SRUWENG, Kebumen24.com – Rusaknya jalan Guyangan menuju Petanahan dikeluhkan sejumlah masyarakat khususnya para pengendara. Terlebih baru baru ini terdapat sebuah truk tronton yang terjebak dilumpur dan menyebabkan akses masyarakat tersendat.
Hal itu disampaikan Asri Amantika salah satu warga RT 03 RW 03 Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Kebumen, Jumat 11 Februari 2022. Menurutnya, akibat jalan yang rusak tersebut saat ini sulit dilalui kendaraan, dan bahkan tak jarang ada kendaraan terperosok jatuh akibat jalan berlubang.
” Sangat tidak nyaman ya mas, karena jalan rusak ini menghambat perjalanan dan juga menyebabkan banyak kecelakaan. Kemarin juga ada dua truk yang terperosok dan menyebabkan jalan macet kurang lebih 24 jam.” Ucap Asri.
Asri menyebut jalan tersebut rusak parah sudah sekitar setengah tahunan. Untuk itu ia berharap agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki. Terlebih setiap hari ia melewati jalan tersebut.
” Semoga jalan dapat segera diperbaiki agar aman dan gampang dilewati karena setiap hari saya lewat jalan ini untuk berbagai keperluan salah satunya antar jemput anak sekolah.” Imbuhnya.
Sementara itu Kepala Desa Karanggedang H. Sutopo mengatakan jalan tersebut masih milik jalan Kabupaten Kebumen. Adapun jarak jalan yang rusak parah kurang lebih 1 Km, dari Guyangan sampai Desa Karanggedang ujung.
” Setahu saya menurut informasi yang saya dengar jalan tersebut masih milik pemerintah Kabupaten, tapi lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung kepada Bupati. Jalan tersebut merupakan jalan alternatif menuju Jogja lewat jalan Deandles dan Jalan Lingkar Selatan (JLS).” Ucapnya.
Ia memperkirakan jalan rusak tersebut diakibatkan karena dilalui kendaraan besar yang melebihi muatan. Menurutnya banyak kendaraan yang melewati jalan tersebut melebihi kapasitas.
” Rata-rata tonase nya itu melebihi, itu kan jalan masih aspal selayaknya itu tidak dilewati kendaraan yang lebih dari 30 ton, itu rata-rata yang lewat situ lebih dari 40 ton keatas.” Imbuhnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat yang melewati jalan tersebut supaya berhati-hati terlebih disaat musim penghujan. Dimana kondisinya banyak yang berlubang dan tidak terlihat karena tertutup genangan air.
” Saya menghimbau kepada pengguna jalan tersebut harus hati-hati terlebih kepada pengguna jalan yang belum pernah lewat jalan tersebut apalagi di musim hujan. Karena tidak tahu terus kendaraannya lewatnya mungkin kencang jadi sangat membahayakan.” Pungkasnya.(K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















