Pemerintahan

Halalbihalal BAZNAS Kebumen: 5 UPZ Desa Terbaik Raih Penghargaan dan Modal Usaha Rp22,5 Juta

609
×

Halalbihalal BAZNAS Kebumen: 5 UPZ Desa Terbaik Raih Penghargaan dan Modal Usaha Rp22,5 Juta

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan kelurahan terus menunjukkan peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Peran penting tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Silaturahmi, Halalbihalal, dan Pembinaan UPZ se-Kabupaten Kebumen yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen di Gedung Pertemuan Setda, Senin (13/4/2026).

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengurus UPZ memegang amanah besar dalam menjaga kepercayaan dan harapan masyarakat. Menurutnya, potensi zakat di wilayah pedesaan sangat besar dan dapat menjadi solusi konkret untuk berbagai persoalan sosial jika dikelola dengan baik.

“Potensi zakat di pedesaan yang sangat besar, jika dikelola dengan jujur dan transparan, dapat menjadi solusi nyata untuk membantu warga sakit, mendukung pendidikan, hingga memperkuat usaha mikro,” ujar Bupati.

Ia berharap melalui kegiatan pembinaan ini, tata kelola administrasi zakat semakin tertib, transparan, dan penyalurannya tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja UPZ desa, Baznas Kebumen juga memberikan penghargaan melalui BAZNAS Awards 2025. Penghargaan kategori pengumpulan ZIS terbanyak diraih oleh UPZ Desa Pesalakan, Kecamatan Kutowinangun, dengan capaian sebesar Rp75.338.300. Posisi kedua ditempati Desa Semanding, Kecamatan Gombong, dengan Rp64.223.500, disusul Desa Klegenwonosari, Kecamatan Klirong, sebesar Rp59.200.000.

Selain penghargaan, Baznas Kebumen turut menyalurkan bantuan modal usaha melalui program Replikasi Z-Mart. Bantuan sebesar Rp22.500.000 diberikan kepada lima desa dengan capaian pengumpulan ZIS tertinggi, yakni Desa Pesalakan, Semanding, Klegenwonosari, Menganti, dan Ambarwinangun.

Sementara itu, bantuan sebesar Rp15.000.000 juga disalurkan kepada lima desa lainnya, yaitu Desa Klirong, Peneket, Jatipurus, Sidomulyo, dan Ampih, guna mendorong kemandirian ekonomi umat melalui pengembangan jaringan ritel berbasis jamaah.

Acara yang dihadiri tokoh agama KH Nashirudin Al-Mansyur serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momen Halalbihalal ditandai dengan pembacaan ikrar oleh perwakilan ketua UPZ desa kepada Ketua Baznas Kebumen, Ahmad Sahli Syam.

Seluruh pengurus UPZ yang hadir secara bersama-sama menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus bersinergi dalam menebar manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kebumen.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com