Uncategorized

Persiapan Porwil Dulongmas, Atlet Kebumen Terkendala Tempat Latihan

1192
×

Persiapan Porwil Dulongmas, Atlet Kebumen Terkendala Tempat Latihan

Sebarkan artikel ini
KEBUMEN, Kebumen24.com- Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kedu, Pekalongan, Banyumas (Dulongmas) pada awal November 2020. Atlet cabang olahraga bola voli yang nantinya akan mewakili Kebumen menemui kendala kebingungan memilih tempat latihan.
Ketua Harian PBVSI Priyambodo menyampaikan, dirinya bersama para atlet saat ini ibarat sedang dirundung buah simalakama. Disatu sisi ingin memanfaatkan Gedung Olahraga (GOR) Gembira milik Pemkab sebagai pusat latihan karena lapangan dinilai cukup memadai, dilain sisi terkendala ketersediaan anggaran jika pemakaian GOR untuk latihan tetap dikenakan biaya sewa.

 “Kita ini serba bingung, ada lapangan GOR kalau mau pakai harus bayar, padahal anggaran kita juga terbatas. Toh ini juga untuk mengharumkan Kebumen,” ucapnya, Senin 10 Februari 2020.

Priyambodo menyebutkan, jika melihat porsi anggaran dana hibah tahun 2020 dari Pemkab untuk KONI hanya sebesar Rp 2,5 miliar. Menurutnya, nominal tersebut tidak dapat mengakomodir seluruh kegiatan semua cabang olahraga yang ada, baik untuk mengikuti kompetisi maupun yang lain.

 “Jelas keberatan, karena dana yang ada untuk pembinaan tidak ada sewa gedung untuk latihan. PBVSI dapat sekitar Rp 30 juta,” paparnya.

Maka dari itu, ia meminta kepada Pemkab melalui dinas terkait agar dapat memberikan kebijakan meski telah terdapat regulasi mengatur tentang biaya sewa GOR yang dikelola dinas.

 “Waktu launching GOR itu seingat saya Pak Bupati sempat menyampaikan kalau bisa menggratiskan untuk latihan atlet Kebumen. Saya mengharapkan dari Pemkab ada solusi. Karena itu juga untuk mengharumkan nama Kebumen,” imbuh Priyambodo.

Belum lama ini tim voli Kebumen mampu meraih medali emas pada Kejurprov di Purwokerto. Pada Porwil Eks Dulongmas mendatang, atlet yang didominasi berusia dibawah 23 tahun ini menarget membawa pulang medali serupa.
Dikatakan Priyambodo, sebelumnya, persiapan Kejurprov juga diwarnai keprihatinan yakni dengan meminjam lapangan di dua SMK untuk latihan. Kedepan, jika Pemkab bersikukuh memungut biaya sewa GOR, maka pihaknya akan melakukan pendekatan ke sekolah yang sama untuk meminjam lapangan.

“Kebetulan waktu itu kenal dengan kepala sekolahnya, kita digratiskan untuk memakai lapangan sekolah. tapi kalau besok GOR harus bayar, kita akan melakukan pendekatan kembali ke kepala sekolah. Itupun saya tidak tahu bakal dipinjami lagi atau tidak,” ucapnya.

Ia juga meminta kepada KONI selaku organisasi induk cabang olahraga yang ada di Kebumen, untuk menjembatani terkait hal itu kepada Pemkab maupun dinas terkait.

“Kita kan ibarat anak dari KONI selaku bapak, jadi ya kalau bisa dibantu,” (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.