Olah Raga

250 Karateka Kebumen Adu Kemampuan di Championship Series 2, FORKI Dorong Pembinaan Berkelanjutan

×

250 Karateka Kebumen Adu Kemampuan di Championship Series 2, FORKI Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 250 atlet dari lima perguruan karate di Kabupaten Kebumen turun ke matras dalam Kebumen Karate Championship Series 2 Tahun 2026 di GOR Ki Hajar Dewantara SMK TKM Pertambangan Kebumen, Sabtu (22/8/2026).

Kejuaraan tersebut bukan sekadar perebutan medali. Di balik pertandingan, terdapat agenda yang lebih penting, yakni mengukur sejauh mana pembinaan atlet berjalan, membangun mental bertanding, sekaligus menyiapkan karateka Kebumen agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Mengusung tema “Ksatria di dalam Matras, Teladan di luar Gelanggang Berawal dari Bumi Kebumen”, ajang ini diikuti lima perguruan, yakni BKC, Gabdika, KKI, LEMKARI, dan ASKI.

Para peserta bertanding dalam berbagai kelas untuk memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3. Panitia juga memberikan penghargaan Best of the Best bagi atlet putra dan putri pada kategori junior maupun senior.

Ketua Panitia, Riska, menegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah kejuaraan tidak semata-mata dilihat dari jumlah medali yang diraih.

Menurutnya, kompetisi harus menjadi bagian dari proses pembentukan atlet secara utuh, baik dari sisi kemampuan teknik maupun karakter.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk meraih medali dan prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, serta mempererat persaudaraan di antara insan karate,” ujar Riska.

Ia menyebut Championship Series 2 juga menjadi ruang evaluasi bagi masing-masing kelompok latihan. Hasil pertandingan dapat menjadi gambaran mengenai perkembangan atlet sekaligus bahan untuk memperbaiki pola latihan ke depan.

Riska berharap para peserta tidak hanya memiliki kemampuan bertanding, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap seluruh atlet mampu menunjukkan semangat juang saat bertanding sekaligus menjadi pribadi yang berakhlak mulia, rendah hati, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Ketua Umum FORKI Kabupaten Kebumen, Turisno, mengatakan Kebumen Karate Championship Series 2 merupakan bagian dari program kerja FORKI untuk memperkuat hubungan antar-karateka sekaligus meningkatkan prestasi atlet.

Ia menilai kompetisi rutin penting karena latihan tanpa pengalaman bertanding tidak cukup untuk mengukur kesiapan seorang atlet.

“Tujuannya untuk mempererat antar-karateka di Kabupaten Kebumen. Dengan ajang seperti ini, anak-anak dapat menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan kemampuan bertanding,” ungkap Turisno.

Menurut Turisno, saat ini terdapat lima perguruan atau kelompok latihan karate di Kebumen dengan jumlah anggota sekitar 800 orang. FORKI juga menggelar latihan gabungan atau latgab secara berkala, sekitar empat bulan sekali, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan.

Namun, besarnya jumlah anggota tentu perlu diikuti dengan pembinaan yang terukur. Regenerasi atlet, kualitas pelatih, intensitas kompetisi, hingga keberlanjutan program menjadi tantangan yang harus dijawab bersama.

Sebab, banyaknya peserta dan seringnya kejuaraan digelar belum otomatis menjamin lahirnya atlet berprestasi. Kompetisi harus terhubung dengan sistem pembinaan yang jelas agar potensi atlet tidak berhenti setelah memperoleh medali di tingkat lokal.

Turisno mengatakan sejumlah atlet karate Kebumen juga telah mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin digelar, kami optimistis akan lahir lebih banyak atlet karate berprestasi dari Kebumen yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.