KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Pendopo Kabumian, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan meningkatkan apresiasi terhadap prestasi generasi muda.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah agenda penting turut dilaksanakan, mulai dari penyaluran zakat produktif senilai Rp957,5 juta kepada 243 penerima, penguatan ekonomi pesantren melalui pelatihan keterampilan, penyerahan izin operasional Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), hingga pemberian penghargaan kepada santri berprestasi.
Dalam amanatnya, Bupati Lilis membacakan pidato Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Amanat tersebut mengingatkan kembali peran historis santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut menjadi salah satu penggerak perlawanan rakyat yang berpuncak pada peristiwa 10 November 1945.
“Santri tidak hanya menjadi penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga bagian penting dari perjalanan bangsa. Hari ini, santri harus menguatkan negeri melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia,” demikian petikan amanat Menteri Agama yang dibacakan Bupati Lilis.
Dalam amanat itu juga ditekankan bahwa santri perlu mengambil peran strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pesantren diharapkan terus mengembangkan kemandirian, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip man jadda wajada yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, serta hubbul wathan minal iman, yakni kecintaan terhadap tanah air sebagai bagian dari keimanan.
Salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Santri tahun ini adalah penyaluran zakat produktif oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Kebumen.
Total bantuan yang ditasharufkan pada 2026 mencapai Rp957.500.000 untuk 243 penerima, melalui sejumlah program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial.
Program Ekonomi Umat (PEU) KUA mendapatkan alokasi Rp325 juta untuk 130 pelaku UMKM yang tersebar di 26 kecamatan. Masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp2,5 juta untuk mendukung pengembangan usaha.
Selanjutnya, PEU Madrasah menyalurkan Rp152,5 juta kepada 61 guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di madrasah negeri, dengan nominal bantuan Rp2,5 juta per penerima.
Dukungan bagi lembaga pendidikan keagamaan juga diberikan melalui PEU Lembaga Keagamaan sebesar Rp50 juta untuk lima pondok pesantren dan lima madrasah diniyah. Masing-masing lembaga menerima Rp5 juta.
Sementara itu, PEU Muallaf mengalokasikan Rp15 juta bagi enam muallaf, sedangkan PEU Disabilitas menyalurkan Rp25 juta kepada 10 pelaku usaha penyandang disabilitas. Kedua program tersebut memberikan bantuan masing-masing Rp2,5 juta per penerima.
Adapun untuk meningkatkan kelayakan tempat tinggal para guru ngaji, program bedah rumah mengalokasikan Rp390 juta guna merehabilitasi 26 rumah tidak layak huni. Setiap rumah mendapatkan bantuan maksimal Rp15 juta.
Program tersebut diharapkan dapat membantu penerima mengembangkan usaha, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan pesantren dan lembaga keagamaan.
Selain penyaluran zakat, Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren bekerja sama dengan BAZNAS juga menyelenggarakan Program Ekonomi Produktif berupa pelatihan pengelolaan usaha laundry pesantren.
Program senilai Rp34.435.000 tersebut dilaksanakan pada 15–17 Oktober 2026 di SMK Ma’arif 1 Kebumen. Kegiatan ini diikuti lima pondok pesantren, yakni PP Al-Kamal di Kuwarasan, PP Al-Istiqomah Karangsari di Kebumen, PP Al-Hasani di Alian, PP Nurul Hidayah di Kebumen, serta PP As-Sidiqiyah di Alian.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membekali pesantren dengan keterampilan usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri. Dengan demikian, pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga memiliki peluang memperkuat perekonomian melalui kegiatan produktif.
Pada rangkaian acara yang sama, Kementerian Agama Kabupaten Kebumen menyerahkan 218 surat keputusan (SK) dan piagam izin operasional Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).
Jumlah tersebut terdiri atas 17 izin operasional baru dan 201 perpanjangan izin. Sejumlah lembaga yang memperoleh izin baru di antaranya LPQ Safinatun Najah, Al-Mansuriyah, Nurul Hidayah, serta Kemala Bhayangkari 85 Kebumen.
Penyerahan perpanjangan izin dilakukan secara simbolis kepada Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ambal.
Penerbitan izin operasional ini menjadi bagian dari upaya penataan administrasi dan penguatan kelembagaan pendidikan Al-Qur’an agar penyelenggaraan pendidikan keagamaan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Peringatan Hari Santri 2026 juga menjadi ajang pemberian apresiasi kepada para santri yang mengharumkan nama Kabupaten Kebumen dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Tegal pada 9–10 Oktober 2026.
Kontingen Kebumen berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam berbagai cabang lomba. Berikut daftar prestasi yang diumumkan:
- Juara I Pidato Bahasa Arab Putra: Rasyid Akbar Diandra Putra.
- Juara I Murottal wal-Imla: Fahri Ardiansyah.
- Juara II Sholawat Putra: Nimal Fata Al-Mughni.
- Juara II Tenis Meja Tunggal Putri: Estening Budi Utami.
- Juara III Puisi Islami Putri: Syakira Kanaya Sheza.
- Juara III Kaligrafi Putri: Aura Lafhifa.
- Juara III Bulu Tangkis Tunggal Putri: Nadifa Aulia Ayundra.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa santri memiliki ruang berkembang yang luas, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga seni, olahraga, bahasa, dan keterampilan lainnya.
Rangkaian peringatan Hari Santri 2026 turut dimeriahkan dengan pengumuman pemenang sejumlah perlombaan tingkat Kabupaten Kebumen.
Juara I lomba futsal U-17 diraih Singayasa FA dari PP Roudlotul ‘Ulum Alian. Sementara itu, PP Darussalam menjadi juara I lomba video “Pesantrenku Bersih”.
Adapun juara I lomba penulisan sejarah pesantren diraih Indah Harimurty dari PP Tahfidzul Qur’an Ad Diin, Kuwarasan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk mengenang jasa para ulama, santri, dan pahlawan bangsa yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui peringatan Hari Santri tahun ini, semangat perjuangan para pendahulu diharapkan terus hidup dalam langkah generasi muda. Santri diharapkan mampu menjaga tradisi keilmuan dan akhlak, sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














