PemerintahanPendidikan

Wisuda ke-23, UPB Kebumen Lepas 475 Lulusan S1 dan S2, Alumni Didorong Berdampak bagi Masyarakat

×

Wisuda ke-23, UPB Kebumen Lepas 475 Lulusan S1 dan S2, Alumni Didorong Berdampak bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen mewisuda 475 lulusan program sarjana (S1) dan magister (S2) dalam prosesi Wisuda ke-23 Tahun Akademik 2025/2026 di Mexolie Hotel Kebumen, Kamis (22/10/2026). Para lulusan diharapkan tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Prosesi wisuda tersebut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen Prof. Dr. H. Slamet Ahmad, M.M., Rektor UPB Kebumen Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., jajaran pimpinan universitas, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta keluarga wisudawan.

Dari total 475 lulusan, sebanyak 30 orang berasal dari Program Magister Manajemen dan 445 lainnya merupakan lulusan program sarjana yang terdiri atas Program Studi Sains Data, Agribisnis, Ilmu Komputer, Akuntansi, Bisnis Digital, dan Manajemen.

Program Studi Manajemen menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 267 orang. Berikutnya, Ilmu Komputer sebanyak 80 orang, Bisnis Digital 37 orang, Agribisnis 27 orang, Akuntansi 24 orang, dan Sains Data 10 orang.

Rektor UPB Kebumen, Dr. Gunarso Wiwoho, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

Ia mengapresiasi perjuangan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Apresiasi juga disampaikan kepada orang tua, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para wisudawan.

Menurut Gunarso, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik. Pendidikan juga harus membentuk karakter, integritas, etika, serta kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

“Kami berharap para alumni tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan daerah, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Komitmen tersebut, lanjutnya, sejalan dengan upaya UPB Kebumen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat penelitian, mengembangkan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak.

Dalam bidang akademik, UPB Kebumen mencatatkan sejumlah capaian, salah satunya keberhasilan Program Studi Manajemen, Bisnis Digital, dan Akuntansi meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Di bidang keberlanjutan lingkungan, universitas tersebut juga berpartisipasi dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings. Berdasarkan data yang disampaikan rektor, pada 2024 UPB menempati peringkat ke-1.452 dunia dan ke-174 nasional. Posisi itu meningkat pada 2025 menjadi peringkat ke-1.396 dunia dan ke-156 nasional.

Sementara dalam bidang penelitian, UPB mencatatkan 501 dokumen publikasi pada SINTA sepanjang 2026 serta menghasilkan 18 karya hak cipta berdasarkan data yang dipaparkan dalam sambutan rektor.

Di bidang pengabdian kepada masyarakat, UPB juga memperoleh dukungan pendanaan program sekitar Rp280 juta. Salah satu program yang dijalankan berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dan penguatan ekonomi sirkular di Kelurahan Selang, Kabupaten Kebumen.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya universitas untuk memperkuat peran perguruan tinggi agar manfaat pendidikan, penelitian, dan inovasi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Selain capaian institusi, mahasiswa UPB Kebumen turut menorehkan prestasi sepanjang periode 2025–2026. Berbagai pencapaian diraih dalam bidang akademik, kepemimpinan, lingkungan, hingga olahraga.

Di bidang olahraga, tim futsal putra berhasil meraih juara pertama QVNSTORE Futsal Tournament pada Februari 2026. Tim tersebut juga meraih juara kedua dalam IMAKES Day Tournament 2026.

Prestasi lainnya datang dari tim futsal putri dan tim bola voli putri yang turut berkompetisi dalam sejumlah ajang. Mahasiswa UPB juga berpartisipasi dalam pemilihan mahasiswa berprestasi, kompetisi konten kreatif, serta berbagai kegiatan kepemudaan dan lingkungan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman berorganisasi, berkompetisi, berkolaborasi, dan terlibat dalam kegiatan sosial.

Dalam rangkaian Wisuda ke-23, UPB Kebumen memberikan penghargaan kepada tujuh wisudawan terbaik dari masing-masing program studi berdasarkan capaian akademik.

Berikut daftar wisudawan terbaik beserta indeks prestasi kumulatif (IPK):

  1. Magister Manajemen: Teguh Kukuwiono — IPK 3,91.
  2. S1 Sains Data: Evan Alif Wifiyatma — IPK 3,84.
  3. S1 Agribisnis: Rina Bekti Wiguna — IPK 3,76.
  4. S1 Ilmu Komputer: Dana Riyadi — IPK 3,87.
  5. S1 Akuntansi: Sri Rejeki Pamuji Rahayu — IPK 3,78.
  6. S1 Bisnis Digital: Siti Yuniasih — IPK 3,84.
  7. S1 Manajemen: Budi Kuatno — IPK 3,87.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan ketekunan mahasiswa selama menempuh pendidikan. Meski demikian, keberhasilan lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik maupun gelar, tetapi juga tercermin dari kemampuan menerapkan ilmu dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia mengapresiasi UPB Kebumen yang telah mengantarkan ratusan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi.

Menurutnya, momentum wisuda harus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.

“Momentum wisuda diharapkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia berharap bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, baik melalui dunia kerja, kewirausahaan, maupun kegiatan pengabdian.

Kehadiran lulusan perguruan tinggi, lanjutnya, menjadi peluang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kebumen. Dengan kompetensi dan kreativitas yang dimiliki, para alumni diharapkan mampu membuka peluang baru serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen, Prof. Dr. H. Slamet Ahmad, M.M., mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik.

Menurutnya, perkembangan dunia kerja dan persaingan global menuntut lulusan perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan diri, dan mampu membaca peluang di tengah perubahan zaman.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater melalui perilaku yang berintegritas dan profesional.

“Menjaga nama baik almamater merupakan tanggung jawab setiap lulusan. Karena itu, para alumni harus mampu menunjukkan sikap yang berintegritas, profesional, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh karakter dan tanggung jawab sosial setiap lulusan.

Pesan serupa disampaikan wakil wisudawan, Afied Ilham Maulana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari gelar, jabatan, maupun penghasilan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Afied menyampaikan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan seluruh sivitas akademika yang telah mendukung perjalanan pendidikan mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi.

Ia juga membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di UPB Kebumen, termasuk kesempatan memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, mengikuti program pertukaran mahasiswa, serta berpartisipasi dalam kegiatan kepemudaan dan lingkungan.

“Berbagai pengalaman selama kuliah menjadi bekal berharga bagi kami untuk menghadapi tantangan setelah lulus. Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan, dan mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.