penyisiran intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.50 WIB dalam kondisi tidak sadarkan diri, kurang lebih 30 meter dari titik awal tenggelam. Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Heri Purwanto menambahkan, koordinasi lintas instansi dilakukan sejak awal untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

“Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait,” imbuhnya.

BPBD Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Terlebih pada kondisi arus yang tidak menentu dan berpotensi membahayakan keselamatan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.