KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 262 murid madrasah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 jenjang MTs/SMP tingkat Kabupaten Kebumen di MTsN 2 Kebumen, Selasa (8/9/2026). Kompetisi yang melombakan bidang Matematika, IPA, dan IPS tersebut berlangsung dalam tiga sesi.
Pelaksanaan OMI 2026 mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin. Ia datang ke lokasi untuk memantau pelaksanaan sekaligus memastikan kompetisi berjalan tertib dan lancar.
Anif Solikhin meninjau sejumlah ruang laboratorium komputer yang digunakan sebagai lokasi pelaksanaan OMI. Selain memantau jalannya kompetisi, ia juga menyapa guru pendamping dan menanyakan kesiapan serta kendala yang dihadapi selama kegiatan.
“Tidak ada kendala, kan, Bapak/Ibu? Tetap semangat dan mudah-mudahan murid-murid kita mendapatkan hasil terbaik,” ujar Anif saat berdialog dengan para pendamping.
Menurut Anif, OMI tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi murid untuk mengukur kemampuan, mengembangkan potensi, sekaligus membangun mental kompetitif.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan percaya diri. Hasil yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembinaan untuk meningkatkan kemampuan murid, khususnya di bidang sains.
“Anak-anak harus menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga. Menang tentu menjadi harapan, tetapi proses belajar, keberanian berkompetisi, dan semangat untuk terus meningkatkan kemampuan juga memiliki nilai penting,” katanya.
Anif berharap dari pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Kebumen dapat muncul talenta-talenta terbaik yang mampu melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Tengah hingga nasional.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen sekaligus Ketua Komite OMI Kabupaten Kebumen, H. Mulyono, menjelaskan OMI 2026 jenjang MTs/SMP diikuti 262 peserta. Seluruh peserta merupakan murid madrasah yang berkompetisi dalam tiga bidang.
Pelaksanaan kompetisi dibagi menjadi tiga sesi untuk menyesuaikan mata pelajaran sekaligus kapasitas ruang laboratorium komputer di MTsN 2 Kebumen.
Kompetisi Matematika digelar pada sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB. Sebanyak 89 peserta mengikuti kompetisi tersebut dan ditempatkan di tiga laboratorium komputer.
Selanjutnya, kompetisi IPA berlangsung pada sesi ketiga pukul 13.00–15.00 WIB dengan jumlah 88 peserta. Para peserta juga menempati tiga laboratorium komputer yang telah disiapkan panitia.
Adapun kompetisi IPS dilaksanakan pada sesi keempat mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Sebanyak 85 peserta mengikuti kompetisi tersebut di tiga ruang laboratorium komputer.
Mulyono mengatakan pembagian sesi dilakukan agar seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan nyaman dan tertib. Panitia juga menyiapkan sarana pendukung serta pendampingan teknis selama pelaksanaan OMI.
“Alhamdulillah, pelaksanaan OMI jenjang MTs hari ini berjalan lancar dan tertib. Peserta dapat mengikuti kompetisi sesuai jadwal, sementara panitia dan pengawas menjalankan tugas masing-masing,” ujar Mulyono.
Menurutnya, OMI menjadi salah satu instrumen penting untuk menemukan sekaligus membina potensi murid madrasah di bidang sains. Kompetisi tingkat kabupaten menjadi tahap awal untuk menyeleksi peserta terbaik sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Mulyono berharap hasil OMI tidak hanya berhenti pada penetapan pemenang. Madrasah diharapkan terus memberikan pembinaan kepada murid yang memiliki potensi agar kemampuan akademik mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Harapan kami, dari OMI ini akan muncul murid-murid terbaik Kabupaten Kebumen yang siap berkompetisi pada tingkat provinsi dan mampu melangkah hingga tingkat nasional. Pembinaan tentu harus terus dilakukan setelah kompetisi tingkat kabupaten selesai,” katanya.
Pelaksanaan OMI 2026 menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menyediakan ruang kompetisi sekaligus pengembangan talenta murid madrasah. Ajang tersebut tidak hanya menguji penguasaan materi pelajaran, tetapi juga melatih ketelitian, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi persaingan akademik.
Dengan diikuti 262 murid pada jenjang MTs/SMP, OMI 2026 tingkat Kabupaten Kebumen diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta madrasah yang unggul di bidang sains, memiliki daya saing, serta siap membawa nama Kebumen ke tingkat yang lebih tinggi. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














