KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya penanganan eceng gondok di aliran Sungai Desa Rowosari, Kecamatan Bonorowo, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pembersihan secara intensif dengan alat berat, aliran sungai yang sebelumnya tersumbat kini kembali normal, 28 Februari 2025.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kebumen mengerahkan alat berat untuk mengangkat tumpukan enceng gondok yang menghambat aliran air. Dukungan juga datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen yang menyediakan bahan bakar untuk operasional alat berat.
Selain itu, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Bonorowo, Pemerintah Desa Rowosari, serta warga Desa Patukrejo turut berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini. Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam aksi pembersihan massal.
Kembalinya aliran sungai yang normal disambut positif oleh masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen pun mengimbau warga agar lebih peduli terhadap kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah penyumbatan di masa mendatang. Pemeliharaan rutin juga diharapkan menjadi komitmen bersama demi menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, gotong royong dalam pembersihan secara berkala harus terus dilakukan agar kondisi ini tetap terjaga,” ujar Kabid Darlog BPBD Kebumen, Bagus Priyanto, S.T.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang, dan aliran Sungai Rowosari tetap bersih demi kesejahteraan bersama.(K24/*).
Sumber BPBD Kebumen.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















