ADIMULYO, Kebumen24.com – Dalam rangka mendukung program unggulan Bupati Kebumen yakni ‘’Nandur Wit Go Anak Putu’’, Pemerintah Desa Tegalsari Kecamatan Adimulyo melakukan kegiatan penanaman pohon kelapa genjah wulung. Bibit ini diberikan untuk 500 Kepala Keluarga.
Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Camat Adimulyo Heri Nugroho di salah satu lahan pekeragan warga di Dukuh Melik Desa Tegalsari Kecamatan Adimulyo, Jumat 19 November 2021. Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimcam Adimulyo serta Ketua Tim Penggerak PKK, penyuluh pertanian, perangkat desa, lembaga desa dan masyarkat setempat.
PJ Kepala Desa Tegalsari, Heri Purwanto menjelaskan dari total sebanyak 1.500 bibit kelapa genjah wulung yang dialokasikan dari anggaran desa ini diberikan kepada 500 KK. Dimana masing-masing KK akan memeperoleh 3 bibit beserta pupuk kendang.
“Hari ini kami melakukan penanaman bibit kelapa genjah wulung, nantinya masing-masing KK akan mendapatkan 3 buah bibit dan juga pupuk kendang”, jelas Heri.
Dirinya menuturkan dalam Rencana Anggaran Desa tahun 2021, direncanakan penanaman pohon durian, namun setelah dilakukan kajian dan evaluasi, lahan di desa tersebut kurang produktif apabila ditanami pohon durian. Untuk itu anggaran perubahan desa diputuskan untuk penanaman pohon kelapa genjah wulung. Terlebih dalam kurun 4-5 tahun mendatang pohon yang ditanam sudah bisa dirasakan manfaatnya.
‘’Untuk pemasarannya sendiri nantinya akan dikleola oleh Bumdes. Semoga nantinya kelapa genjah wulung ini bisa menjadi icon bagi Desa Tegalsari, dan menambah pendapatan ekonomi bagi warga”, imbuhnya.
Sementara itu, Camat Adimulyo Heri Nugroho menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan salah satu misi Bupati Kebumen yang ke empat yaitu Nandur Wit Go Anak Putu. Untuk itu masyarakat diminta untuk turut merawat tanaman ini dengan baik agar bisa mendapatkan manfaatnya dikemudian hari.
Disisi lain ia menilai Buah kelapa genjah wulung sendiri banyak memiliki mamfaat, salah satunya dapat dikonsumsi untuk minuman segar juga berkhasiat sebagai minuman kesehatan. Termasuk memiki nilai jual tinggi yaitu sekitar 12-14 ribu per butirnya. Dengan begitu nantinya bisa menambah pendapatan keluarga.
“Kami mendukung dan program ini, karena sejalan dengan salah satu misi Bupati Kebumen yang ke empat yaitu Nandur Wit Go Anak Putu, yang tentunya untuk kemajuan pertanian dan menikatkan pereokonomian warga”, ungkapnya.(K24/ARTA).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















