Pemerintahan

Tinjau Proyek Jalan dan Jembatan, Bupati Kebumen Warga Apresiasi dan Harap Perbaikan Berlanjut

83
×

Tinjau Proyek Jalan dan Jembatan, Bupati Kebumen Warga Apresiasi dan Harap Perbaikan Berlanjut

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur terus dibuktikan. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, didampingi jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen, turun langsung meninjau sejumlah proyek pembangunan jalan dan jembatan yang telah selesai dikerjakan pada Tahun Anggaran 2026, Jumat (31/7/2026).

Selain memastikan hasil pekerjaan sesuai standar, Bupati juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan infrastruktur di daerah.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah ruas Jalan Klirong–Petanahan. Jalan sepanjang 5,37 kilometer yang menjadi akses utama penghubung Kecamatan Klirong dan Kecamatan Petanahan itu telah mendapatkan pemeliharaan berkala berupa pengaspalan AC-WC sepanjang 1.751 meter dengan lebar lima meter.

Pekerjaan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,4 miliar tersebut kini telah rampung 100 persen dan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke ruas Jalan Dorowati–Podourip, yang menghubungkan pertigaan Pasar Dorowati hingga pertigaan Desa Podourip sepanjang 5,1 kilometer.

Pada ruas tersebut, Pemkab Kebumen telah menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan berkala berupa pengecoran beton sepanjang 632 meter dengan lebar lima meter. Proyek senilai Rp1,7 miliar itu juga telah selesai seluruhnya.

Kehadiran Bupati disambut antusias warga. Salah satunya Suyitno, yang mengaku bersyukur karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Namun demikian, ia berharap pemerintah juga dapat melanjutkan perbaikan menuju sisi timur atau arah Pasar Dorowati karena ruas tersebut masih mengalami kerusakan cukup parah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lilis memastikan Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan rencana penanganan lanjutan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

“Kami sudah merencanakan perbaikan lanjutan pada ruas Jalan Dorowati–Podourip menuju Pasar Rendeng dengan konstruksi beton,” ujar Bupati.

Rangkaian monitoring ditutup dengan peninjauan Jembatan Daslim/Sidoagung di ruas Jalan Tanggeran–Plarangan yang menghubungkan Kecamatan Sruweng dan Kecamatan Karanganyar.

Jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp1,79 miliar itu kini telah selesai 100 persen dan sudah dapat dilalui kendaraan.

Keberadaan jembatan baru tersebut disambut gembira oleh masyarakat. Selama proses perbaikan berlangsung, warga sebelumnya harus memutar cukup jauh karena jembatan lama mengalami kerusakan.

“Terima kasih kepada Pemkab Kebumen dan Ibu Bupati yang sudah memperbaiki Jembatan Daslim. Sekarang jembatannya lebih bagus dan kokoh. Kami tidak perlu memutar jalan lagi seperti dulu saat jembatan amblas,” ujar Liza, salah seorang warga.

Suasana penuh keakraban pun terlihat saat Bupati Lilis menyapa masyarakat.

“Senang enggak?” tanya Bupati.

Dengan kompak warga menjawab, “Senang banget!”

Meski pembangunan jembatan telah selesai, warga juga meminta agar ruas Jalan Tanggeran–Plarangan segera diperbaiki karena kondisinya masih rusak.

Menanggapi permintaan tersebut, Bupati memastikan pemerintah telah menyiapkan anggarannya.

“Insyaallah kami perbaiki. Mohon bersabar karena saat ini masih dalam proses tender,” kata Lilis.

Saat ini, proyek pemeliharaan berkala ruas Jalan Tanggeran–Plarangan sedang memasuki tahapan tender dengan pagu anggaran sekitar Rp4,5 miliar melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

Penanganan tahap awal akan mencakup sepanjang 1.995 meter, terdiri dari pengaspalan sepanjang 1.258 meter dan pengecoran beton sepanjang 737 meter dengan lebar masing-masing 4,5 meter. Pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung selama 120 hari kalender.

Pemerintah Kabupaten Kebumen juga memastikan sisa ruas jalan akan kembali dilanjutkan melalui APBD Murni Tahun 2027, sehingga seluruh akses Jalan Tanggeran–Plarangan nantinya dapat tersambung dengan kondisi yang lebih mantap, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.