Lingkungan Hidup

10 Tahun Jalan Penghubung Antar Dua Desa di Kecamatan Karangsambung Rusak Parah, Warga Tagih Janji Dewan

3697
×

10 Tahun Jalan Penghubung Antar Dua Desa di Kecamatan Karangsambung Rusak Parah, Warga Tagih Janji Dewan

Sebarkan artikel ini
k24

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com-  Hampir 10 tahun Jalan Kabupaten penghubung antara Desa Plumbon dan Kaligending Kecamatan Karangsambung rusak parah dan belum pernah ada perbaikan. Bahkan Jalan sejauh sekitar 3 Kilometer kini banyak berlubang disana sini. Akibatnya warga Desa Plumbon dan Kaligending sangat kesulitan melewati jalan tersebut.

 

Meski Jalan yang dinamai Kyai Gusti ini dulunya pernah dibangun menggunakan rabat beton, akan tetapi kedua sisinya kini telah rusak parah. Apalagi saat musim hujan, pengendara yang melintasi jalan tersebut harus extra hati hati, ditambah bebatuan yang licin bisa saja membuat pengendara terperosok ke lubang.

 

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Dusun Dukuh Eragombong Desa Plumbon Harto saat ditemui dirumahnya Selasa 29 Desember 2020 mengatakan, jalan ini juga merupakan jalan penghubung antar kecamatan Karangsambung dan Kecamatan Alian. Dimana setiap harinya selalu dilintasi oleh banyak warga dan sudah 10 tahun sama sekali belum ada perbaikan.

 

” Jalan penghubung ini sudah 10 tahun belum ada perbaikan dan kondisinya bisa dilihat sendiri rusak parah, padahal setiap harinya selalu dilintasi banyak warga,” jelas Harto.

 

k24

Lebih jauh Harto menjelaskan bahwa sebelumnya jalan ini pernah diusulkan kepada anggota DPRD melalui musyawarah Desa agar segera diperbaiki. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Untuk itu pihaknya berharap kepada anggota DPRD Kabupaten yang terpilih dari daerah pemilihan Karangsambung untuk ikut menyuarakan aspirasi masyarakat agar disampaikan ke pemerintah. Disis lain Ia pun mempertanyakan kembali peran anggota DPRD yang diberikan kewenangan untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

 

Terlebih menurutnya, ada anggota DPRD Kebumen dari wilayah pemilihan Plumbon yang bertugas yang membidangi persoalan infastruktur. Menurutnya, persoalan seperti ini hendaknya mendapat perhatian khusus dari anggota untuk ikut memperjuangkan apa yang selama ini dirasakan masyarakat.

 

“Hendaknya ada peran juga dari anggota untuk ikut menyuarakan apa yang selama ini menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat. Dan tentunya ini juga Perlu kerja sama dan uluran tangan dari semua pihak,”harapnya.

 

Sementara itu Torikin, salah satu pengguna jalan warga Desa Kaligending. Mneurutnya, jaln ini merupakan akses utama masyarakat dalam mencari nafkah dan  setiap hari dilewati. Namun sudah hampir sepuluh tahun rusak parah dan hingga saat ini belum pernah diperbaiki. Untuk itu Dirinya meminta kepada pemerintah agar segera memikirkan jalan rusak tersebut.

 

” Sudah berpuluh puluh tahun tidak pernah dibetulkan, dan harusnya pemerintah harus memikirkan kondisi jalan ini, kami sangat terganggu karna jalan ini akses untuk kami mencari nafkah,” ungkap Torikin.

 

Hal serupa juga diutarakan oleh pengguna jalan lain Paimin, warga Desa Plumbon yang mengatakan setiap musim hujan kondisi jalan tersebut sangatlah licin dan membahayakan. Menurutnya pemerintah harus peduli terutama wakil rakyat bisa menepati janjinya. Dalam hal ini anggota DPRD dari Pemilihan Karangsambung. (K24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com