PERISTIWAPolitik

Reses Anggota DPRD Provinsi di Kebumen Berujung Ricuh

1822
×

Reses Anggota DPRD Provinsi di Kebumen Berujung Ricuh

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Reses Angota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan diwarnai kericuhan. Pendemo yang merupakan Kader PDI-P sendiri, mempertanyakan sisa dana Pilbup sebesar Rp 1,8 M kepada Saiful Hadi yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen.

Para peserta aksi membawa poster bertuliskan ” Sisa Dana Pilbup Sebesar 1 Milyar Dibawa Lari Kemana” Di kantor PDI-P Kebumen Sabtu, 12 Februari 2022. Para pendemo ini meminta kepada Saiful Hadi untuk menjelaskan dana tersebut dipergunakan untuk apa saja.

Adu argumen, terus terjadi dan antara masa pendemo dan Ketua DPC PDI-P itu. Merasa tersudut, Saiful Hadi akhirnya meninggalkan lokasi reses. Ini yang akhirnya, memicu kericuhan antar kader.

” Kedatangan mereka ini salah tempat, karena mempertanyakan dana Pilbup yang sudah dilaporkan ke Bupati dan Wakil Bupati saat itu, dan telah dilaporkan juga hingga ke DPW dan DPP,” Ucap Saiful Hadi.

Meskipun demikian, pihaknya meminta kepada para kader untuk tetap solid dan mendukung Bupati dan Wakil Bupati Kebumen terpilih. Menurutnya hal ini, merupakan hal biasa di tubuh PDI-P.

Dirinya yakin, meski saat ini terjadi kericuhan, para kader akan kembali bersatu kembali saat pemilu nanti. Terlebih, marwah PDI-P tegak lurus dan solid akan perintah pimpinan di DPP.

” Ini hal biasa, coba besok kalo Pemilu. bu Mega siapa calonnya pasti mereka bersatu kembali,” Ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pendemo yang masih menjabat struktural PDI-P mengaku kedatangannya ke Reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Komisi x ini hanya meminta klarifikasi. Ketua DPC PDI-P itu diminta untuk menjelaskan sisa dana kampanye tersebut.

” Kami datang kesini sebernarnya hanya meminta penjelasan, sisa dan kampanye sebesar 1,8 M tersebut larinya kemana,” Ujarnya.(k24/imam).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.