KEBUMEN, Kebumen24.com – Maraknya wabah virus covid 19 yang menyebar diberbagai daerah, membuat pemerintah terpaksa mengambil sebuah langkah yaitu dengan meminta warga agar tetap berdiam diri dirumah. Hal itu dilakukan agar masyarakat tidak terular virus corona.
Kendati begitu, nampaknya himbauan tersebut ibarat memakan buah simalakama. Betapa tidak, disatu sisi mereka memikirkan keselamatan dirinya maupun orang lain dari ancaman virus Covid-19. Dilain sisi, mereka juga harus berpacu mencari nafkah untuk bertahan hidup selama masa pandemi corona.
Seperti terlihat di seputar Kota Kebumen dan beberapa kecamatan lainya. Masih banyak masyarakat yang tetap bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga untuk sehari harinya. Terlebih, belum lama ini Kebumen telah masuk dalam zona merah dan ditetapkan sebagai status tanggap darurat non alam pasca satu warga dinyatakan meninggal akibat positif terjangkit corona. Serangkaian perjalanan ini tentu menambah derita kaum pinggiran yang menggantungkan hidup dari penghasilan tak menentu.
Melihat kondisi tersebut, Community Fair bekerjasama dengan PMI Kebumen, menggelar aksi sosial dengan cara membagikan ratusan paket sembako kepada para warga khususnya yang kurang mampu. Bantuan itu dibagikan kepada para tukang becak, juru parkir, pedagang keliling, tukang sayur serta ojek online yang kedapatan sedang mangkal di di 5 titik, yaitu Gombong, Karanganyar, Kebumen, Kutowinangun, dan Prembun.
Ketua Kegiatn Nanang Wahidin Yusuf mengatakan, bantuan paket sembako yang berikan ini meliputi kebutuhan pokok dan 10 paket cuci tangan meliputi galon kran dan sabun cair botol, 300 masker dan hand sanitizer. Adapun Donasi dikumpulkan dari komunitas dan donatur dari dalam dan luar daerah Kebumen.

“Paling tidak dengan adanya bantuan ini, mereka bisa stay safe dirumah, mawas diri dengan pandemik virus ini, dan secara tidak langsung kebutuhan pokok mereka terpenuhi. Dan dalam pembagiannya, kita juga memperhatikan aspek protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan massa dan di public area,”ungkapnya, Senin, 30 Maret 2020

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, kegiatan yang diinisiasi oleh berbagai komunitas ini merupakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak covid-19. Dalam hal ini pembagian bantuan lebih difokuskan pada sektor ekonomi yang mengalami dampak. (k24/thr)

 

PREMBUN, Kebumen24.com- Polsek Prembun bersama anggota Koramil dan Forkopimcam lainya, melakukan penyemprotan disinfektan masal di seluruh tempat pelayananumum di wilayah kecamatan setempat. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono.
Selain gedung Mapolsek, Pada kegiatan yang digelar Selasa 31 Maret 2020 itu, penyemprotan desinfektan juga dilakukan disejumlah tempat, seperti masjid, sekolah dan sejumlah kantor bank serta fasilitas umum lainya.

 

Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono mengatakan, kegiatan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona ini diharapakan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap virus tersebut. selain itu pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa taat mengikuti aturan pemerintah. Terutama dengan menerapkan hidup sehat dan menjaga physical distancing.

” Melalui kegiatan ini mari kita bersama sama bersatu perangi virus corona. tentunya dengan senantiasa menjaga kebersihan diri dan ikuti himbauan pemerintah,’’ungkapnya. (K24/IMAM)

Foto Istimewa

ALIAN, Kebumen24.com- Sekarsini, warga Desa Seboro, Kecamatan Sadang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur pada, Selasa 31 Maret 2020 sekitar pukul 08.00 WIB. Kuat dugaan, wanita berusia 38 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya lantaran depresi yang diderita.
Berdasar informasi yang diperoleh. Sekarsini diketahui sedang menjalani rehabilitasi kesehatan mental di sebuah Yayasan Alnaas Badru Desa Surotrunan RT 02 RW 03, Kecamatan Alian. Lantaran tak kunjung sembuh selama menjalani rehabilitasi, wanita malang itu lantas nekat bunuh diri dengan masuk kedalam sumur yang berada di areal yayasan tersebut.

