KEBUMEN, Kebumen24.com – Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen berlangsung meriah, Sabtu (22/8/2026). Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur kirab, menyaksikan langsung beragam kesenian, pusaka, hingga gunungan hasil bumi.
Kirab tahun ini mengambil rute yang sama dengan karnaval pembangunan. Rombongan diberangkatkan dari Pendopo Kabumian, kemudian melintasi Jalan Mayjen Soetoyo, Jalan Kusuma, Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Alun-Alun Kebumen, dan berakhir kembali di depan Pendopo Kabumian.
Iring-iringan dibuka dengan penampilan atraktif pasukan bregada SMK Batik Sakti 2 Kebumen bersama Paskibraka. Setelah itu, masyarakat disuguhi berbagai unsur budaya daerah, mulai dari Pusaka Kabupaten Kebumen, Warisan Budaya Takbenda, kereta kuda, hingga forum seniman dan budayawan.
Kemeriahan semakin terasa ketika sejumlah kesenian tradisional tampil dalam kirab. Penari Gambyong, Penari Lawet, Penari Cepetan, dan Penari Kuda Lumping ikut menghidupkan suasana di sepanjang jalur yang dipadati masyarakat.
Rombongan juga membawa gunungan hasil bumi, menampilkan sanggar-sanggar seni, Trah Ki Bodronolo, serta kontingen dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kebumen.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, antusiasme warga terhadap gunungan sempat memunculkan situasi yang cukup riuh. Sejumlah warga mencuri start dan langsung berebut gunungan sebelum aba-aba resmi dari panitia diberikan. Meski demikian, beberapa gunungan berhasil diamankan sehingga rangkaian acara tetap dapat dilanjutkan.
Peristiwa tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya daya tarik tradisi Grebeg Gunungan bagi masyarakat. Di sisi lain, momen tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian tradisi perlu berjalan beriringan dengan ketertiban, keselamatan, dan kesadaran bersama agar budaya tidak kehilangan nilai edukatifnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Anggota DPR RI Amelia Anggraini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Ir. Mohammad Yahya Fuad, S.E., Wakil Bupati Zaeni Miftah, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Edi Rianto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, pimpinan DPRD Kebumen, para asisten dan staf ahli bupati, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Melihat antusiasme masyarakat yang semakin sulit dibendung, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bahkan mempercepat sambutannya sebelum prosesi perebutan gunungan dimulai.
“Alhamdulillah, mari kita ikuti kirab budaya ini dengan baik, tertib, serta menjaga kebersihan dan keamanan,” ujar Lilis.
Setelah menyampaikan pesan singkat tersebut, Bupati mempersilakan masyarakat mengikuti tradisi berebut gunungan.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan nilai kebangsaan.
“Kegiatan ini luar biasa dalam membangkitkan kecintaan kita terhadap nilai-nilai kebangsaan. Inilah yang harus kita hidupkan. Saya sangat bangga dan tersentuh karena menyaksikan langsung bagaimana seluruh warga Kebumen hadir dan bergembira,” ungkap Lestari.
Ia menilai seni dan budaya merupakan bagian penting dari identitas sekaligus martabat sebuah daerah.
Usai mengikuti rangkaian kirab, rombongan kemudian melanjutkan agenda dengan meninjau Festival Kuliner yang digelar di area parkir sisi barat Alun-Alun Kebumen.
Kirab Budaya Hari Jadi ke-397 Kebumen pada akhirnya tidak hanya menjadi tontonan tahunan. Di tengah arus modernisasi, tradisi seperti ini menjadi ruang untuk mempertemukan sejarah, kesenian, hasil bumi, dan masyarakat dalam satu perayaan. Tantangannya adalah bagaimana kemeriahan tersebut tetap dijaga agar tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi benar-benar menjadi bagian dari upaya merawat identitas dan kebudayaan Kebumen.(K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















