KEBUMEN, Kebumen24.com – Semangat dan kedisiplinan 19 anggota Pramuka Penegak SMK Ma’arif 5 Gombong terlihat dalam gladi resik Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 di Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Rabu (2/9/2026).
Gladi resik tersebut menjadi tahapan akhir untuk memastikan kesiapan kontingen sebelum mengikuti rangkaian upacara penyerahan Estafet Tunas Kelapa dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kebumen kepada Kwarcab Banjarnegara yang dijadwalkan berlangsung Jumat (4/9/2026).
Dalam kegiatan tingkat regional tersebut, Pramuka SMK Ma’arif 5 Gombong mendapat kepercayaan sebagai Pasukan Inti 2. Mereka mengemban sejumlah tugas penting yang membutuhkan kekompakan, ketelitian, serta kedisiplinan tinggi.
Sebanyak 14 anggota bertugas sebagai Pasukan Pembawa Tunas Kelapa. Mereka akan membawa sekaligus menyerahkan Tunas Kelapa dari Kwarcab Kebumen kepada Kwarcab Banjarnegara.
Sementara itu, dua anggota lainnya dipercaya menjadi Garda Depan yang bertugas memimpin barisan sekaligus membawa spanduk utama kegiatan.
Adapun tiga anggota lainnya bertugas dalam Tim Protokoler. Mereka bertanggung jawab membawa bendera Morse sebagai penanda dimulainya perjalanan pasukan, sekaligus mendukung kebutuhan protokoler seperti naskah amanat serta teks kesan dan pesan.
Bagi para peserta, kesempatan tersebut bukan sekadar menjalankan tugas kepramukaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan mental tampil di hadapan publik.
Salah satu peserta, Ziyah Miftahul Jannah, siswi kelas XI Manajemen Perkantoran SMK Ma’arif 5 Gombong, mengaku bangga mendapat kepercayaan menjadi bagian dari kontingen Kebumen.
Menurutnya, keterlibatan dalam ETK 2026 menjadi pengalaman yang tidak semua pelajar dapatkan. Selain memperoleh pengalaman baru, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan untuk berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai pangkalan dan daerah.
“Ini kehormatan besar bagi saya dan sekolah. Selain menambah jaringan pertemanan dari pangkalan lain bahkan luar kabupaten, tidak semua sekolah punya kesempatan seperti ini,” ujar Ziyah.
Ia menambahkan, persiapan menghadapi hari pelaksanaan telah dilakukan secara serius. Selain latihan baris-berbaris, para anggota juga memperhatikan kerapian atribut, ketangkasan, kekompakan, serta kondisi fisik agar tetap prima selama menjalankan tugas.
Persiapan tersebut mendapat dukungan dari Kwarran Gombong dan Kwarran Sempor yang terus mendampingi proses latihan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh anggota memahami tugas dan posisi masing-masing.
Dengan gladi resik yang telah dilaksanakan, kontingen Pramuka SMK Ma’arif 5 Gombong kini semakin siap menghadapi pelaksanaan ETK 2026.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