 “Korban diduga depresi karena penyakit yang diderita (gangguan jiwa), bahwa korban pernah menceritakan kesedihannya kepada teman korban karena penyakit tidak kunjung sembuh,” terang Kapolres Kebumen melalui Kapolsek Alian AKP Muksin, seperti tertulis dalam keterangan polisi.

 

Diterangkan, kecurigaan ihwal meninggalnya Sekarsini berawal dari seorang saksi yang berniat melaksanakan pengecekan. Namun setalah dicari, Sekarsini pun tak kunjung ditemukan, lantas saksi berinisiatif melihat tayangan CCTV yang telah terpasang disekitar lokasi. Saksi tersebut kemudian melihat Sekarsini berjalan kearah sumur dan ditemukan dalam keadaan mengambang di dalam sumur.

“Bahwa orang tersebut dengan sekira jam 5.30 di gambar CCTV hendak mau solat, tahu-tahu buka tutup sumur dan loncat ke dalam sumur,” terang Kapolsek.

 

Mengetahui kejadian itu, lantas saksi melaporkan ke Polsek Alian. Tak berselang lama, jajaran Polsek Alian yang datang bersama Reskrim Polres Kebumen, piket SPKT Polres Kebumen, Tim Inafis Polres Kebumen, BPBD Kebumen serta tim medis dari Puskesmas Alian langsung melakukan identifikasi dan visum pada tubuh korban.
Polisi memastikan, jika kematian korban memang murni menceburkan diri ke dalam sumur, juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 “Sesuai pemeriksaan dokter bunuh diri, langsung dilakukan pengecekan dan langsung kita serahkan ke pihak keluarga,” jelasnya. (K24/Hfd) 


KEBUMEN, Kebumen24.com – Hari ini, sebanyak 125 Santri Putra dan Putri Ponpes Lirboyo Kediri asal Kebumen dipulangkan. Hal ini dilakukan sesuai maklumat pengurus ponpes guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.
Adapun Proses pemulangan santri dengan angkutan Kendaraan 3 Bus pada Selasa 31 Maret 2020 sekitar pukul 10 : 00 Wib pagi tadi. Diperkirakan Rombongan ratusan santri itu akan sampai di Kebumen pada pukul 20 : 00 wib malam.

Ketua Umum PC Himasal Kebumen Ky Mashuri Ma’ruf melalui Ketua 1 Gus Fachrudin Achmad Nawawi menjelaskan, kepulangan Ratusan santri asal Kebumen ini dilakukan lengkap dengan pendampingan para ustad dan ustadzah. Hal itu dilakukan guna memastikan kepulangan santri benar benar aman sampai tiba di rumah. Sebelum kepulangan, santri juga telah melakukan karantina mandiri serta disemprot cairan disinfektan demi memastikan berbagai barang miliknya juga telah disterilkan dari berbagai macam virus.

‘’ Sebelum diberngaktkan seluruh santri sudah dipastikan benar benar aman. Mereka sudah diseterilkan dari berbagai macam virus, ’’unghkap Gus Fachru, Selasa 31 Maret 2020 saat dikonfirmasi.

 

Terkait dengan himbaun pemerintah Kebumen agar masyarakat kususnya yang merantau untuk menunda kepulanganya, Gus Fahru mengatakan, bahawa sebelum akan dipulangkan para santri asal kebumen, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan pemkab. Dalam hal ini Wakil Bupati Kebumen yang sebelumnya masih menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kebumen.

