HukumSOSIAL

Sadarkan Pelaku Perusuh Demo, Kapolres Kebumen Kembali Gunakan Metode Hipnoterapi

1697
×

Sadarkan Pelaku Perusuh Demo, Kapolres Kebumen Kembali Gunakan Metode Hipnoterapi

Sebarkan artikel ini
FOTO KAPOLRES KEBUMEN SEDANG MELAKUKAN DIALOG DENGAN PELAKU KERUSUAH DEMO

KEBUMEN, Kebumen24.com – Akhir cerita diamankannya para pelajar yang berbuat anarkis saat demo di depan Gedung DPR Kebumen kemarin berakhir dramatis. Hal ini setelah para perusuh diberikan pembinaan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan dengan menggunakan metode hipnoterapi.

 

Dalam kesempatan itu, Senin 12 Oktober 2020, para perusuh mengungkapkan penyesalannya karna telah melakukan penyerangan kepada personel Polres Kebumen. Tak sampai disitu, perusuh yang berlatar belakang dari kalangan pelajar ini juga sungkem kepada orang tua, sembari memohon maaf.

 

Selain itu, para pelajar juga secara sukarela, tanpa paksaan, meminta maaf dan menangis serta tidak akan mengulangi perbuatanya lagi. Mereka mengaku hanya ikut-ikutan melakukan pelemparan batu kepada petugas pengamanan Polres Kebumen karena terpancing.

 

FOTO PELAKU MEMINTA MAAF KEPADA ORANG TUANYA

Aksi demo yang dilakukannya bersama dengan teman-temannya pada hari Jumat berawal dari ajakan melalui poster ataupun meme yang beredar viral di group wa ataupun Medsos. Mereka meyakini apa yang dilakukan itu adalah aksi solidaritas.

 

“Maafkan saya Pak. Saya sudah bikin bapak kecewa. Saya tidak akan mengulanginya lagi,” ucap salah satu pelajar saat sungkem kepada orangtuanya.

 

Terlihat pula para orang tua berkaca-kaca melihat anaknya mengakui kesalahan.

 

“Kami mohon maaf pak, atas ulah anak kami. Akan kami awasi lagi supaya tidak terulang,” ucap orang tua.

 

FOTO PELAKU MEMINTA MAAF KEPADA ORANG TUANYA

Suasana Rupatama Mapolres Kebumen berubah dramatis. Mungkin karena semula para orang tua kecewa atas tindakan anaknya, berubah haru saat anaknya mengakui kesalahan dan penyesalannya.

 

“Kami berharap di kemudian hari, tidak terulang lagi. Semoga Kebumen Kondusif,” ucap Kapolres Kebumen.

 

Sebelumnya Polres Kebumen telah mengamankan 8 pelaku anarkis dalam demo di depan Gedung DPR Kebumen pada hari Jumat lalu. Para perusuh yang diamankan rata-rata adalah pelajar setingkat SMA. Mereka diamankan karena melakukan pelemparan kepada petugas pengamanan unjuk rasa. Sejumlah fasilitas umum di Alun-alun Kebumen dilaporkan rusak dalam aksi itu.(K24/THR).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.