ARIF SUGIYANTOEkonomiPemerintahan

Tinjau Kampung Garam Kebumen, Menteri Kelautan dan Perikanan Dorong Penjualan Lewat Digital

1784
×

Tinjau Kampung Garam Kebumen, Menteri Kelautan dan Perikanan Dorong Penjualan Lewat Digital

Sebarkan artikel ini
Foto : Kegiatan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan di Kebumen

MIRIT, Kebumen24.com –  Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono mengajak masyarakat khusunya petani garam agar memaksimalkan tekhnologi menjadi media untuk memasarkan produknya. Penjualan garam secara online dinilai dapat mempermudah baik bagi penjual maupun pembeli, dengan begitu diharapkan penyerapan garam yang diproduksi bisa lebih maksimal dan penghasilan petambak garam juga meningkat.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau Kampung Garam Kebumen di Desa Tlogopragoto Kecamatan Mirit, bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Jumat 12 Maret 2021. Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, serta pimpinan OPD terkait di jajaran Pemkab Kebumen.

“Penjualan lewat online itu sangat bagus. Kita harus dorong agar tidak ada tengkulak,” ujar Sakti Wahyu Trenggono.

Disisi lain Trenggono juga menilai, langkah petambak garam di Kebumen ini patut diapresiasi. Untuk itu, dia meminta jajarannya membantu kelompok petambak menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan, salah satunya rumah kaca.

“Bisa dibuatkan nanti rumah kacanya. Satu blok dulu untuk model,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Cirat Segoro Renges Budi Santoso, menjelaskan terdapat 26 anggota yang menghasilkan garam kosmetik dan konsumsi. Harga jual per kilogramnya dikisaran Rp30.000,00 sampai Rp40.000,00 dengan pasar sekitaran DIY dan Lampung. Menurutnya, penjualan garam melalui online dilakukan dengan memanfaatkan media sosial.

“Kami sudah jual lewat online tapi masih belum banyak. Kebanyakan yang beli datang langsung. Tapi kan ke depannya memang harus online. Kami harap ada pendampingan supaya pengemasan dan promosi yang dilakukan secara online lebih besar hasilnya,” ucapnya.

Budi Santoso menambahkan, kini ia bersama anggota sedang mengembangkan produksi garam piramid. Garam ini memiliki harga jual lebih tinggi mencapai Rp250.000,00 per kilogram. Namun dibutuhkan infrastruktur rumah kaca yang sekarang belum tersedia di Kampung Garam.

Ditambahkan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut TB Haeru Rahyu, bahwa dalam waktu dekat akan langsung melakukan konsolidasi internal membahas rencana pembangunan rumah kaca untuk produksi garam piramid.

“Kami juga akan koordinasi dengan Pemda untuk ini,” jelasnya.

 

Foto : Kegiatan kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan di Kebumen

Bupati Kebumen H. Arif Sugianto menyampaikan saat ini Kabupaten Kebumen juga sedang menggenjot pertumbuhan ekonomi di daerah pesisir selatan Kebumen, terutama di sektor Kelautan dan Perikanan. Dimana diketahui, garam yang dihasilkan oleh petani garam di Kebumen saat ini, sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas. Apalagi garam yang dihasilkan juga memiliki kualitas premium dan dihargai cukup tinggi di pasaran.

Untuk itu dengan adanya dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dirinya meyakini dalam beberapa tahun ke depan wilayah pesisir pantai selatan kebumen, bisa menjadi pusat ekonomi baru di sektor kelautan dan perikanan.

” Wilayah selatan Kebumen memang cukup berpotensi untuk dikembangkan di sektor kelautan dan perikanan, dan saat ini juga sedang dikembangkan seperti budidaya udang Vaname dan juga garam ini tentunya,” ujarnya.

Seperti diketahui, produksi garam di Kabupaten Kebumen meningkat sejak dibangunnya tunnel garam di Mirit. Dalam sekali produksi bisa menghasilkan sekitar 7,2 ton yang didominasi garam kosmetik. Tunnel produksi jumlahnya mencapai 40 unit yang beroperasi sejak akhir 2020. Pembuatan tunnel ini bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19.(K24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.