‘’ Kemrain kita telah memberitakukan kepada Wakil Bupati dan meminta izin untuk kepulangan satri dari lirboyo. Kemudian beliau mengizinkanya dengan beberapa ketentuan. Salah satunya dengan memastikan kondisi kesehtan para santri yang akan pulang,’’imbuhnya.

Terkait hal itu, Gus Fachru pun menyanggupinya dan akan mengikuti seluruh anjuran pemerintah Kebumen agar para santri ini kembali dengan aman dan selamat sampai ke rumah mereka. Rencananya, Para santri akan di pulangkan kembali ke lirboyo pada bulan syawal nanti.

‘’ Kita akan ikuti aturan pemkab, dalam hal ini setibanya di kebumen mereka tetap akan dilakukan pemeriksaan suhu dan kesehatan lainya. Setelah itu mereka akan melakukan karantina mandiri dirumah mereka masing selama 14 hari kedepan,’’pungkas Gus Fachru Yang juga merupakan ketua FSI Kab Kebumen.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima, di Pesantren Lirboyo Kota Kediri, sedikitnya ada sekitar 29 ribu santri dari berbagai daerah di Indonesia menimba ilmu. Para santri juga selalu diajak hidup sehat dan olahraga agar terhindar penyakit. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Kendaraan taktis Water Canon milik Satuan Sabhara Polres Kebumen diterjunkan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kebumen. Langkah itu dilakukan dengan menyemprot disinfektan ke sejumlah areal pertokoan dan perkantoran di jalan protokol Kota Kebumen.
Selain dari unsur kepolisian, penyemprotan yang mengabiskan cairan disinfektan sedikitnya 150 ribu liter ini juga melibatkan anggota TNI, PMI Kebumen, BPBD Kebumen serta sejumlah relawan.

 “Saya berharap hal semacam ini terus berlanjut untuk menyemarakan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona,” jelas, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan disela kegiatan, Selasa, 31 Maret 2020.

 
Dikatakan Rudy, tindakan pencegahan Covid-19 ini tidak hanya fokus menyisir pusat kota saja, melainkan dilaksanakan secara serentak di setiap Polsek yang ada.

“Kita lakukan serentak hingga ke Polsek yang ada di Kecamatan untuk melakukan penyemprotan disinfektan ini,” terangnya.

 
Sembari melakukan penyemprotan, Kapolres Kebumen didampingi Sekda Kebumen, Dandim 0709/Kebumen serta Kajari Kebumen, tidak bosan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19. Melalui pengeras suara, masyarakat diminta agar  tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang ditetapkan oleh pemerintah.

 “Butuh kerjasama untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan efeknya nanti juga dirasakan oleh masyarakat Kebumen,” ujar Rudy.

Adapun routenya yaitu, jalan umum Protocol, jalan Tentara Pelajar, jalan Indrakila, jalan Ahmad Yani, jalan Pahlawan, jalan Sarbini, jalan Letjen Sutoyo, jalan Pemuda, jalan Pramuka dan jalan Kolopaking. Sedangkan untuk fasilitas umum yaitu Alun-alun Kebumen,Terminal Kebumen dan Bus yang masuk terminal, Komplek Stasiun Kebumen, Stadion Candradimuka dan pasar Tumenggungan.

 
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kebumen Ahmad Ujang Sugiono menyampaikan, beberapa langkah pencegahan telah dilakukan oleh Pemkab Kebumen. Seperti memfasilitasi tempat cuci tangan di setiap Kecamatan, dengan harapan dapat membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan agar terhindar dari ancaman Covid-19.

“Kita sediakan torn air berisi disinfektan di Kecamatan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, supaya memotivasi mencegah bersama virus corona ini,” jelas dia.

Menyikapi arus gelombang pemudik yang terus berdatangan belakangan ini. Ia meminta kepada warga Kebumen yang masih berada di daerah epicentrum pandemi Covid-19 khususnya ibukota, untuk mengurungkan niat demi kebaikan bersama mengingat angka ODP dan PDP di Kebumen terus menunjukan kenaikan.

