KEBUMEN, Kebumen24.com – Mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) VII tahun 2021 di Kabupaten Kebumen, digelar Istighotsah dan doa bersama. Kegiatan ini sekaligus Kick Off Peringatan HSN VII Tahun 2021 PCNU Kebumen.
Acara berlangsung di Sekretariat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen Kamis, 30 September 2021. Kegiatan ditandai dengan pukulan shuttlecock oleh Rois Syuriah PCNU Kebumen KH Afifudin Chanif Al Hasani yang diterima oleh Asisten III Sekda Amin Rahmanurrasjid yang mewakili Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Hadir ejumlah kiai dan tokoh NU Kebumen, Rektor IAINU Kebumen Fikria Najitama MSI, Rektor UMNU Dr Imam Satibi, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kiai Fachrudin Achmad Nawawi, Kabag Kesra Setda Kebumen Muhsinul Mubarok MPd.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH Dawamudin Masdar menyampaikan bahwa momentum peringatan hari santri untuk mengingatkan kembali peran kiai dan santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Bagaimanapun negara sudah mengakomodir melalui Kepres Nomor 22 tahun 2012 tentang Penetapan Hari Santri Nasional,” ujar KH Dawamudin Masdar.
Pada peringatan hari santri tahun ini, berbagai kegiatan akan dilaksanakan. Antara lain yang bersifat seremonial agamis dan olahraga sesuai dengan tema hari santri nasional tahun 2021 “Santri Siaga Jiwa Raga”.
Adapun Untuk lomba keagamaan meliputi lomba membaca kitab kuning, lomba song religi dan lomba paduan suara, MTQ santri dan pelajar, lomba hadroh, hingga promosi pesantren. Sedangkan untuk lomba olahraga antara lain bulu tangkis, bola voly, futsal, hingga gowes komunitas santri.
“Untuk lomba paduan suara, lagu yang dibawakan adalah lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon,” tandasnya.
Karena masih di masa pandemi Covid-19, Dawam berharap semua elemen masyarakat utamanya warga NU dalam memperingati hari santri nasional dengan meriah, tetapi harus memperhatikan protokol kesehatan.
“Jangan sampai Kebumen yang saat ini sudah level 3 kembali menjadi level 4. Kita harus turun menjadi level 2 syukur level 1,” tandasnya seraya menyebutkan salah satu syarat peserta lomba bulu tangkis harus sudah divaksin.
Sementara itu, Ketua RMI PCNU Kebumen Kiai Fachrudin Achmad Nawawi menambhakan bahwa pihaknya optimistis peringatan hari santri nasional di Kebumen berlangsung semangat meskipun dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19
“Selain lomba bersifat tatap muka ada beberapa lomba yang bersifat virtual. Seperti lomba promosi pesantren, peserta membuat video promosi pesantren secara kreatif untuk dinilai,” ujar Gus Fachru, sapaan karibnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















