PemerintahanPERISTIWAPolitik

Jalan Guyangan Rusak, Mulyadi : Kalo Masih Dilewati Truk Besar, Mending Serahkan Provinsi Saja

1885
×

Jalan Guyangan Rusak, Mulyadi : Kalo Masih Dilewati Truk Besar, Mending Serahkan Provinsi Saja

Sebarkan artikel ini

ALIAN, Kebumen24.com,- Kerap dilewati truk truk besar yang melebihi kapasitas, membuat ruas jalan Guyangan- Petanahan kondisinya semakin rusak parah. Belum lagi minimnya pengawasan dari dinas terkait, sehingga banyak truk truk dengan bebas melawati jalan tersebut.

Baru baru ini terdapat dua truk dengan muatan besar terperosok dan melintang di tengah jalan. Akibatnya akses lumpuh total dan sangat mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat.

Berkaitan dengan hal itu, anggota DPRD Dapil 6 Fraksi PPP Wahid Mulyadi mengusulkan agar jalan tersebut diserahkan ke Provinsi saja. Ini ia sampaikan disela sela kegiatan reses masa persidangan 1 Tahun 2022 di Pondok Pesantren Al-Hasani Kecamatan Alian Kebumen, Jum’at, 11 Februari 2022.

‘’ Saya selaku Anggota DPRD Komisi D mengusulkan jika memang jalan tersebut masih dilewati truk truk besar, serahkan saja jalan ini ke Provinsi.’’ucapnya.

Sebagai Anggota Komisi D, Mulyadi berfokus pada pembenahan jalan di Kabupaten Kebumen. Dimana sebagian besar ruas jalan, khususnya di Dapil 6 kondisinya juga rusak parah. Meski begitu, pihaknya tentu tidak menginginkan adanya jalan rusak seperti yang ada di jalur Guyangan-Petanahan. Namun karena tidak adanya pengawasan dari dinas terkait, sehingga truk bertonase besar, bisa melenggang bebas melawati jalan tersebut.

‘’ Yang selalu dibangun adalah ruas jalan Guyangan – Petanahan yang mana ruas jalan itu adalah jalan kabupaten. Cuma banyak sekali kendaraan yang melebihi kapasitas sehingga jalan tersebut mudah rusak. dan selama ini tidak ada tindakan yang tegas dari Disperkimhub untuk melarang kendaraan itu lewat jalan tersebut,’’Tegasnya.

Mulyadi mengaku masih banyak ruas jalan di dapilnya yang hingga kini belum tersentuh pembangunan sama sekali oleh pemerintah Kabupaten Kebumen. Untuk itu, melalui reses in, peserta diminta fokus pada pembahasan pembenahan jalan. Dengan begitu, usulan mereka, nantinya bisa segera dibawa Dinas PUPR dan BAP3Da untuk perbaikan jalan.

Ia menyebutkan, ruas jalan rusak disejumlah desa belum diberpaiki. Diantaranya Desa Krakal- Pujotirto, Slepi – Karanggayam, Wadasmalang yang tanahnya milik perhutani, Langse – Pujegan khususnya di dukuh kalikemong dan jalan lingkar Poncowarno. Ini menjadi PR besar pemerintah, terlebih insfrastruktur jalan merupakan penunjang utama kemajuan ekonomi masyrakat.

‘’ Untuk targetnya kemungkinan untuk tahun 2023 ataaupun dari Banprov 2023, saya harap betul betul dari pemrintah dan dinas PUPR untuk memperhatikan jalan di Dapil 6, sehingga tidak seperti daerah daerah lain yang saya kira banyak sekali,’’ Pungkasnya.(K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com