“Bagi yang belum pulang sementara jangan mudik dulu ya,” ucapnya.

 
Dalam waktu dekat, kata Ujang, Pemkab Kebumen akan mendirikan enam posko di daerah perbatasan guna mengontrol warga yang masih nekat kedapatan mudik ke kampung halaman. Meski begitu, pihaknya juga sedang merumuskan terobosan baru berupa pemberian gelang kepada para pemudik yang datang. Nantinya, para pemudik akan diberikan gelang sesuai warna sebagai indikator kondisi fisik terakhir.

  “Minggu ini ada posko check point di enam titik perbatasan. Jadi yang datang akan diperiksa kesehatan, bagi yang suhunya tinggi akan diberi gelang merah dan diantar oleh petugas untuk mendapatkan tindakan selanjutnya. Bagi yang normal diberi gelang hijau,” pungkasnya. (K24/Hfd)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, Polres Kebumen rutin menggelar kegiatan senam AW  S3 di bawah terik matahari pagi.
Kegiatan yang rutin dilakukan setiap hari sekira pukul 10.00 Wib itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.
Mulai dari pejabat utama Polres Kebumen, seluruh personel Polres Kebumen, hingga PNS mengikuti senam sekaligus berjemur tangkal Virus Corona Covid-19.
 
Dijelaskan AKBP Rudy, kegiatan ini selain untuk kesehatan, juga agar para personel memiliki imunitas atau kekebalan tubuh yang prima.

“Semoga seluruh personel Polres Kebumen sehat semua,” ungkap AKBP Rudy di sela kegiatan senam AW S3 pagi ini, Senin (30/3).

Para personel antusias mengikuti senam yang digelar kurang lebih 30 menit di halaman Upacara Polres Kebumen. (K24/IMAM/WIN)

Foto Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto 

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ditengah maraknya penyebaran virus corona seperti saat sekarang ini. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Pencegahan (Covid-19) Kabupaten Kebumen justru berpindah tangan.

Terhitung mulai hari ini Selasa 31 Maret 2020, Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona yang sebelumnya dijabat oleh Wakil Bupati Kebumen Resmi beralih komando kepada Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz.
Hal itu dibenarkan H. Arif Sugiyanto, Senin malam 30 Maret 2020 saat dikonfirmasi. Kepada media Wabup Arif menyampaikan, pergantian ini dilakukan bukan semata-mata karena alasan lain, melainkan adanya aturan dari pusat khususnya Presiden Joko Widodo dan Kementerian, agar Ketua Penanganan corona di daerah dipegang langsung oleh Bupati Walikota di Pemda II atau Gubernur di tingkat provinsi.

 

Untuk itu pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan melaporkan kepada Bupati apa yang telah dilakukan dalam penanganan virus covid-19 di Kebumen selama ini. Menurutnya, masih banyak yang harus dikerjakan dalam upaya penanganan corona di Kebumen. Terlebih Kebumen menjadi salah satu daerah yang rentan terhadap penyebaran corona. Sementara hingga saat ini, trend di Kebumen terus menunjukkan peningkatan dari sisi ODP dan PDP menyusul banyaknya pemudik yang pulang ke kampung halaman.
Disisi lain Wabup Arif Juga menjelaskan, bahwa Dirinya telah berupaya semaksimal mungkin dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua Gugus Gugus Percepatan Penanggulangan Pencegahan (Covid-19) Kabupaten Kebumen.
Adapun sejumlah upaya yang telah dilakukan. Yaitu seperti kebijakan merumahkan siswa, guru dan menetapkan kebijakan ASN bekerja di rumah. Selanjutnya melakukan penyemprotan disinfektan massal yang masih berjalan hingga saat ini. Kemudian menyikapi perkembangan terbaru, pihaknya juga sudah melakukan pantauan terhadap pemudik yang masuk Kebumen serta menerapkan aturan karantina bagi mereka.
Selain itu, guna mengantisipasi kemungkinan ledakan virus corona, pihaknya pun telah mengkaji penggunaan sejumlah sarana umum untuk tempat karantina. Meski ini sifatnya darurat, Arif mengatakan, kesiapan itu tetap diperlukan mengingat kapasitas rumah sakit yang terbatas.

 “Kami sangat mengapresiasi semua pihak dan kepala dinas yang telah bekerja selama ini bersama-sama menangani pencegahan dan penanggulangan corona. Juga atas kerja sama masyarakat yang positif dengan mematuhi aturan dari pemerintah,” ucap Wabup Arif.

Wabup Arif menambhakan, bahwa saat ini Pemkab juga telah menyiapkan bantuan khusus bagi warga terdampak corona. Baik pasien PDP yang dibebaskan dari biaya, hingga warga yang terdampak secara ekonomi akibat corona.

 “Banyak diantara warga kita yang berpenghasilan harian terdampak. Untuk mereka, Pemkab telah menyiapkan bantuan. Dana telah disiapkan baik untuk jangka pendek atau jangka panjang,”pungkas Wabup Arif Sugiyanto. (K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Polres Kebumen akan melaksanakan penyemprotan mandiri serentak di seluruh jalan di Kota Kebumen. Kegiatan tersebujt akan dilaksanakn pada Selasa (31/3) besok.
Hingga sampai saat ini sejumlah persiapan masih dilakukan oleh Polres Kebumen termasuk kendaraan “water canon” milik Polres Kebumen untuk melakukan penyemprotan.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi mengungkapkan, semoga dari penyemprotan yang akan dilakukan Polres Kebumen akan memutus Covid-19 di Polres Kebumen.

“Ini bentuk ikhtiar. Semoga situasi ini segera berlalu. Kepada warga masyarakat untuk tetap di rumah sesuai anjuran Pemerintah hingga situasi aman,” kata AKBP Rudy, Senin (30/3).

Adapun route jalan yang akan disemprot oleh Polres Kebumen diantaranya, Jalan umum protocol, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Indrakila, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pahlawan, Jalan Sarbini, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Pemuda, Jalan Pramuka dan Jalan Kolopaking.
Sedangkan untuk Fasilitas umum yaitu Alun-alun Kebumen, Terminal kebumen dan bus yang masuk terminal, Komplek Stasiun Kebumen, Stadion Candradimuka dan Pasar Tumenggungan.
Dalam penyemprotan, nantinya akan melibatkan Kodim 0709 Kebumen, Satpol PP, Dishub, BPBD, Senkom, Dinas Perkim LH, PMI, Dinkes, dan instansi terkait lainnya serta ormas peduli lingkungan.
Penyemprotan direncanakan akan dilaksanakan pukul 09.00 Wib. Rombongan akan diberangkatkan dari halaman Mapolres Kebumen. (K24/WIN/IMAM)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen kembali mengingatkan warga agar menghindari keramaian, bahkan kegiatan tongkrong. Dalam hal ini Polres Kebumen tak segan segan untuk membubarkannya.
 Seperti yang dilakukan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat menggelar patrol beberapa hari kemarin. Di tengah perjalanan, Kapolres menemukan sejumlah pemuda asyik nongkrong di  di sekitar Kedungbener Kebumen dan Terminal Bus Kebumen,. Kapolres pun langsung berhenti dan mengambil tindakan tegas dengan membubarkan kawanan pemuda itu. 

“Situasi saat ini semua harus waspada. Warga harus patuh dengan anjuran Pemerintah tentang Social Distancing, untuk tetap berada di rumah dan menjaga jarak,” kata AKBP Rudy yang saat itu didampingi  Kasat Samapta Polres Kebumen AKP Rudjito dan personel Dalmas.

 
Selanjutnya kepada sejumlah pedagang kaki lima yang saat beroperasi, AKBP Rudy berkesempatan membagikan masker gratis kepada warga masyarakat. Seorang pedagang yang saat itu tidak memiliki masker terlihat gembira dengan pembagian langsung dari Kapolres.
Tindakan Kapolres tersebut menindaklanjuti instruksi Kapolri Jendral Polisi Idham Azis yang telah mengeluarkan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19. Sayangnya, sebagian warga masih belum mengindahkan maklumat itu. (K24/IMAM/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Memegang teguh nilai gotong royong. Keluarga besar PDI Perjuangan Kebumen membangun kebersamaan memerangi virus corona dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan ke sejumlah titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Kebumen.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI Perjuangan Kebumen Dwi Alhadi menyampaikan, beberapa hari terakhir pihaknya mencatat sedikitnya ratusan titik lokasi telah dilakukan penyemprotan disinfektan yang menyasar seperti lembaga pendidikan baik formal maupun informal, tempat ibadah, fasilitas publik, areal perkantoran dan perumahan.

“Kalau kita jumlah keseluruhan sampai hari ini bisa lebih dari 500 tempat,” sebutnya, Senin, 30 Maret 2020.

 
Penyempotan disinfektan itu melibatkan sayap partai, pengurus ranting hingga anak ranting dengan dibantu para relawan termasuk Baguna sebanyak 35 anggota. Selain penyemprotan, Baguna partai berlambang kepala banteng ini juga menyediakan bahan baku disinfektan guna memfasilitasi masyarakat dalam menggencarkan upaya pencegahan penyebaran virus corona.

 “Kita juga membantu bahan baku disinfektan. Sekali jalan habis 2000 liter untuk droping wilayah yang membutuhkan. Nanti tinggal RT atau RW yang mengkordinir agar warga tidak berkumpul,” terangnya.

Dikatakan Alhadi, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik tidak terlepas dari kerjasama yang terbangun oleh semua lini partai. Termasuk adanya sumbangsih dari anggota Fraksi PDI Perjuangan yang duduk di kursi DPRD Kebumen.

 “Seluruh anggota dewan dari PDI Perjuangan juga Ketua DPC itu iuran, terkumpul Rp 100 juta. Kemudian dari Bu Rista juga nyumbang Rp 50 juta. Jadi terkumpul semua Rp 150 juta untuk pencegahan corona,” papar dia.

Lebih lanjut, dari akumulasi iuran yang terkumpul itu, diprediksi akan bertahan hingga satu pekan kedepan mengingat saat ini permohonan penyemprotan masih terus berdatangan. Namun demikian, pihaknya terus mencari alternatif lain dalam menyikapi hal ini hingga nantinya virus corona dinyatakan reda.

“Masih kita upayakan, jika masih butuh lagi kita iuran lagi atau seperti apa. Semua kita lakukan untuk menjawab permintaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen, Saiful Hadi menyampaikan, penyemprotan disinfektan ini merupakan suatu komitmen PDI Perjuangan untuk bersama memerangi virus corona. Terlebih, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri meminta para kader untuk melakukan tindakan konkrit dalam bergerak bersama rakyat.

 “Kita selalu berkordinasi dan berkomunikasi bagaimana virus corona ini segera berlalu. Hasilnya, kesadaran di masyarakat tentang bahaya virus mematikan ini saya lihat mulai tumbuh,” ucapnya.

Tidak hanya penyemprotan disinfektan, wujud lain dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona juga dilakukan oleh pihaknya melalui kampanye edukasi penerapan pola hidup sehat. Lebih dari itu, Kantor DPC PDI Perjuangan di Jalan HM Sarbini, Bumirejo, Kebumen juga memperhatikan protokol kesehatan dengan menyediakan room screening serta tempat cuci tangan di depan pintu kantor.

“Sebelumnya kita buatkan semacam brosur untuk memberikan pengertian cara pencegahan virus corona. Kita juga terapkan protokol kesehatan sebelum masuk kantor DPC,” pungkasnya. (K24/Hfd)